Zaman Perunggu

Zaman Perunggu (bahasa Inggris: "Bronze Age") adalah periode perkembangan sebuah peradaban yang ditandai dengan penggunaan teknik melebur tembaga dari hasil bumi dan membuat perunggu. Secara urut, zaman ini berada di antara Zaman Batu dan Zaman Besi. Zaman Perunggu adalah bagian dari sistem tiga zaman untuk masyarakat prasejarah dan terjadi setelah Zaman Neolitikum di beberapa wilayah di dunia. Di sebagian besar Afrika subsahara, Zaman Neolitikum langsung diikuti Zaman Besi.

Sebagian besar perkakas perunggu yang tersisa adalah alat atau senjata, meskipun ada beberapa artefak ritual yang tersisa.

Waktu dimulainya Zaman Perunggu berbeda-beda pada setiap kebudayaan, bergantung pada perkembangan sejarah tulisan pertama. Berdasarkan bukti arkeologis, budaya di Mesir (hieroglif Mesir), Timur Dekat (kuneiform), dan Mediterania menggunakan sistem penulisan yang masih bertahan.

Sejarah Zaman Perunggu

Collier de Penne
Zaman Perunggu - Muséum de Toulouse

Sekitar 8.000 tahun lalu manusia menemukan cara mengolah logam. Mula-mula orang membuat barang dari tembaga dan emas yang ditempa dengan batu keras. Tapi lambat laun perajin belajar mengolah logam dengan cara memanaskannya sampai cair. Lalu logam cair itu dituang ke cetakan. Keunggulan logam adalah bisa dibuat menjadi bentuk yang rumit, seperti perkakas dan senjata. Jika patah, logam bisa dicairkan dan dibentuk lagi. Perunggu diperkirakan ditemukan orang pertama kali secara tak sengaja ketika mencampurkan sedikit timah dengan tembaga. Perunggu lalu diketahui lebih keras dan lebih tahan lama dibandingkan dengan logam lain serta bisa dibuat tajam. Zaman perunggu dimulai ketika rakyat di desa dan di tempat kerja mulai memakai perunggu. Salah satu daerah pertama yang membuat perunggu adalah Sumeria di Mesopotamia, tempat kota pertama dibangun.

Mesopotamia

Salah satu peradaban pertama Zaman Perunggu bermula dari Sumeria, Mesopotamia, yaitu dataran subur di antara Sungai Tigris dan Sungai Efrat, lahan pertanian bangsa Sumer.

Tulisan dan Roda

Tulisan paku (kuneiform), bentuk tulisan paling awal, muncul pada zaman perunggu. Tulisan paku direkacipta orang Sumeria, yang juga merekacipta roda pertama. Roda dipakai untuk gerobak, kereta perang, dan perkakas pembuatan tembikar. Kereta perang ialah lambang kota Ur.

Kuda

Tenaga kuda mulai banyak dipakai di akhir Zaman Perunggu. Kereta perang bangsawan biasanya dihiasi perunggu. Hiasan ada yang berpola enamel merah dan pernah ditemukan di Norfolk, Inggris.

Sumeria

Meski kering, dataran Sumeria subur. Petani menggali parit dari kanal guna mengontrol air dari sungai dan mengairi tanah. Petani bisa mendapat panen besar dan terkadang sampai dua kali setahun.

Pembuatan Batu Bata

Seperti banyak daerah Timur Tengah di Zaman Perunggu, di Sumeria tak ada batu dan kayu pun hanya sedikit. Bangunan besar terbuat dari batu bata. Orang Sumeria membuat batu bata dari campuran lumpur dan jerami. Setelah dicetak, batu bata dijemur di panas matahari.

Pertanian dan Perikanan

Orang Sumeria membuat perahu dan kandang dari gelagah. Gelagah didapat dari tepi sungai. Orang Sumeria tunduk pada dewa dan penguasa, yakni wakil dewa di Bumi. Mereka taat membayar pajak kepada penguasa.

Sejarah Zaman Perunggu

  • 6000 SM – Masyarakat kuno memanfaatkan tembaga. Beberapa benda kecil dari perunggu dibuat di Timur Tengah.
  • 5500 SM – Sistem irigasi pertama kali muncul di Mesopotamia
  • 4500 SM – Bajak dipakai pertama kali di Mesopotamia. Layar mulai pada perahu di Sungai Tigris dan Sungai Efrat.
  • 3500 SM – Perkotaan pertama dibangun di Mesopotamia. Di sini orang mulai menggunakan perunggu. Mulailah zaman perunggu di Timur Tengah.
  • 3500 SM – Tulisan gambar muncul di Mesopotamia.
  • 2800 SM – Di lembah Sungai Indus timbul kebudayaan zaman perunggu, suatu peradaban India yang bertumpu pada pertanian.
  • 2500 SM – Penggunaan perunggu menyebar ke Eropa.
  • 2100 SM – Kota Ur di Sumeria mencapai puncak kejayaannya.
  • Sekitar 1600 SM – Zaman perunggu mulai di Cina. Bejana untuk upacara terbuat dari perunggu.
  • Sekitar 1200 SM – Kerajaan Asiria berdiri.
  • 1000 SM – Besi menggantikan perunggu sebagai logam utama.[1]

Etimologi

Istilah "Zaman Perunggu" terutama diturunkan dari "Zaman (perabadan) Manusia" (Ages of Man), yaitu tingkat-tingkat perkembangan keberadaan manusia di bumi menurut mitologi Yunani. Dari kisah ini, sejarawan modern menganggap kategori-kategori "Zaman Emas" (Golden Age) dan "Zaman Perak" (Silver Age) sebagai kisah khayalan (mitos), tetapi menganggap "Zaman Perunggu" (Bronze Age) dan "Zaman Besi" (Iron Age) bersejarah. Ciri umum periode ini adalah penggunaan perkakas dari perunggu di banyak wilayah, meskipun tempat dan waktu pengenalan dan perkembangannya tidaklah bersamaan secara universal.[2] Teknologi pembuatan timah (timah putih) perunggu oleh manusia membutuhkan suatu teknik proses produksi tertentu. Timah putih harus digali dari tambang (terutama sebagai batu timah atau tin ore atau cassiterite) dan dilelehkan terpisah-pisah, kemudian ditambahkan kepada tembaga yang dilelehkan untuk membuat campuran perunggu (bronze alloy). Zaman Perunggu ditandai dengan banyak penggunaan logam dan perkembangan jaringan perdagangan.

Timur Dekat

Asia Tenggara / Timur Tengah

Zaman Perunggu di Timur Dekat kuno dimulai dengan munculnya bangsa Sumer pada milenium ke-4 SM. Budaya-budaya di Timur Dekat kuno (sering disebut, "the cradle of civilization"; "tempat penyemaian peradaban") berpusat sekitar pertanian intensif setahun penuh, pengembangan sistem penulisan, penemuan roda pembuatan periuk (potter's wheel), menciptakan suatu pemerintahan, aturan hukum, dan kerajaan yang tersentralisasi, serta memperkenalkan stratifikasi sosial, perbudakan, dan peperangan yang terorganisir. Masyarakat-masyarakat di daerah tersebut meletakkan dasar ilmu astronomi dan matematika.

Garis waktu Timur Dekat

Tarikh-tarikh ini adalah perkiraan, untuk jelasnya lihatlah artikel-artikel yang dirujuk

Sub-divisi Zaman

Zaman Perunggu di Timur Dekat kuno dapat dibagi sebagai berikut:

Pembagian Zaman Perunggu di Timur Dekat
Near East Bronze Age Divisions

Pembagian archetypal Zaman Perunggu di Timur Dekat telah memiliki kejelasan definisi secara tiga kelompok. Tarikh dan fase periode-periode tersebut hanya dapat diterapkan pada daerah Timur Dekat, tidak dapat diterapkan secara universal.[3][4][5]

Early Bronze Age (EBA) /Zaman Perunggu Tua

3300 - 2100 SM

3300 - 3000: EBA I
3000 - 2700: EBA II
2700 - 2200: EBA III
2200 - 2100: EBA IV
Middle Bronze Age (MBA) ;/ Zaman Perunggu Tengah
Also, Intermediate Bronze Age (IBA) /Zaman Perunggu Pertengahan

2100 - 1550 SM

2100 - 2000: MBA I
2000 - 1750: MBA II A
1750 - 1650: MBA II B
1650 - 1550: MBA II C
Late Bronze Age (LBA) / Zaman Perunggu Muda

1550 - 1200 SM

1550 - 1400: LBA I
1400 - 1300: LBA II A
1300 - 1200: LBA II B (Zaman Perunggu runtuh)

Referensi

  1. ^ Ensiklopedi Populer Anak jilid 6
  2. ^ Bronze was independently discovered in the Maykop culture of the North Caucasus as early as the mid-4th millennium BC, which makes them the producers of the oldest known bronze. However, the Maykop culture only had arsenical bronze, a naturally occurring alloy. Other regions developed bronze and the associated technology at different periods.
  3. ^ The Near East period dates and phase ranges being unrelated to the bronze chronology of other regions of the world.
  4. ^ Piotr Bienkowski, Alan Ralph Millard (editors). Dictionary of the ancient Near East. Page 60.
  5. ^ Amélie Kuhr. The ancient Near East, c. 3000-330 BC. Page 9.

Lihat pula

Bangsa Hurri

Bangsa Hurri (kuneiform Ḫu-ur-ri 𒄷𒌨𒊑) adalah kelompok etnis di Timur Dekat kuno yang menghuni Mesopotamia Utara dan daerah di sekitarnya selama Zaman Perunggu. Negara Hurri yang paling kuat dan berpengaruh adalah kerajaan Mitanni. Penduduk Kekaisaran Hittit di Anatolia banyak yang merupakan bangsa Hurri, dan ada pengaruh besar kebudayaan Hurri terhadap mitologi Hittit. Pada Zaman Besi Awal, bangsa Hurroa telah bercampur dengan bangsa-bangsa lainnya, kecuali mungkin di kerajaan Urtatu. Menurut I.M. Diakonoff dan S. Starostin, bahasa Hurri, bahasa Hatti, dan bahasa Urartu saling terkait dengan bahasa Kaukasus Timur Laut.

Elam

Elam adalah peradaban kuno yang terletak di Iran barat daya. Elam berpusat di barat jauh dan barat daya Iran, membentang mulai dari dataran rendah Khuzestan Bakhtiari dan provinsi Ilam, selain juga sebagian kecil Irak selatan. Nama "Elam" berasal dari bahasa Ibrani. Dalam bahasa lainnya antara lain disebut elam(a) (bahasa Sumeria), elamtu (bahasa Akkadia), dan haltamti (bahasa Elam). Negara-negara Elam adalah termasuk wilayah politik yang maju di Timur Dekat Kuno.Terletak di sebelah timur Mesopotamia, Elam adalah bagian dari urbanisasi awal selama periode Kalkolitikum (Zaman Tembaga). Pada periode Elam Lama (Zaman Perunggu Awal), Elam terdiri dari beberapa kerajaan di dataran tinggi Iran, berpusat di Anshan, dan sejak pertengahan milenium ke-2 SM, peradaban Elam berpusat di Susan di dataran rendah Khuzestan. Kebudayaannya banyak berpengaruh di Kekaisaran Guti, juga di Kekaisaran Akhemeniyah. Ketika itu bahasa Elam menjadi salah satu bahasa resmi. Bahasa Elam sendiri digolongkan sebagai bahasa terisolasi.

Gezer

Gezer (Ibrani: גֶּזֶר) adalah nama sebuah kota Kanaan kuno, yang dulu juga merupakan sebuah kerajaan, yang disebut dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Tel Gezer (juga disebut Abu Shusha atau Tell el-Jezer), sekarang merupakan tempat arkelogi penting yang terletak di tengah-tengah antara kota Yerusalem dan Tel Aviv dan menjadi salah satu taman budaya nasional di Israel. Dalam Alkitab, kota Gezer terutama berkaitan dengan Yosua bin Nun dan raja Salomo. Dalam sejarah Mesir kuno, kota ini disebut-sebut dalam kumpulan Surat Amarna.Penemuan-penemuan yang berhubungan dengan Alkitab antara lain adalah

delapan monumen batu raksasa;

gua beruang ganda di bawah tempat pemujaan, yang mungkin digunakan untuk ibadah;

13 batu-batu batas bertulisan nama "Gezer", menjadikannya tempat pertama yang dapat diidentikkan dengan catatan Alkitab;

gerbang beruang 6 mirip dengan yang ditemukan di Hazor dan Megido, semuanya diyakini merupakan peninggalan Salomo.

sistem pengairan besar yang terdiri dari terowongan yang turun ke sumber air, mirip dengan yang ditemukan di Yerusalem.

Gibeon

Gibeon (bahasa Ibrani: גבעון, Modern Giv'on Tiberias Giḇʻôn) adalah kota kuno di Kanaan yang dicatat pada sejumlah peristiwa penting dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Terletak di utara Yerusalem. Kota ini dikisahkan direbut oleh Yosua bin Nun, tetapi penduduknya tidak dibunuh. Yosua 10:12 dan 2 Samuel 21:2 menjelaskan bahwa orang Gibeon bukan keturunan bangsa Israel, melainkan tergolong orang Amori atau orang Hewi, yaitu penduduk Kanaan sebelum datangnya orang Israel dari Mesir.

Reruntuhan kota Gibeon terletak di sudut selatan dari desa Palestina, Jib.

Kereta perang

Kereta perang adalah kendaraan beroda dua atau empat yang cepat, ringan, dan terbuka, yang ditarik oleh dua ekor kuda atau lebih, yang saling berdampingan. Tempat untuk pengemudinya berupa pijakan dengan perlindungan setinggi pinggang berbentuk setengah lingkaran di bagian depannya. Kereta perang adalah jenis pedati terawal dan yang paling sederhana. Kereta ini paling dikenal karena penggunaannya dalam perang, meskipun kendaraan ini juga sering digunakan untuk keperluan nonmiliter pada masa kuno. Gerobak sapi, bentuk awal dari kereta perang, dibuat oleh orang India-Eropa-Purba dan juga digunakan di Mesopotamia sejak 3000 SM. Kereta perang, dikemudikan oleh seorang sais, digunakan untuk peperangan kuno pada Zaman Perunggu dan Zaman Besi, dengan dilindungi oleh perisai. Setelah tak lagi terlalu berguna dalam perang, kereta perang terus digunakan untuk perjalanan, arak-arakan dan dalam olahraga dan balapan. Di Romawi kuno dan beberapa negara Mediterania kuno, kereta perang dengan dua kuda disebut biga, tiga kuda disebut triga, dan empat kuda disebut quadriga.

Inovasi penting yang memungkinkan konstruksi kereta ringan untuk perang adalah penggunaan roda berjari-jari. Penggunaan terawal kereta perang dengan roda berjari-jari adalah pada ca. 2000 SM. Sementara puncak penggunaan kereta perang terjadi sekitar 1300 SM. Kereta perang tak lagi digunakan untuk keperluan militer sejak abad ke-4 M. namun balap kereta perang tetap populer di Konstantinopel sampai abad ke-6 M.

Klasika

Klasika (kadang mencakup Studi Klasik atau Peradaban Klasik) adalah cabang dari Humaniora yang meliputi bahasa, sastra, filsafat, sejarah, seni, arkeologi dan kebudayaan lainnya di dunia Mediterania kuno (Zaman Perunggu,sekitar 300 SM - Antikuitas Akhir sekitar 300-600 M), khususnya Yunani Kuno dan Romawi Kuno selama masa Antikuitas Klasik (sekitar 600 SM – 600 M). Pada awalnya, studi Klasika merupakan studi utama dalam Humaniora.

Maniisme

Maniisme adalah salah satu aliran keagamaan yang bercirikan Gnostik. Maniisme dikenal juga dengan sebutan Manikheisme. Pendiri dari aliran ini adalah Mani.

Meliai

Dalam mitologi Yunani, Meliai (bahasa Yunani: Μελίαι atau Μελιάδες) adalah para nimfa pohon abu. Mereka tercipta bersama Erinyes dan para Gigant dari tetesan darah yang tumpah ketika Kronos mengebiri Uranus. Dari pobon abu muncullah ras manusia pada zaman perunggu, ras yang gemar berperang hingga akhirnya dimusnahkan oleh Zeus dengan banjir besar.

Melia adalah salah satu Meliai. Dia adalah putri Okeanos. Dari hubungannya dengan Inakhos, adiknya yang seorang dewa sungai, ia menjadi ibu dari Io, Foroneus dan Aigialios atau Fegeus. Dalam cerita lain, dia adalah ibu dari Amikos oleh Poseidon.

Miletos

Miletos (mī lē' təs) (bahasa Yunani kuno: Μίλητος, Milētos; bahasa Latin: Miletus) adalah kota Yunani kuno di pesisir barat Anatolia (di tempat yang kini menjadi Provinsi Aydin, Turki), di dekat mulut Sungai Meandros di Karia kuno. Sebelum invasi Persia pada pertengahan abad ke-6 SM, Miletos dianggap sebagai kota Yunani terbesar dan termakmurBukti pertama mengenai pemukiman awal di kota ini berasal dari masa Neolitikum. Pada awal dan pertengahan Zaman Perunggu, tempat ini dikuasai oleh Minoa.

Pada akhir Zaman Perunggu, abad ke-13 SM, muncul para penutur bahasa Luwia dari Anatolia selatan tengah yang menyebut diri mereka bangsa Karia. Di kemudian hari orang Yunani tiba di Miletos. Ketika itu kota ini sedang memberontak melawan Kekaisaran Het. Setelah keruntuhan Het, kota ini dihancurkan pada abad ke-12 SM dan mulai dihuni kembali oleh banyak orang Yunani Ionia sekitar 1000 SM.

Pada Zaman Kegelapan Yunani, pemukiman Ionia di Miletos bergabung dengan Liga Ionia. Pada abad ke-6 SM, Miletos menjadi tempat asal tradisi filsafat (dan ilmu pengetahuan) Yunani, ketika Thales, disusul oleh Anaximandros dand Anaximenes mulai memikirkan tentang bahan pembentuk dunia, dan mencari penjelasan masuk akal mengenai berbagai fenomena alam.

Mykenai

Mykenai (bahasa Yunani: Μυκῆναι Mykēnai atau Μυκήνη Mykēnē) adalah situs arkeologi di Yunani, terletak sekitar 90 km barat daya Athena, di Peloponnesos timur laut. 11 km ke arah selatan ada Argos, dan 48 km ke arah utara ada Korintus. Di atas bukit tempat istana, kita dapat melihat sampai sejauh Argolid sampai ke Teluk Saronik.

Pada milenium kedua SM, Mykenai merupakan salah satu pusat peradaban utama di Yunani. Mykenai merupakan negara militer yang mendominasi banyak daerah di Yunani selatan. Periode dalam sejarah Yunani mulai dari sekitar 1600 SM sampai sekitar 1100 SM disebut Yunani Mykenai.

Neolitikum

Neolitikum atau Zaman Batu Muda adalah fase atau tingkat kebudayaan pada zaman prasejarah yang mempunyai ciri-ciri berupa unsur kebudayaan, seperti peralatan dari batu yang diasah, pertanian menetap, peternakan, dan pembuatan tembikar.

Pedang

Pedang adalah sejenis senjata tajam yang memiliki bilah panjang. Pedang dapat memiliki dua sisi tajam atau hanya satu sisi tajam saja. Di beberapa kebudayaan, jika dibandingkan senjata lainnya, pedang biasanya memiliki prestise lebih atau paling tinggi.

Bilah pedang biasanya dibuat dari logam keras seperti besi atau baja. Meskipun terdapat pedang dari emas, itu hanya digunakan sebagai hiasan saja. Untuk latihan, biasanya pedang kayu yang digunakan, meski pedang dari kayu yang keras masih berbahaya. Senjata serupa pedang dan tombak yang menggunakan bilah obsidian digunakan oleh suku-suku asli Amerika Tengah dan Amerika Selatan yang pada saat kolonisasi Eropa belum mengenal logam.

Peradaban Mykenai

Peadaban Mykenai (sekitar 1600 SM - 1100 SM) adalah suatu peradaban yang berkembang di Yunani Zaman Perunggu. Periode berlangsungnya peradaban ini disebut Yunani Mykenai. Peradaban ini mengambil namanya dari situs arkeologi Mykenai di Argolis timur laut, di Peloponnesos, Yunani selatan. Athena, Pylos, Thiva, dan Tiryns juga merupakan situs Mykenai yang penting. Peradaban ini merupakan fase terakhir dari Zaman Perunggu di Yunani Kuno dan menjadi latar sejarah untuk sastra Yunani dan mitos yang lebih kuno, termasuk epik Homeros.

Perahu Kayu Hanson

Perahu Kayu Hanson (Hanson Log Boat) adalah perahu dari zaman Perunggu yang ditemukan di lapisan kerikil di Shardlow di Derbyshire. Perahu batang kayu ini kini disimpan di Museum dan Galeri Seni Derby.

Perunggu

Perunggu adalah campuran tembaga dengan unsur kimia lain, biasanya dengan timah, walaupun bisa juga dengan unsur-unsur lain seperti fosfor, mangan, alumunium, atau silikon. Perunggu bersifat keras dan digunakan secara luas dalam industri. Perunggu sangat penting pada masa lampau, bahkan pernah suatu masa disebut sebagai Zaman Perunggu.

Prasejarah

Prasejarah atau nirleka (nir: tidak ada, leka: tulisan) secara harfiah berarti "sebelum sejarah", dari bahasa Latin untuk "sebelum," præ, dan historia. Prasejarah manusia adalah masa di mana perilaku dan anatomi manusia pertama kali muncul, sampai adanya catatan sejarah yang kemudian diikuti dengan penemuan aksara. Berakhirnya zaman prasejarah atau dimulainya zaman sejarah untuk setiap bangsa di dunia tidak sama tergantung dari peradaban bangsa tersebut. Sumeria di Mesopotamia dan Mesir kuno, merupakan peradaban pertama yang mengenal tulisan, dan selalu diingat sebagai catatan sejarah; hal ini sudah terjadi selama awal Zaman Perunggu. Sebagian besar peradaban lainnya mencapai akhir prasejarah selama Zaman Besi.Zaman prasejarah di Indonesia sendiri diperkirakan berakhir pada masa berdirinya Kerajaan Kutai, sekitar abad ke-5; dibuktikan dengan adanya prasasti yang berbentuk yupa yang ditemukan di tepi Sungai Mahakam, Kalimantan Timur baru memasuki era sejarah. Karena tidak terdapat peninggalan catatan tertulis dari zaman prasejarah, keterangan mengenai zaman ini diperoleh melalui bidang-bidang seperti paleontologi, astronomi, biologi, geologi, antropologi, arkeologi. Dalam artian bahwa bukti-bukti prasejarah didapat dari artefak-artefak yang ditemukan di daerah penggalian situs prasejarah.

Sejarah India

Sejarah India dimulai dari Peradaban Lembah Indus, yang menyebar di bagian barat laut subbenua India, dari tahun 3300 sampai 1700 SM. Peradaban Zaman Perunggu runtuh di pertengahan milenum kedua SM dan diikuti dengan Zaman Besi India. Pada abad ke-6 SM, Mahavira dan Gautama Buddha lahir.

Islam tiba di negara ini pada tahun 712 CE.

Pada tanggal 15 Agustus 1947, India merdeka dari Britania Raya dan Nehru terpilih sebagai Perdana Menteri India yang pertama.

Sejarah kuno

Sejarah kuno adalah himpunan peristiwa-peristiwa masa lampau mulai dari permulaan pencatatan sejarah umat manusia sampai dengan Permulaan Zaman Pertengahan atau Zaman Pascaklasik. Sejarah tertulis meliputi kurun waktu sekitar 5.000 tahun, bermula dengan Aksara Paku Sumeria, tata cara tulis-menulis koheren tertua yang ditemukan dari kurun waktu Protomelek-Aksara sekitar abad ke-30 SM.Istilah Zaman Klasik seringkali digunakan sebagai sebutan bagi kurun waktu dalam sejarah Dunia Lama mulai dari permulaan pencatatan sejarah Yunani pada 776 SM (Olimpiade Pertama), kira-kira bersamaan waktu dengan pendirian kota Roma pada 753 SM, permulaan sejarah Romawi Kuno, dan permulaan Zaman Arkais dalam sejarah Yunani Kuno. Meskipun batas akhir kurun waktu sejarah kuno masih diperdebatkan, sebagian pakar Barat menggunakan Kejatuhan Kekaisaran Romawi Barat pada 476 M (paling banyak digunakan), penutupan Akademi Plato pada 529 M, mangkatnya Kaisar Yustinianus I pada 565 M, datangnya Islam atau bangkitnya Karel Agung sebagai penghujung kurun waktu sejarah kuno dan Eropa Klasik.

di India, sejarah kuno meliputi permulaan kurun waktu Kerajaan-Kerajaan Pertengahan, dan, di Tiongkok, sampai dengan Zaman Wangsa Qin.

Zaman Besi

Dalam arkeologi, Zaman Besi adalah suatu tahap perkembangan budaya manusia di mana penggunaan besi untuk pembuatan alat dan senjata sangat dominan. Penggunaan bahan baru ini, di dalam suatu masyarakat sering kali mencakup perubahan praktik pertanian, kepercayaan agama, dan gaya seni, walaupun hal ini tidak selalu terjadi.

Zaman Besi adalah periode utama terakhir dalam sistem tiga zaman untuk mengklasifikasi masyarakat prasejarah, yang didahului oleh Zaman Perunggu. Waktu berlangsung dan konteks zaman ini berbeda, tergantung pada negara atau wilayah geografis. Secara klasik, Zaman Besi dianggap dimulai pada Zaman Kegelapan Yunani pada abad ke-12 SM dan Timur Tengah Kuno, abad ke-11 SM di India, dan antara abad ke-8 SM (Eropa Tengah) dan abad ke-6 SM (Eropa Utara) di Eropa. Zaman Besi dianggap berakhir dengan kebangkitan kebudayaan Hellenisme dan Kekaisaran Romawi, atau Zaman Pertengahan Awal untuk kasus Eropa Utara.

Zaman Besi berhubungan dengan suatu tahap di mana produksi besi adalah salah satu bentuk paling rumit dari kerajinan logam. Kekerasan besi, titik lebur yang tinggi, dan sumber bijih besi yang melimpah, membuat besi lebih dipilih dan murah daripada perunggu, yang memengaruhi dipilihnya besi sebagai logam yang paling umum digunakan. Karena kerajinan besi diperkenalkan secara langsung ke Amerika dan Australasia oleh kolonisasi Eropa, daerah-daerah tersebut tidak pernah mengalami Zaman Besi.

Bahasa lain

This page is based on a Wikipedia article written by authors (here).
Text is available under the CC BY-SA 3.0 license; additional terms may apply.
Images, videos and audio are available under their respective licenses.