Terumbu

Terumbu atau gosong (bahasa Inggris: reef) adalah dangkalan dari batu, pasir, atau pembentuk lainnya, di bawah permukaan laut yang dapat membahayakan navigasi transportasi laut. Terumbu yang terbentuk dari pasir dan pada saat pasang surut tampak permukaannya disebut gosong pasir.

Terumbu yang terbentuk dari proses abiotik—pengendapan pasir, erosi gelombang atas cadas hingga bertumpuk-tumpuk, dan proses alami lainnya—namun karang yang paling banyak dikenal adalah batu koral di perairan tropis yang berkembang melalui proses biotik yang didominasi juga oleh ganggang. Terumbu dapat tercipta secara disengaja baik melalui konstruksi khusus maupun kapal yang tenggelam, tetapi orang bisa berkata kalau itu tadi bukan "karang" yang sesungguhnya, sebab jarang terjadi kerusakan buatan akan tercipta jika berbahaya untuk kapal. Struktur-struktur itu biasanya diciptakan untuk mendorong kompleksitas fisik punggung pasir yang umumnya tak berbentuk agar menarik sejumlah organisme, seperti ikan.

PamalicanAfterLiftOff
Pulau Pamalican dengan bebatuan karang yang mengelilinginya di Laut Sulu, Filipina
Daftar terumbu karang di Indonesia

Berikut ini adalah daftar spesies terumbu karang di Indonesia.

Devon (periode)

Devon adalah periode pada skala waktu geologi yang termasuk dalam era Paleozoikum dan berlangsung antara 416 ± 2,8 hingga 359,2 ± 2,5 juta tahun yang lalu. Namanya berasal dari Devon, Inggris, tempat pertama kalinya batuan Exmoor yang berasal dari periode ini dipelajari.

Semasa periode Devon, ikan pertama kali berevolusi dan memiliki kaki serta mulai berjalan di darat sebagai tetrapoda sekitar 365 juta tahun yang lalu. Tumbuhan berbiji pertama tersebar di daratan kering dan membentuk hutan yang luas. Di laut, hiu primitif berkembang lebih banyak dibanding periode Silur dan Ordovisium akhir. Ikan bersirip-cuping (lobe-finned, Sarcopterygii), ikan bertulang (bony fish, Osteichthyes) serta moluska amonite muncul untuk pertama kalinya. Trilobit, brachiopoda mirip moluska, dan terumbu karang besar juga masih sering ditemukan. Kepunahan Devon Akhir sangat memengaruhi kehidupan laut.

Paleografi didominasi oleh superbenua Gondwanaland di selatan, benua Siberia di utara, serta pembentukan awal superbenua Euramerika di bagian tengah.

Kakap

Kakap adalah keluarga ikan laut dasaran yang hidup secara berkelompok di dasar-dasar karang atau terumbu karang. Mempunyai ciri tubuh yang bulat pipih dengan sirip memanjang sepanjang punggung. Jenis ikan kakap yang banyak ditemui di Indonesia adalah jenis kakap merah (L. campechanus). Beberapa jenis yang lain yang juga banyak ditemui adalah kakap kuning, kakap hitam dan lain-lain.

Kakap merah merupakan fauna khas provinsi Kepulauan Riau dikarenakan provinsi ini merupakan tempat tinggal banyak kakap dan kakap sendiri sering dijadikan bahan makanan khas yaitu asam pedas.

Kepulauan Ryukyu

Kepulauan Ryukyu, dalam bahasa Jepang disebut Kepulauan Nansei/Barat Daya (南西諸島, Nansei-shotō), adalah kepulauan yang terletak di Samudra Pasifik di sebelah timur Laut Tiongkok Timur. Kepulauan ini terbentang dari pulau Kyūshū hingga Taiwan. Kepulauan ini secara administratif terbagi menjadi Kepulauan Satsunan di utara, masuk kedalam Prefektur Kagoshima, dan Ryukyu Shotō di selatan, masuk kedalam Prefektur Okinawa, Jepang. Pulau terbesar di kepulauan ini adalah Pulau Okinawa.

Laut Camotes

Laut Camotes adalah laut kecil yang berlokasi di kepulauan Filipina, yang terletak di antara wilayah Visayan Timur dan Visayan Tengah. Berbatasan dengan pulau Leyte di utara dan timur, Bohol di selatan, dan Cebu di barat. Ini berisi Kepulauan Camotes, Pulau Lapinig, Pulau Olango, Pulau Mactan, dan berbagai pulau kecil lainnya.

Laut Camotes terhubung ke Laut Visayan ke barat laut. Laut ini terhubung ke Laut Bohol.

Laut Camotes juga mengandung Terumbu Karang Danajon, yang merupakan karang penghalang ganda satu-satunya di Filipina, yang merupakan formasi geologi yang sangat langka, dan hanya ada 6 karang penghalang ganda di dunia. Danajon terdiri dari dua set terumbu karang besar yang terbentuk di lepas pantai di punggung bawah laut karena kombinasi arus pasang surut yang menguntungkan dan pertumbuhan karang di daerah tersebut.

Laut Karang

Laut Karang adalah laut tepi Pasifik Selatan di lepas pantai timur laut Australia, dan diklasifikasikan sebagai bioregion Australia interim. Laut Karang menyusuri 2000 kilometer (1200 mi) pantai timur laut Australia.

Laut Karang dibatasi di barat oleh pantai timur Queensland, sehingga mencakup Karang Penghalang Besar, di timur oleh Vanuatu (dahulu New Hebrides) dan oleh Kaledonia Baru, dan di timur laut kira-kira oleh ujung selatan Kepulauan Solomon. Di barat laut, laut ini sampai ke pantai selatan Pulau Papua bagian timur, sehingga mencakup Teluk Papua. Laut ini bergabung dengan Laut Tasman di selatan, dengan Laut Solomon di utara dan dengan Samudera Pasifik di timur. Di sebelah barat, dibatasi oleh pantai Queensland, dan di barat laut, terhubung dengan Laut Arafura melalui Selat Torres.Laut ini ditandai oleh iklimnya yang hangat dan stabil, dengan hujan dan siklon tropis yang sering terjadi. Laut ini berisi banyak pulau dan terumbu karang, serta sistem terumbu karang terbesar di dunia, Karang Penghalang Besar (Great Barrier Reef, GBR), yang dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 1981. Semua proyek eksplorasi minyak dihentikan di GBR pada tahun 1975, dan perikanan dibatasi di banyak daerah. Terumbu karang dan pulau-pulau di Laut Karang sangat kaya akan burung dan kehidupan air dan merupakan tujuan wisata yang populer, baik nasional maupun internasional.

Laut Sawu

Laut Sawu adalah laut yang terdapat di antara Pulau Sumba, Pulau Sawu, Pulau Rote, Pulau Timor, dan Pulau Flores.

Secara administratif, Laut Sawu termasuk wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Laut Sawu memiliki kedalaman hingga 3.497 meter dan mencakup area seluas sekitar 3,5 juta hektare.

Laut ini termasuk ke dalam cagar alam laut (marine protected area) sejak awal 2009, dan merupakan bagian dari Segitiga Terumbu Karang. Penetapan ini berarti eksploitasi di laut ini harus mendapatkan izin dari pemerintah setempat; selain berdampak pada kehidupan 151 desa nelayan dari 10 kabupaten dan secara langsung akan mengubah cara hidup sekitar 25.625 keluarga.

Paling tidak terdapat 500 jenis koral dan 300 jenis ikan menghuni perairan cagar alam terluas di wilayah Segitiga Koral ini. Selain itu, Laut Sawu menjadi bagian dari jalur migrasi 14 jenis Cetacea (termasuk paus biru dan paus sperma/lodan), dan empat dari tujuh jenis penyu laut (penyu hijau, penyu sisik, penyu lekang, dan penyu belimbing).

Laut ini masih menjadi ajang penangkapan ikan dan eksplotasi terumbu karang yang ilegal dan merusak, seperti penggunaan bom dan sianida. Di sisi lain, usaha konservasi dan pengawasan mengalami keterbatasan sumber daya.

Nelayan

Pada awal Juni 2107 sekitar 9,93 juta ton/tahun, potensi perikanan budidaya payau mencapai 12,55 juta hektar. Indonesia juga dikenal sebagai marine mega – biodiversity terbesar di dunia yang memiliki 8500 spesies ikan (merupakan 37 % spesies ikan dunia), 555 spesies rumput laut, dan 950 spesies biota terumbu karang. Potensi-potensi yang dimiliki Indonesia ini seharusnya mampu dijadikan penunjang kesejahteraan bagi para nelayan di Indonesia. Namun, masih banyak nelayan yang hidup merana akiat ketidak tahuan para nelayan cara mengoptimalkan potensi-potensi laut Indonesia.

Nelayan adalah istilah bagi orang-orang yang sehari-harinya bekerja menangkap ikan atau biota lainnya yang hidup di dasar, kolom maupun permukaan perairan. Perairan yang menjadi daerah aktivitas nelayan ini dapat merupakan perairan tawar, payau maupun laut. Di negara-negara berkembang seperti di Asia Tenggara atau di Afrika, masih banyak nelayan yang menggunakan peralatan yang sederhana dalam menangkap ikan. Nelayan di negara-negara maju biasanya menggunakan peralatan modern dan kapal yang besar yang dilengkapi teknologi canggih.

Eidman (1991) membagi nelayan ke dalam dua kategori, yaitu nelayan penggarap dan nelayan pemilik.

Pulau Belanda

Pulau Belanda merupakan pulau yang berada pada gugusan Kepulauan Seribu yang secara administratif termasuk dalam wilayah Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu provinsi DKI Jakarta yang menjadi cagar alam habitat peneluran dari penyu sisik dan penyu hijau bersama-sama Pulau Kayu Angin Bira juga merupakan zona inti untuk pelestarian terumbu karang.

Pulau Hantu Barat

Pulau Hantu Barat atau Pulau Hantu Besar atau Pulau Pantara Barat merupakan pulau yang berada pada gugusan Kepulauan Seribu yang secara administratif termasuk dalam wilayah Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu provinsi DKI Jakarta yang berada pada zona perlindungan dan bersama-sama Pulau Hantu Timur dan Pulau Kelor merupakan zona penyangga untuk pelestarian di mana terdapat terumbu Hantu dan terumbu Bayan serta ribuan mahluk hidup lainnya agar dapat berkembang dengan leluasa.

Pulau Hantu Timur

Pulau Hantu Timur atau Pulau Hantu Kecil atau Pulau Pantara Timur merupakan pulau yang berada pada gugusan Kepulauan Seribu yang secara administratif termasuk dalam wilayah Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu provinsi DKI Jakarta yang berada pada zona perlindungan dan bersama-sama Pulau Hantu Barat dan Pulau Kelor merupakan zona penyangga untuk pelestarian di mana terdapat terumbu Hantu dan terumbu Bayan serta ribuan mahluk hidup lainnya agar dapat berkembang dengan leluasa.

Pulau Kayu Angin Bira

Pulau Kayu Angin Bira merupakan pulau yang berada pada gugusan Kepulauan Seribu yang secara administratif termasuk dalam wilayah Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu provinsi DKI Jakarta yang menjadi cagar alam habitat peneluran dari penyu sisik dan penyu hijau bersama-sama Pulau Belanda juga merupakan zona inti untuk pelestarian terumbu karang.

Pulau Tidung Kecil

Pulau Tidung Kecil merupakan salah satu pulau yang berada pada gugusan Kepulauan Seribu. Pulau Tidung ini terbagi menjadi 2 bagian, yaitu Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung kecil, sedangkan pulau tidung kecil adalah pulau tidak berpenghuni, hanya ada hutan mangrove yang di kelola oleh pemerintah untuk menjaga kesimbangan alam sekitar pulau tidung besar dan pulau tidung kecil. Pulau ini terletak di Kepulauan Seribu Selatan bagian barat.

Pulau Tidung Kecil memiliki hamparan pasir putih yang membuat pantainya menjadi cantik. Air laut kebiruan yang jernih memungkinkan para wisatawan untuk melihat lebih jauh ke dasar air yang terdapat ikan-ikan cantik atau terumbu karang. Antara Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil dihubungkan oleh Jembatan Cinta.

Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil dihubungkan oleh jembatan yang menjadi ciri khas dari pulau ini. Jembatan yang dikenal dengan nama Jembatan Cinta ini menjadi salah satu tempat yang biasa dikunjungi bagi para wisatawan. Panjang jembatan ini kira-kira 800 meter. Dari jembatan yang terbuat dari beton ini, wisatawan dapat melihat pemandangan di dalam air laut seperti terumbu karang dan ikan-ikan yang lincah berenang pada sisi-sisi jembatan. Saat pagi atau sore hari, jembatan ini menjadi tempat yang romantis untuk melihat matahari terbit atau terbenam.

Sungai

Sungai atau kali (Inggris: river) adalah aliran air yang besar dan memanjang yang mengalir secara terus-menerus dari hulu (sumber) menuju hilir (muara).

Ada juga sungai yang terletak di bawah tanah, disebut sebagai "underground river". Misalnya sungai bawah tanah di Gua Hang Soon Dong di Vietnam, sungai bawah tanah di Yucatan (Meksiko), sungai bawah tanah di Gua Pindul (Indonesia).

Pada beberapa kasus, sebuah sungai secara sederhana mengalir meresap ke dalam tanah sebelum menemukan badan air lainnya. Melalui sungai merupakan cara yang biasa bagi air hujan yang turun di daratan untuk mengalir ke laut atau tampungan air yang besar seperti danau. Sungai terdiri dari beberapa bagian, bermula dari mata air yang mengalir ke anak sungai. Beberapa anak sungai akan bergabung untuk membentuk sungai utama. Aliran air biasanya berbatasan dengan saluran dengan dasar dan tebing di sebelah kiri dan kanan. Pengujung sungai di mana sungai bertemu laut dikenali sebagai muara sungai.

Sungai merupakan salah satu bagian dari siklus hidrologi. Air dalam sungai umumnya terkumpul dari presipitasi, seperti hujan, embun, mata air, limpasan bawah tanah, dan di beberapa negara tertentu juga berasal dari lelehan es/salju. Selain air, sungai juga mengalirkan sedimen dan polutan.

Kemanfaatan terbesar sebuah sungai adalah untuk irigasi pertanian, bahan baku air minum, sebagai saluran pembuangan air hujan dan air limbah, bahkan sebenarnya potensial untuk dijadikan objek wisata sungai. Di Indonesia saat ini terdapat 5.950 daerah aliran sungai (DAS).

Taman Nasional Bunaken

Taman Nasional Bunaken adalah taman laut yang terletak di Sulawesi Utara, Indonesia. Taman ini terletak di Segitiga Terumbu Karang, menjadi habitat bagi 390 spesies terumbu karang dan juga berbagai spesies ikan, moluska, reptil dan mamalia laut. Taman Nasional Bunaken merupakan perwakilan ekosistem laut Indonesia, meliputi padang rumput laut, terumbu karang dan ekosistem pantai.Taman nasional ini didirikan pada tahun 1991 dan meliputi wilayah seluas 890.65 km². 97% dari taman nasional ini merupakan habitat laut, sementara 3% sisanya merupakan daratan, meliputi lima pulau: Bunaken, Manado Tua, Mantehage, Naen dan Siladen.

Taman Nasional Taka Bonerate

Taman Nasional Taka Bonerate adalah taman laut yang mempunyai kawasan atol terbesar ketiga di dunia setelah Kwajifein di Kepulauan Marshall dan Suvadiva di Kepulauan Maladewa. Luas total dari atol ini 220.000 hektare dengan sebaran terumbu karang mencapai 500 km². Kawasan ini terletak di Kecamatan Takabonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Indonesia.

Sejak Tahun 2005 Taman Nasional Taka Bonerate telah di calonkan ke UNESCO untuk menjadi Situs Warisan Dunia. Dalam rangkaian Hari jadi Kepulauan Selayar di lokasi ini setiap tahunnya diadakan festival yang bertajuk Sail Taka Bonerate atau sebelumnya disebut Takabonerate Island Expedition (TIE).

Ada sebanyak lima belas buah pulau di Taman Nasional Taka Bonerate sehingga sangat bagus untuk kegiatan menyelam, snorkeling, dan wisata bahari lainnya. Topografi kawasan sangat unik dan menarik, di mana atol yang terdiri dari gugusan pulau-pulau gosong karang dan rataan terumbu yang luas dan tenggelam, membentuk pulau-pulau dengan jumlah yang cukup banyak. Di antara pulau-pulau gosong karang, terdapat selat-selat sempit yang dalam dan terjal. Sedangkan pada bagian permukaan rataan terumbu, banyak terdapat kolam kecil yang dalam dan dikelilingi oleh terumbu karang. Pada saat air surut terendah, terlihat dengan jelas daratan kering dan diselingi genangan air yang membentuk kolam-kolam kecil.

Taman Nasional Wakatobi

Taman Nasional Wakatobi merupakan salah satu dari 50 taman nasional di Indonesia, yang terletak di kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Taman nasional ini ditetapkan pada tahun 2002, dengan total area 1,39 juta ha, menyangkut keanekaragaman hayati laut, skala dan kondisi karang; yang menempati salah satu posisi prioritas tertinggi dari konservasi laut di Indonesia. Kedalaman air di taman nasional ini bervariasi, bagian terdalam mencapai 1.044 meter di bawah permukaan air laut.

Teripang

Teripang atau trepang atau timun laut adalah istilah yang diberikan untuk hewan invertebrata Holothuroidea yang dapat dimakan. Ia tersebar luas di lingkungan laut di seluruh dunia, mulai dari zona pasang surut sampai laut dalam terutama di Samudra Hindia dan Samudra Pasifik Barat.

Di dalam jurnal-jurnal internasional, istilah trepang atau beche-de-mer tidak pernah dipakai dalam topik-topik keanegaragaman, biologi, ekologi maupun taksonomi. Dalam subjek-subjek ini, terminologi yang dipakai untuk menggambarkan kelompok hewan ini adalah sea cucumbers atau holothurians (disebut holothurians karena hewan ini dimasukkan dalam kelas Holothuroidea). Kelompok timun laut yang ada di dunia ini lebih dari 1200 jenis, dan sekitar 30 jenis di antaranya adalah kelompok teripang.

Teripang adalah hewan yang bergerak lambat, hidup pada dasar substrat pasir, lumpur pasiran maupun dalam lingkungan terumbu. Teripang merupakan komponen penting dalam rantai makanan di terumbu karang dan ekosistem asosiasinya pada berbagai tingkat struktur pakan (trophic levels). Teripang berperan penting sebagai pemakan deposit (deposit feeder) dan pemakan suspensi (suspensi feeder). Di wilayah Indo-Pasifik, pada daerah terumbu yang tidak mengalami tekanan eksploitasi, kepadatan teripang bisa lebih dari 35 ekor per m2, di mana setiap individunya bisa memproses 80 gram berat kering sedimen setiap harinya.

Beberapa spesies teripang yang mempunyai nilai ekonomis penting diantaranya: teripang putih (Holothuria scabra), teripang koro (Microthele nobelis), teripang pandan (Theenota ananas), teripang dongnga (Stichopu ssp) dan beberapa jenis teripang lainnya.

Terumbu karang

Terumbu karang adalah sekumpulan hewan karang yang bersimbiosis dengan sejenis tumbuhan alga yang disebut zooxanthellae. Terumbu karang termasuk dalam jenis filum Cnidaria kelas Anthozoa yang memiliki tentakel. Kelas Anthozoa tersebut terdiri dari dua Subkelas yaitu Hexacorallia (atau Zoantharia) dan Octocorallia, yang keduanya dibedakan secara asal-usul. Morfologi dan Fisiologi.Koloni karang dibentuk oleh ribuan hewan kecil yang disebut Polip. Dalam bentuk sederhananya, karang terdiri dari satu polip saja yang mempunyai bentuk tubuh seperti tabung dengan mulut yang terletak di bagian atas dan dikelilingi oleh Tentakel. Namun pada kebanyakan Spesies, satu individu polip karang akan berkembang menjadi banyak individu yang disebut koloni. Hewan ini memiliki bentuk unik dan warna beraneka rupa serta dapat menghasilkan CaCO3. Terumbu karang merupakan habitat bagi berbagai spesies tumbuhan laut, hewan laut, dan mikroorganisme laut lainnya yang belum diketahui.

Bahasa lain

This page is based on a Wikipedia article written by authors (here).
Text is available under the CC BY-SA 3.0 license; additional terms may apply.
Images, videos and audio are available under their respective licenses.