Sefardim

Sefardim (bahasa Ibrani: ספרדי, Modern Səfardi Tiberias Səp̄arədî; jamak ספרדים, Standar Səfaradim Tiberias Səp̄arədîm; bahasa Inggris: Sephardim) adalah sebuah sub-kelompok orang Yahudi yang berasal dari Jazirah Iberia, yang biasanya dibedakan dengan Yahudi Ashkenazi.

Yahudi Sefardim
יהדות ספרד (Yahadut Sfarad)
Jews mosaic

1st row: MaimonidesClaude Cohen-TannoudjiJacques Derrida
2nd row: Baruch Spinoza • Jacques Attali • Jean-Pierre Bacri
3rd row: Alain ChabatPatrick BruelEnrico Macias

Total populasi
Sephardi Jews
2,200,000
up to 16% of world Jewish population
Kawasan dengan populasi yang signifikan
 Israel1.4 million
 Prancis300,000–400,000
 Amerika Serikat200,000–300,000
 Argentina50,000
 Turki26,000
 Maroko6,000
 Yunani6,000
 Britania Raya8,000
 Tunisia2,000
 Bosnia dan Herzegovina2,000
Bahasa
Historical: Ladino, Haketia, Judeo-Portuguese, Catalan, Arab, Shuadit, bahasa lokal
Modern: Local languages, primarily Ibrani, Prancis, Inggris, Spanyol, Turki, Portugal, Ladino, Arab.
Agama
Yahudi
Kelompok etnis terkait
Ashkenazi, Mizrahi, Samaritans, other Jewish ethnic divisions, Spaniards and Portuguese

Definisi

Sefardim adalah bentuk jamak (plural) dari kata "Sefard", yang berarti (negeri) "Spanyol". Kata ini digunakan untuk merujuk orang-orang Yahudi yang berasal dari daerah Iberia (kini Portugal dan Spanyol), termasuk keturunan mereka yang diperintahkan meninggalkan Spanyol ketika penguasa Katolik Ferdinand dan Isabella merebut kembali dari tangan orang Islam Arab Afrika Utara yang membebaskan Spanyol pada 711 M. (Finkelstein, hlm. 13) Perintah deportasi ini (dijadikan hukum dalam Dekret Alhambra pada 1492), atau dari Portugal berdasarkan perintah Raja Manuel I pada 1497. Di zaman modern, istilah ini juga digunakan untuk orang-orang Yahudi yang mungkin tidak dilahirkan sebagai Sefardi (atau bahkan juga bukan Yahudi) tetapi menghadiri ibadah di sinagoga-sinagoga Sefardi dan mempraktikkan tradisi Sefardis. Kini ada sekitar 12.000 orang Yahudi di Spanyol dan 500 di Portugal.[1]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ 2006 Jewish statistics around the world
Antisemitisme

Antisemitisme adalah suatu sikap permusuhan atau prasangka terhadap kaum Yahudi dalam bentuk-bentuk tindakan penganiayaan/penyiksaan terhadap agama, etnik, maupun kelompok ras, mulai dari kebencian terhadap individu hingga lembaga.

Fenomena yang paling terkenal akan anti-semitisme adalah ideologi Nazisme dari Adolf Hitler, yang menyebabkan pemusnahan terhadap kaum Yahudi Eropa.

Bangsa Shem (Semit) adalah keturunan Sam bin Nuh. Menurut ahli bahasa, lafal Samiah (Semit) digunakan oleh suku-suku yang tinggal di Jazirah Arab, Iraq kuno, wilayah Suriah (kini Suriah, Lebanon, Palestina, dan Yordania) dan Afrika Utara. Penduduk di wilayah Palestina Suriah dan Yordania dikenal dengan nama lain Kanaan.

Bahasa Ladino

Ladino, Judezmo atau Bahasa Yahudi-Spanyol (גיודיאו-איספאנײל) adalah bahasa yang diturunkan dari Kerajaan Kastilian Pertengahan di Spanyol. Dipertuturkan oleh keturunan Sefardim atau Sephardim, orang Yahudi yang terusir dari Spanyol pada 1492. Kini ada hampir 700.000 penutur Ladino di Israel, Amerika Serikat dan Argentina, walau hanya hampir 200.000 dari mereka menggunakan bahasa ini tiap hari.

Halakha

Halakha (bahasa Ibrani: הֲלָכָה) (Sefardim: [halaˈχa]; juga dialihaksarakan Halocho (Ashkenazi: [haˈloχo], atau Halacha) adalah suatu istilah untuk kumpulan hukum agama orang Yahudi, termasuk hukum yang tertulis dalam Alkitab Ibrani (yaitu 613 mitzvot) dan hukum Talmud maupun hukum rabbinik yang ditetapkan kemudian, serta sejumlah adat dan tradisi.

Yudaisme tidak membedakan hukum-hukumnya dalam hal hidup beragama maupun di luar kehidupan agama. Tradisi keagamaan Yahudi tidak membedakan secara jelas antara identitas agama, nasional ras, atau etnis. Halakha tidak hanya mengatur praktik-praktik dan keyakinan agama, tetapi juga berbagai aspek dari kehidupan sehari-hari. Halakha sering diterjemahkan sebagai "Hukum Yahudi", meskipun terjemahan yang lebih harfiah adalah "jalur" atau "jalanan". Kata ini berasal dari akar kata Semitik yang bermakna "pergi" atau "berjalan".

Dalam sejarahnya di diaspora, Halakha dijadikan oleh banyak komunitas Yahudi sebagai hukum sipil dan agama. Sejak Zaman Pencerahan, emansipasi, dan haskalah dalam era modern, orang Yahudi terikat pada Halakha hanya atas kemauan sukarela. Di bawah hukum Israel sekarang, hukum status keluarga dan pribadi Israel tertentu berada di bawah otoritas pengadilan rabinik dan karenanya diperlakukan menurut Halakha. Beberapa perbedaan di dalam Halakha itu sendiri ditemukan di antara komunitas Yahudi Ashkenazi, Mizrahi, Sefardim, dan orang Yahudi Yaman, yang merupakan cerminan keragaman sejarah dan geografis berbagai komunitas Yahudi dalam Diaspora.

Hidangan Yahudi Sefardim

Masakan Yahudi Sefardim adalah sebuah hidangan dari tradisi masak yang dikembangkan oleh kaum Yahudi dari Spanyol dan Portugal, dan beberapa wilayah di Semenanjung Iberia yang didiami oleh Diaspora Sefardim, dan menjadi Sefardim Timur dan Sefardim Afrika Utara karena mereka tinggal di seluruh Mediterania di tempat-tempat seperti Turki, Yunani Balkan, serta negara-negara Arab di Asia Barat dan Afrika Utara. Masakan Yahudi Sefardim juga meliputi masakan Sefardim Barat yang bermukim di Belanda, Inggris, dan tempat-tempat lainnya.

Ibrani Rashi

Tulisan (Ibrani) Rashi (Rashi script) adalah jenis huruf semi-cursive untuk penulisan abjad Ibrani. Dinamakan "Rashi" untuk menghormati seorang rabbi terkenal yang mengarang kitab-kitab komentari mengenai Alkitab Ibrani dan Talmud. Jenis huruf ini tidak pernah digunakan oleh Rashi sendiri, tetapi didasarkan atas jenis tulisan tangan orang Yahudi Sefardim dari abad ke-15 M. Jenis huruf ini biasanya dipakai untuk mencetak karya-karya Rashi. Dijadikan model oleh para ahli tipografi Ibrani mula-mula seperti Abraham Garton, keluarga Soncino dan Daniel Bomberg, seorang pengusaha percetakan Kristen di Venice, Italia, dalam pencetakan edisi naskah-naskah komentari (misalnya Mikraot Gedolot dan Talmud, di mana komentari Rashi memegang peran penting). Tujuannya adalah untuk membedakan komentari rabbinik dengan naskah Kitab Suci itu sendiri yang biasanya dicetak dengan abjad Ibrani biasa (Ibrani modern).

Jenis huruf Rashi juga secara tradisional dipakai untuk mencetak tulisan dalam bahasa Ladino (Yudeo-Spanyol).

Minhag

Minhag (bahasa Ibrani: מנהג "kebiasaan" atau "adat", bentuk jamak: minhagim) adalah sebutan untuk kumpulan tradisi kebiasaan yang diterima dan biasa dilakukan dalam Yudaisme. Konsep lain yang terkait, "Nusach" (נוסח), mengacu pada urutan dan bentuk doa tradisional.

Mizrahi

Yahudi Mizrahi atau dalam bentuk jamak, Mizrahim (bahasa Ibrani: מזרחים, Mizrakhim dari bentuk tunggal: Mizrakh, juga disebut sebagai Adot HaMizrach (עֲדוֹת - הַמִּזְרָח), ʿAdot(h) Ha(m)Mizraḥ; Masyarakat Timur, Ibrani Mizrahi; bahasa Inggris: Mizrahi Jews, Communities of the East, Mizrahi Hebrew; Mashriq dalam bahasa Arab, maupun Mizrakh dalam bahasa Ibrani, sama-sama berarti "Timur"; akhiran "-him" menunjukkan bentuk plural/jamak) adalah komunitas orang Yahudi yang merupakan keturunan dari orang-orang Yahudi pada era Babilonia di Asia Barat, Timur Tengah, dan Kaukasus. Jadi istilah "Mizrahim" atau "orang dari timur" yang dimaksud adalah orang Yahudi yang pada zaman dahulu bermigrasi/tinggal di daerah bagian timur Israel (seperti negara yang ada di Timur Tengah, Afrika Utara, Asia bagian Tengah, India, dan sebagian kecil di Asia Timur, yang masih mempunyai hubungan darah atau keturunan Yahudi sampai sekarang.Saat ini, istilah Mizrahi juga digunakan di Israel dalam bahasa politik, media dan ilmuwan sosial untuk menyebut orang-orang Yahudi dari daerah-daerah geografis yang diperintah oleh orang Arab atau negara-negara dengan mayoritas Muslim di sekitar Israel. Ini termasuk keturunan Yahudi Babilonia dari Irak modern, Suriah, Bahrain, Azerbaijan, Iran, India, Uzbekistan, daerah-daerah Kurdi serta orang Yahudi dari Afghanistan dan Pakistan. Yahudi Yaman dan Georgia biasanya juga dimasukkan ke dalam kelompok Yahudi Mizrahi. Ada yang memperluas definisi Mizrahim meliputi Yahudi Maghrebi dan Sefardim, meskipun kedua komunitas ini memiliki latar belakang sejarah yang berbeda. Selain itu, beberapa bahkan mereklasifikasi seluruh masyarakat Yahudi Israel sebagai "Mizrahi" dibandingkan dengan orang-orang Yahudi Eropa Barat dan Amerika.Meskipun persebarannya heterogen, Yahudi Mizrahi umumnya mempraktikkan ritual yang sama atau mirip dengan Yudaisme Sefardim tradisional, meskipun ada beberapa perbedaan dalam sejumlah minhagim (=kebiasaan) di antara masyarakat-masyarakat tertentu. Akibatnya terjadi kerancuan istilah, terutama di Israel, dan dalam penggunaan agamawi, di mana istilah "Sefardi" digunakan dalam arti luas untuk memasukkan "Yahudi Mizrahi" dan "Yahudi Maghrebi" serta kelompok Sefardim itu sendiri. Memang, dari sudut pandang rabbinat Israel resmi, setiap rabbi asal Mizrahi di Israel berada di bawah yurisdiksi "Kepala Rabbi Sefardi Israel". Sekarang kelompok (= ritus) Sefardim meliputi lebih dari setengah populasi Yahudi Israel, dan Yahudi Mizrahi adalah bagian terbesarnya. Sebelum imigrasi massal 1.000.000 orang dari Uni Soviet (sebagian besar dari kelompok (= ritus) Ashkenazi), kelompok Sefardim meliputi lebih dari 70% dari populasi Yahudi Israel.

Pemerintahan Israel kedua

Pemerintahan Israel kedua dibentuk pada Knesset pertama. David Ben-Gurion membuat upaya untuk membentuk pemerintahan minoritas yang terdiri dari Mapai dan Komunitas Sefardim dan Oriental pada 17 Oktober, tetapi tak disetujui oleh Knesset. Dua hari kemudian, Presiden Chaim Weizmann memintah pemimpin Partai Progresif Pinchas Rosen untuk membentuk sebuah pemerintahan, namun Ben-Gurion akhirnya memutuskan untuk melakukannya 1 November 1950.

Pemerintahan Israel pertama

Pemerintahan Israel pertama dibentuk oleh David Ben-Gurion pada 8 Maret 1949, satu setengah bulan setelah pemilu untuk Knesset pertama. Partai Mapai membentuk sebuah koalisi dengan Front Relijius Bersatu, Partai Progresif, Komunitas Sefardim dan Oriental, dan Partai Demokrat Nazareth, dan terdapat 12 menteri.

Sabbatai Zevi

Sabbatai Zevi (שַׁבְּתַי צְבִי, ejaan lain: Sabbatai Ẓevi, Shabbetai Ẓevi, Shabbeṯāy Ṣeḇī, Sabbatai Sevi, Shabsai Tzvi, dan Sabetay Sevi dalam bahasa Turki) (1 Agustus 1626 – c. 17 September 1676) adalah seorang Rabi Sefardim dan kabalis yang menyatakan diri sebagai mesias Yahudi. Ia adalah pendiri pergerakan Sabbatean Yahudi.

Pada Februari 1666, setelah tiba di Istanbul, Sabbatai dipenjarakan atas perintah wazir agung Ahmed Köprülü; pada bulan September dalam tahun yang sama, Sabbatai diberikan pilihan antara masuk Islam atau hukuman mati, dan Sabbatai memilih masuk Islam. Berkat pilihannya ini, ia diberi hadiah uang oleh Kesultanan Utsmaniyah karena mematuhi rencana politik dan religius mereka. Walaupun peristiwa ini mengguncang para pengikut Sabbatai, beberapa di antara mereka juga ikut masuk Islam; kurang lebih 300 keluarga mengikuti jejak Sabbatai, dan mereka kemudian dikenal dengan julukan Dönmeh. Namun, walaupun mereka secara resmi masuk Islam, pada kenyataannya mereka tetap mengikuti ajaran agama Yahudi secara diam-diam.

Sejarah Yahudi di Tunisia

Sejarah Yahudi di Tunisia bermula pada era Punic. Pada 2011, 700 Yahudi tinggal di Tunis dan 1,000 di pulau Djerba.Komunitas tersebut mulanya menggunakan dialek Arab milik mereka sendiri. Sebagian besar Yahudi Tunisia berpindah ke Israel dan beralih menggunakan bahasa Ibrani sebagai bahasa rumah mereka. Yahudi Tunisia yang tinggal di Prancis biasanya menggunakan bahasa Prancis sebagai bahasa pertama mereka, sementara beberapa diantaranya yang meninggalkan Tunisia masuk menggunakan bahasa Arab Prancis atau Tunisia dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Sejarah Yahudi di Yaman

Yahudi Yaman adalah orang Yahudi yang berdiam di Yaman atau yang merupakan keturunan orang Yahudi yang pernah hidup di Yaman. Antara bulan Juni 1949 dan September 1950, mayoritas penduduk Yahudi Yaman dibawa bermigrasi ke Israel dalam "Operasi Magic Carpet". Mayoritas orang Yahudi Yaman sekarang tinggal di Israel, dengan sejumlah komunitas di Amerika Serikat, dan dalam jumlah lebih sedikit bermukim di tempat-tempat lain. Hanya segelintir yang menetap di Yaman, kebanyakan adalah orang-orang lanjut usia.

Orang Yahudi Yaman memiliki tradisi keagamaan yang unik, yang memisahkan mereka dari kaum Yahudi Ashkenazi, Sefardim dan kelompok Yahudi lainnya. Masih diperdebatkan apakah mereka bisa disebut sebagai "Yahudi Mizrahi", karena kebanyakan kelompok Mizrahi lainnya selama beberapa abad terakhir ini sudah mengalami proses asimilasi total atau sebagian dengan budaya dan liturgi Sefardim. Meskipun sub-kelompok Shami di dalam komunitas Yahudi Yaman memang sudah mengambil ritus agama yang dipengaruhi budaya Sefardim, ini dikarenakan alasan teologis dan tidak mencerminkan pergeseran demografis atau budaya.

Shulchan Aruch

Shulchan Aruch (Ibrani: שֻׁלְחָן עָרוּך [ʃulˈħan ʕaˈʁuχ]), terkadang disebut sebagai Kode Hukum Yahudi, adalah kode hukum Yudaisme yang paling banyak dipakai. Karya tersebut dibuat di Safed (sekarang Israel) oleh Yosef Karo pada 1563 dan diterbitkan di Venesia pada dua tahun kemudian.

Yahudi Arab

Yahudi Arab (bahasa Arab: اليهود العرب‎ al-Yahūd al-ʿArab; Ibrani: יהודים ערבים‎ Yehudim `Aravim) adalah istilah yang merujuk pada orang Yahudi yang tinggal di dunia Arab, atau orang-orang Arab dari keturunan Yahudi. Istilah ini juga digunakan pada awal abad ke-20, terutama oleh para nasionalis Arab untuk menyebut 1 juta orang Yahudi yang tinggal di dunia Arab pada saat itu. Kini, sebagian besar penduduk Yahudi di wilayah itu telah pindah, baik karena dipaksa keluar, maupun dengan sukarela, Setelah berdirinya negara Israel pada tahun 1948 sejumlah besar pindah ke Israel, Yang lain pindah ke Eropa Barat, serta sejumlah kecil berpindah ke Amerika Serikat dan Amerika Latin. Mereka berbicara dalam bahasa Arab, menggunakan berbagai dialek Arab tertentu (lihat juga bahasa Yudeo-Arab) sebagai bahasa komunitas utama mereka, sedangkan bahasa Ibrani hanya digunakan sebagai bahasa liturgi. Mereka biasanya menganut liturgi Yahudi Sefardim, sekaligus sebagai salah satu kelompok terbesar setelah Yahudi Mizrahi.

Sejak terbentuknya negara Israel, penggunaan istilah ini banyak berkurang dan digantikan dengan istilah Yahudi Sefardim dan Yahudi Mizrahi. Dalam beberapa dekade terakhir, cendekiawan – seperti Ella Shohat, seorang cendekiawan Timur Tengah di Universitas New York, David Shasha, Pengarah Pusat Warisan Sefadim, dan Amiel Alcalay, seorang profesor di Kolej Queen di New York selama ini menitikberatkan kepentingan identitas mereka sebagai Yahudi Arab.

Yahudi Ashkenazi

Ashkenazim adalah bentuk jamak daripada 'Ashkenaz' dari bahasa Ibrani אשׁכנזי yang berarti "Jerman". Dalam bahasa Ibrani juga dikenal bentuk אשׁכנזים.

Ini mengartikan orang Yahudi Eropa, terutama dari Eropa Timur, bahasa yang mereka pakai biasanya adalah bahasa Yiddish. Zaman sekarang kaum Ashkenazim di Eropa sudah hampir punah, mereka banyak didapati di Amerika Serikat dan Israel.

Kaum Ashkenazim, sebagai sebuah kaum yang cukup tertutup banyak yang mengidap penyakit turunan. Tetapi salah satu penyakit turunan yang berhubungan dengan penyakit otak, membuat mereka memiliki skor IQ tertinggi di dunia.

Yang mengherankan secara genetik bangsa Palestina memiliki hubungan genetik lebih dekat dengan kaum Ashkenazim dibandingkan dengan kaum Yahudi-Timur Tengah.

Yahudi Palestina

Yahudi Palestina adalah sebutan untuk orang Yahudi yang berdiam di wilayah Mandat Palestina, termasuk wilayah yang sebelumnya juga disebut "Suriah Selatan" pada zaman kekaisaran Utsmaniyah (Ottoman). Orang Yahudi di Palestina pada masa pendudukan Inggris, sebelum pembentukan Negara Israel, sering disebut sebagai "Yishuv" (yang berarti "Komunitas Yahudi"). Ada perbedaan antar "Yishuv Lama" (Old Yishuv), yaitu, komunitas Yahudi yang sudah berdiam di tanah Israel sejak dahulu, dan "Yishuv Baru" (New Yishuv), yaitu sebagian besar orang Yahudi yang baru tiba di tanah Israel sebagai imigran Yahudi setelah Aliyah Pertama pada tahun 1881. Sejumlah pakar juga menggunakan istilah "Yahudi Palestina" untuk menyebut orang Yahudi yang tinggal di provinsi-provinsi Kekaisaran Bizantin, "Palaestina Prima" dan "Palaestina Secunda".

Setelah Negara Israel modern lahir pada tahun 1948, orang-orang Yahudi asli di tanah Palestina otomatis menjadi warga negara Israel, dan istilah "Yahudi Palestina" umumnya sudah tidak digunakan lagi. Sekarang penggunaannya terbatas pad penyebutan orang-orang Yahudi (kebanyakan orang Israel), yang mengajukan permohonan untuk mendapatkan paspor Palestina, dengan berbagai alasan, terutama alasan politik.

Yahudi Suriah

Yahudi Suriah (bahasa Ibrani: יהודי סוריה, bahasa Arab: اليهود السوريون) adalah orang Yahudi yang tinggal di wilayah negara modern Suriah, termasuk keturunan mereka yang lahir di luar Suriah. Yahudi Suriah terbentuk dari keturunan dua kelompok:

orang Yahudi yang mendiami wilayah Suriah modern dari zaman kuno (dikenal sebagai "Yahudi Musta'arabi", dan kadang-kadang diklasifikasikan sebagai Yahudi Mizrahi, istilah umum untuk orang Yahudi dari Timur Tengah atau Afrika Utara), dan

orang Yahudi Sefardim (orang Yahudi dari Semenanjung Iberia, yaitu Spanyol dan Portugis) yang melarikan diri ke Suriah setelah pengusiran orang Yahudi dari Spanyol (dekret Alhambra pada tahun 1492 M).Terdapat komunitas besar orang Yahudi di Aleppo (orang "Yahudi Halabi") dan Damaskus (orang "Yahudi Shami") selama berabad-abad, dan komunitas lebih kecil di Qamishli di perbatasan Turki dekat Nusaybin. Pada pertengahan pertama abad ke-20 sebagian besar orang Yahudi Suriah beremigrasi ke Amerika Serikat, Amerika Latin dan Israel. Sebagian besar dari orang Yahudi pergi dalam masa 28 tahun setelah tahun 1973, sebagian karena upaya Judith Feld Carr, yang mengaku telah membantu 3.228 orang Yahudi beremigrasi. Emigrasi secara resmi diizinkan pada tahun 1992. Komunitas Yahudi Suriah terbesar terletak di Brooklyn, New York, diperkirakan berjumlah 75.000 jiwa.. Ada sejumlah komunitas kecil di tempat lain di Amerika Serikat dan Amerika Latin.

Yahudi di Indonesia

Yahudi di Indonesia berawal dari kedatangan penjelajah Eropa awal dan pemukim pertama. Yahudi di Indonesia saat ini membentuk komunitas Yahudi yang sangat kecil, yang terdiri hanya sekitar 20 orang Etnis Yahudi asli, yang kebanyakan merupakan Yahudi Sefardim dan beberapa yang Yahudi Ashkenazi, Yahudi Mizrahim, Yahudi Kaifeng & Yahudi Bene Israel (India).

Bahasa lain

This page is based on a Wikipedia article written by authors (here).
Text is available under the CC BY-SA 3.0 license; additional terms may apply.
Images, videos and audio are available under their respective licenses.