Provinsi Khūzestān

Provinsi Khūzestān (Persia: خوزستان) merupakan satu dari 30 provinsi di Iran. Provinsi ini terletak di bagian barat di negara itu. Ibu kotanya ialah Ahvaz. Provinsi ini memiliki luas wilayah 64.055 km² dengan memiliki jumlah penduduk 4.345.607 jiwa (2005).

Letak Provinsi Khūzestān di Iran

Universitas

    1. Khorramshahr University of Nautical Sciences and Technologies
    2. Ahvaz Jundishapur University of Medical Sciences
    3. Petroleum University of Technology
    4. Shahid Chamran University of Ahvaz
    5. Shahid Chamran University-Dezful
    6. Islamic Azad University of Shushtar
    7. Islamic Azad University of Abadan
    8. Islamic Azad University of Omidiyeh
    9. Islamic Azad University of Ahvaz
    10. Islamic Azad University of Behbahan
    11. Islamic Azad University of Izeh
    12. Amirkabir University of Technology, Mahshahr campus
    13. Azad University of Mahshahr

Pranala luar

Bakhtiari

bakhtiari (Persia: بختیاری) adalah sebuah kelompok etnis di Iran, yang sebagian besar menghuni di suatu daerah yang kemudian dikenal sebagai bakhtiari, meliputi bagian yang dari Provinsi Khūzestān, Provinsi Chaharmahal dan Bakhtiari, Provinsi Kohgiluyeh dan Boyer-Ahmad, Provinsi Isfahan, dan Provinsi Lorestān.

Mereka adalah orang-orang Iran dan berbicara dalam bahasa bakhtiari, yang anggota bahasa Iran cabang dari Indo-Eropa. Jumlah orang bakhtiari sekitar 5 juta, dengan mayoritas tinggal di Iran Barat.

Chogha Zanbil

Chogha Zanbil (bahasa Persia: چغازنبيل; Elam: Dur Untash) adalah sebuah kompleks peradaban Elam kuno yang terletak di Provinsi Khūzestān, Iran. Di kompleks ini terdapat salah satu ziggurat yang berada di luar Mesopotamia. Tempat ini berjarak 42 km (26 mi) sebelah selatan Dezful, 30 km (19 mi) sebelah tenggara Susa dan 80 km (50 mi) sebelah utara Ahvaz.

Kawasan yang terbagi

Kawasan yang terbagi adalah wilayah, pulau, dan lainnya yang terbagi lintas negara (yaitu wilayah yang dikenal dengan sebuah nama yang sama), yang mungkin pada suatu saat pernah menjadi sebuah negara bersatu-berdaulat, namun kemudian terbagi secara politis oleh batas nasional, menjadi negara berdaulat yang terpisah dan atau pembagian administratif. Kualifikasi akhir meliputi banyak wilayah yang diatur ulang di dalam sebuah negara-bangsa, membaurkan perbedaan "lintas negara" murni, namun mempertahankan rasa sebuah wilayah bersejarah yang pernah diperintah bersama, yang sangat penting baik secara sejarah maupun budaya.

Biasanya bagian-bagian yang terbagi masih menjaga nama tempat biasa secara geografis, atau sebuah variasi daripadanya, dan mungkin saja menjadi subyek klaim irendentis dan persengketaan wilayah. Mereka berada berdasarkan sifat mereka yang terletak di daerah perbatasan

Kawasan yang terbagi sering memiliki ikatan budaya, ekonomi dan transportasi yang dekat, dan tidak jarang juga pemerintahan atau komisi, yang menghaluskan usaha proses koorperatif melewati batas-batas mereka.

Khorramshahr

Khorramshahr (bahasa Persia: خرمشهر) adalah kota pelabuhan yang terletak di Provinsi Khūzestān, Iran barat daya. Kota ini terletak sekitar 10 kilometer (6,2 mi) sebelah utara Abadan. Khorramshahr terletak di tepi timur sungai Shatt al-Arab.

Kota ini diperkirakan memiliki jumlah penduduk sebesar 338.922 jiwa (2006, [1]) and 624,321 (2005, [2]).

Pengepungan Kedutaan Besar Iran

Pengepungan Kedutaan besar Iran berlangsung dari 30 April hingga 5 Mei 1980, setelah enam orang bersenjata menyerbu kedutaan besar Iran di Kensington Selatan, London. Orang-orang bersenjata anggota kelompok kedaulatan nasional orang Arab Iran di wilayah Provinsi Khuzestan di Iran Selatan, menahan 26 orang sandera—sebagian besar staf kedutaan, tetapi juga beberapa pengunjung serta seorang perwira polisi yang sedang menjaga kedutaan. Mereka menuntut pembebasan tahanan Arab dari penjara di Khuzestan dan perjalanan keluar yang aman dari Inggris. Pemerintah Margaret Thatcher dengan cepat memutuskan bahwa perjalanan yang aman tidak akan dikabulkan, dan pengepungan terjadi. Selama hari-hari berikutnya, para perunding polisi berhasil membebaskan lima sandera dengan imbalan kecil, seperti penyiaran tuntutan-tuntutan penyandera di televisi Inggris.

Setelah enam hari pengepungan, para militan telah semakin frustrasi akan kurangnya kemajuan pemenuhan tuntutan mereka. Malam itu, mereka membunuh salah satu sandera dan melemparkan tubuhnya keluar dari kedutaan. Akibatnya, pemerintah memerintahkan Special Air Service (SAS), resimen pasukan khusus Tentara Inggris, untuk melakukan serangan—Operasi Nimrod—untuk menyelamatkan para sandera yang tersisa. Tak lama setelah itu, tentara SAS mendobrak masuk melalui atap bangunan dan jendela. Selama 17 menit serangan, mereka menyelamatkan semua sandera kecuali satu, dan menewaskan lima dari enam penyandera. Para prajurit belakangan dituduh bahwa mereka tidak perlu menghabisi dua dari lima orang tersebut, namun penyelidikan lebih lanjut menyatakan bahwa para anggota SAS tidak melakukan kesalahan. Seorang militan penyintas diadili dan dihukum 27 tahun penjara di Inggris.

Penyandera dan alasan mereka terlupakan setelah Perang Iran–Irak pecah pada tahun yang sama dan krisis penyanderaan di Teheran berlanjut hingga Januari 1981. Meskipun demikian, operasi penyerbuan tersebut membawa SAS ke mata publik untuk pertama kalinya dan mendukung reputasi Thatcher. SAS dengan cepat segera kewalahan oleh jumlah pendaftaran yang diterima dari orang-orang yang terinspirasi oleh operasi tersebut dan mengalami peningkatan permintaan atas keahlian mereka dari pemerintah asing. Bangunan kedutaan itu sendiri, setelah menderita kerusakan besar akibat kebakaran yang terjadi selama serangan, tidak dibuka kembali sebagai kedutaan besar Iran hingga tahun 1993.

Bahasa lain

This page is based on a Wikipedia article written by authors (here).
Text is available under the CC BY-SA 3.0 license; additional terms may apply.
Images, videos and audio are available under their respective licenses.