Proboscidea

Proboscidea (dari bahasa Latin proboscis) merupakan ordo taksonomi yang terdiri dari satu famili yang masih hidup Elephantidae dan beberapa famili yang sudah punah. Ordo ini pertama kali di deskripsikan oleh J. Illiger tahun 1811, meliputi mamalia bergading.[2][3]

Proboscidean pertama yang diketahun adalah Eritherium,[4] selanjutnya Phosphatherium, binatang yang kecil seukuran rubah.

MammothVsMastodon
Mamut wol dan Mastodon Amerika

Proboscideans terdiversifikasi selama Oligosen dan awal Eosen. Beberapa keluarga primitif dari zaman tersebut telah dijelaskan, termasuk Numidotheriidae, Moeritheriidae, dan Barytheriidae di Afrika, dan Anthracobunidae[5] dari anak benua India.

Proboscidea
AfricanElephant
Taksonomi
InfrakerajaanDeuterostomia ·
FilumChordata ·
-Craniata ·
UpafilumVertebrata ·
InfrafilumGnathostomata ·
SuperkelasTetrapoda ·
KelasMammalia ·
UpakelasTheria ·
InfrakelasPlacentalia ·
OrdoProboscidea
Johann Karl Wilhelm Illiger Illiger, 1811
Familia[1]

Elephantidae
Gomphotheriidae
Mammutidae
Stegodontidae
†Barytheriidae
Deinotheriidae
†Moeritheriidae
†Numidotheriidae
†Palaeomastodontidae

†Phiomiidae

Klasifikasi

Proboscidea
incertae sedis Moeritheriidae
Moeritherium
Plesielephantiformes
Numidotheriidae
Phosphatherium
Daouitherium
Numidotherium
Barytheriidae
Barytherium
Deinotheriidae
Chilgatherium[6]
Prodeinotherium
Deinotherium
Elephantiformes
incertae sedis Hemimastodon
Palaeomastodontidae
Palaeomastodon
Phiomiidae
Phiomia
Elephantimorpha
incertae sedis Eritreum [7]
Mammutida (mastodons)
Mammutoidea
Mammutidae
Eozygodontinae
Eozygodon
Mammutinae
Zygolophodon
Mammut
Elephantida
Gomphotherioidea
Gomphotheriidae (gomphotheres)
incertae sedis Gnathabelodon
incertae sedis Progomphotherium
incertae sedis Afromastodon
Choerolophodontinae
Choerolophodon
Gomphotheriinae
Gomphotherium
Amebelodontinae
Archaeobelodon
Serbelodon
Protanancus
Amebelodon
Platybelodon
incertae sedis Sinomastodon
incertae sedis Eubelodon
Rhynchotheriinae
Rhynchotherium
Cuvieroniinae
Cuvieronius
Stegomastodon
Haplomastodon
Notiomastodon
Elephantoidea
incertae sedis Tetralophodon
incertae sedis Morrillia
incertae sedis Anancus
incertae sedis Paratetralophodon
Stegodontidae
Stegolophodon
Stegodon
Elephantidae
Stegotetrabelodontinae
Stegotetrabelodon
Stegodibelodon
Elephantinae (gajah dan mamut)
Primelephas
Loxodontini
Loxodonta
Elephantini
Palaeoloxodon
Elephas
Mammuthus

Referensi

  1. ^ Shoshani, Jeheskel (2005). "Advances in proboscidean taxonomy & classification, anatomy & physiology, and ecology & behavior". Quaternary International. 126-128: 5–20. Diakses tanggal 1 July 2012.
  2. ^ Vergiev, S.; Markov, G. (2010). "A mandible of Deinotherium (Mammalia - Proboscidea) from Aksakovo near Varna, Northeast Bulgaria". Palaeodiversity. 3: 241–247.
  3. ^ "Proboscidea". Diakses tanggal 13 September 2011.
  4. ^ Proceedings of the National Academy of Sciences, DOI:10.1073/pnas.0900251106
  5. ^ Keluarga ini telah dikeluarkan dari Proboscidea oleh Shoshani & Tassy (2005)
  6. ^ Sanders, William J. (2004). "New large-bodied mammals from the late Oligocene site of Chilga, Ethiopia". Acta Palaeontologica Polonica. 49 (3): 365–392.
  7. ^ Shoshani, Jeheskel (2006). "A proboscidean from the late Oligocene of Eritrea, a "missing link" between early Elephantiformes and Elephantimorpha, and biogeographic implications". PNAS. 103 (46). doi:10.1073/pnas.0603689103.
Apatomyza proboscidea

Apatomyza proboscidea adalah spesies lalat yang berasal dari genus Apatomyza dan famili Bombyliidae. Lalat ini juga merupakan bagian dari ordo Diptera, kelas Insecta, filum Arthropoda, dan kingdom Animalia.

Lalat ini biasanya memakan nektar dan polen yang ada dalam bunga.

Barytherium

Barytherium adalah genus dalam famili proboscidea primitif Barytheriidae yang sudah punah. Hewan ini hidup dari masa Eosen akhir hingga Oligosen awal di Afrika Utara.

Satu-satunya spesies yang telah ditemukan dalam genus ini adalah Barytherium grave, yang ditemukan pada awal abad ke-20 di Fayum, Mesir. Spesimen yang lebih lengkap telah ditemukan di Dor el Talha di Libya dan di wilayah Aidum di Oman. Barytherium memiliki delapan taring yang amat pendek, empat di rahang atas dan empat di rahang bawah. Taring atas vertikal, sementara taring bawah menjulur keluar secara horizontal. Keduanya dapat digunakan untuk memotong tumbuhan.

Elephantidae

Elephantidae adalah keluarga dari gajah dan mamut, yang merupakan mamalia darat yang besar dengan belalai dan gading. Kebanyakan genus dan spesies dari keluarga ini sudah punah. Hanya dua genus yang masih hidup yaitu Loxodonta (Gajah Afrika) Dan Elephas (Gajah Asia).

Keluarga ini dideskripsikan pertama kali oleh John Edward Gray tahun 1821 yang kemudian dimasukkan dalam urutan taksonomi dalam ordo Proboscidea. Elephantidae juga telah beberapa kali direvisi oleh beberapa autor untuk memasukkan atau mengeluarkan genus yang sudah punah.

Elephas

Elephas adalah salah satu dari dua genera dalam famili gajah, Proboscidea. Di dalam genus ini hanya terdapat satu spesies yang belum punah, yaitu gajah asia Elephas maximus.Beberapa spesies yang telah punah telah dikategorikan ke dalam genus ini, seperti Elephas recki, Elephas antiquus, serta gajah kerdil E. falconeri dan E. cypriotes. Genus ini berhubungan erat dengan genus Mammuthus.

Eritherium

Eritherium adalah genus Proboscidea yang sudah punah. Genus ini ditemukan di Maroko dan dinamai oleh Emmanuel Gheerbrant pada tahun 2009. Spesies tipenya adalah Eritherium azzouzorum. Eritherium merupakan kerabat gajah tertua, paling kecil, dan paling primitif yang sejauh ini ditemukan.Eritherium adalah klad saudara Phosphatherium, Numidotherium dan Moeritherium.

Eritreum melakeghebrekristosi

Eritreum melakeghebrekristosi adalah spesies mamalia proboscidea yang sudah punah. Spesies ini pernah hidup di Afrika timur laut pada masa Oligosen akhir (sekitar 27 juta tahun yang lalu) dan dianggap sebagai penghubung antara gajah modern dengan nenek moyang mereka. Fosil spesies ini adalah fosil tertua yang menunjukkan perpindahan gigi horizontal seperti pada gajah modern. Spesies ini diperkirakan memiliki massa sekitar 484 kg dan tinggi 1,3 m di pundak, yang jauh lebih kecil dari gajah modern.

Nama Eritreum diambil dari negara Eritrea, tempat ditemukannya spesimen pertama spesies ini, dan nama melakeghebrekristosi untuk menghormati petani Melake Ghebrekristos yang menemukan spesimen ini.

Gajah

Gajah adalah mamalia besar dari famili Elephantidae dan ordo Proboscidea. Secara tradisional, terdapat dua spesies yang diakui, yaitu gajah afrika (Loxodonta africana) dan gajah asia (Elephas maximus), walaupun beberapa bukti menunjukkan bahwa gajah semak afrika dan gajah hutan afrika merupakan spesies yang berbeda (L. africana dan L. cyclotis). Gajah tersebar di seluruh Afrika sub-Sahara, Asia Selatan, dan Asia Tenggara. Elephantidae adalah satu-satunya famili dari ordo Proboscidea yang masih ada; famili lain yang kini sudah punah termasuk mamut dan mastodon. Gajah afrika jantan merupakan hewan darat terbesar dengan tinggi hingga 4 m dan massa yang juga dapat mencapai 7.000 kg. Gajah memiliki ciri-ciri khusus, dan yang paling mencolok adalah belalai atau proboscis yang digunakan untuk banyak hal, terutama untuk bernapas, menghisap air, dan mengambil benda. Gigi serinya tumbuh menjadi taring yang dapat digunakan sebagai senjata dan alat untuk memindahkan benda atau menggali. Daun telinganya yang besar membantu mengatur suhu tubuh mereka. Gajah afrika memiliki telinga yang lebih besar dan punggung yang cekung, sementara telinga gajah asia lebih kecil dan punggungnya cembung.

Gajah merupakan hewan herbivora yang dapat ditemui di berbagai habitat, seperti sabana, hutan, gurun, dan rawa-rawa. Mereka cenderung berada di dekat air. Gajah dianggap sebagai spesies kunci karena dampaknya terhadap lingkungan. Hewan-hewan lain cenderung menjaga jarak dari gajah, dan predator-predator seperti singa, harimau. hyena, dan anjing liar biasanya hanya menyerang gajah muda. Gajah betina cenderung hidup dalam kelompok keluarga, yang terdiri dari satu betina dengan anak-anaknya atau beberapa betina yang berkerabat beserta anak-anak mereka. Kelompok ini dipimpin oleh individu gajah yang disebut matriark, yang biasanya merupakan betina tertua. Gajah memiliki struktur kelompok fisi-fusi, yaitu ketika kelompok-kelompok keluarga bertemu untuk bersosialisasi. Gajah jantan meninggalkan kelompok keluarganya ketika telah mencapai masa pubertas, dan akan tinggal sendiri atau bersama jantan lainnya. Jantan dewasa biasanya berinteraksi dengan kelompok keluarga ketika sedang mencari pasangan dan memasuki tahap peningkatan testosteron dan agresi yang disebut musth, yang membantu mereka mencapai dominasi dan keberhasilan reproduktif. Anak gajah merupakan pusat perhatian kelompok keluarga dan bergantung pada induknya selama kurang lebih tiga tahun. Gajah dapat hidup selama 70 tahun di alam bebas. Mereka berkomunikasi melalui sentuhan, penglihatan, penciuman, dan suara; gajah juga menggunakan infrasonik dan komunikasi seismik untuk jarak jauh. Kecerdasan gajah telah dibandingkan dengan kecerdasan primata dan cetacea. Mereka tampaknya memiliki kesadaran diri dan menunjukkan empati kepada gajah lain yang hampir atau sudah mati.

Gajah afrika digolongkan sebagai spesies yang rentan oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN), sementara gajah asia diklasifikasikan sebagai spesies terancam. Salah satu ancaman terbesar bagi gajah adalah perdagangan gading yang memicu perburuan liar. Ancaman lain adalah kehancuran habitat dan konflik dengan penduduk setempat. Di sisi lain, gajah digunakan sebagai hewan pekerja di Asia. Dulu mereka pernah digunakan untuk perang; kini, gajah seringkali dipertontonkan di kebun binatang dan sirkus. Gajah dapat dengan mudah dikenali dan telah digambarkan dalam seni, cerita rakyat, agama, sastra, dan budaya populer.

Gajah kerdil

Gajah kerdil adalah anggota ordo Proboscidea prasejarah. Sisa gajah kerdil dapat ditemui di pulau-pulau Laut Tengah, seperti Siprus, Malta (di Ghar Dalam), Kreta, Sisilia, Sardinia, Cyclades dan Dodecanese. Gajah ini juga dapat ditemui di pulau lain, seperti Sulawesi, Flores, Timor dan kepulauan Sunda Kecil lainnya.

Gajah kerdil sulawesi

Gajah kerdil sulawesi (Elephas celebensis, atau Stegoloxodon celebensis) adalah suatu spesies gajah yang telah punah yang berasal dari Sulawesi, Indonesia.

Gomphotheriidae

Gomphotheriidae adalah salah satu familia gajah yang termasuk ordo Proboscidea yang telah punah. Mereka tersebar luas di Amerika Utara selama zaman Miosen dan Pliosen, 12 hingga 1,6 juta tahun yang lalu. Beberapa anggota Gomphotheriidae hidup di Eurasia, Beringia, dan menyusul Pertukaran Besar Amerika, Amerika Selatan. Sejak sekitar 5 juta tahun yang lalu, mereka secara bertahap digantikan oleh gajah modern. Selain dua genera Amerika Selatan terakhir, yang salah satunya adalah Cuvieronius, Gomphotheriidae belum punah hingga mungkin terakhir 9.100 BP dan fosil Stegomastodon yang ditemukan di Valle del Magdalena, Kolombia diperkirakan hidup sekitar 6.060 BP. Gomphotheriidae-gomphotheriidae itu juga bertahan di Meksiko dan Amerika Tengah hingga akhir Pleistosen.Nama "gomphothere" berasal dari bahasa Yunani Kuno γόμφος, yang berarti "pasak, kuncian" ditambah θηρίον, yang berarti "binatang".

Mamut

Mamut adalah genus gajah purba yang telah punah. Ukuran tubuhnya lebih besar daripada gajah normal yang ada di dunia saat ini. Gadingnya melingkar membentuk kurva ke arah dalam dan, dalam spesies utara, dengan rambut panjang. Mereka hidup dalam masa Pleistosen sejak 1,6 juta tahun lalu sampai sekitar 10.000 tahun lalu. Kata mamut berasal dari bahasa Rusia (мамонт).

Ada kesalahpahaman bahwa mamut lebih besar dari gajah. Spesies terbesar mamut yang diketahui, Mammoth Sungai Songhua, memiliki tinggi sekurangnya 5 meter pada pundaknya. Mamut umumnya memiliki berat 6-8 ton, tetapi mamut jantan yang besar beratnya dapat mencapai 12 ton. Gading mamut sepanjang 3,3 meter ditemukan di utara Lincoln, Illinois tahun 2005. Sebagian besar spesies mamut memiliki ukuran sebesar Gajah Asia modern.

Mastodon

Mastadon atau mastodont (bahasa Yunani: μαστός, "puting" dan οδούς, "gigi") adalah spesies mamalia bergading besar dari genus Mammut yang ditemukan di Asia, Afrika, Eropa, Amerika Utara dan Amerika Tengah. Mastodon Amerika adalah spesies yang terkini dan paling terkenal dari kelompok ini. Yang membingungkan, beberapa genera proboscid yang tergolong familia gomphothere memiliki nama yang agak mirip (contohnya Stegomastodon) namun mereka sebenarnya lebih berkerabat dekat dengan gajah dibanding para mastodon.

Genus ini diangkat sebagai nama yang tergolong familia Mammutidae, termasuk dalam ordo Proboscidea. Fisik mereka tidak jauh berbeda dengan famili Elephantidae, termasuk mamut; tetapi, mastodon memakan dedaunan dan dahan pohon sedangkan mamut adalah pemakan rumput.

Moeritherium

Moeritherium ('hewan dari Danau Moeris') adalah genus yang terdiri dari beberapa spesies. Mamalia prasejarah ini berkerabat dengan gajah dan, lebih jauh lagi, sapi laut. Mereka hidup pada masa Eocene.

Spesies Moeritherium adalah hewan mirip babi yang hidup sekitar 37-35 juta tahun lalu. Bentuk Moeritherium menyerupai tapir modern atau kuda nil pigmi. Ukuran mereka lebih kecil dari gajah modern, tingginya hanya 70 sentimeter pada pundaknya dan panjangnya sekitar 3 meter (9,8 ft). Mereka dipercaya senang berkubang di rawa dan sungai, seperti yang sekarang dilakukan oleh kuda nil. Bentuk giginya membuktikan bahwa mereka memakan tumbuhan air lunak.

Wujud tengkoraknya menjelaskan bahwa Moeritherium tidak punya belalai seperti gajah, walaupun ada kemungkinan mereka memiliki bibir atas yang fleksibel dan kuat untuk mencabut tumbuhan air. Gigi taring mereka membentuk gading kecil, yang terlihat lebih mirip gigi kuda nil ketimbang gajah modern.

Palaeomastodon

Palaeomastodon adalah genus Proboscidea yang telah punah. Fosil Palaeomastodon telah ditemukan di Afrika, Hidup sekitar 36-35 juta tahun lalu. Mereka dipercaya sebagai nenek moyang dari gajah ataupun mastodon. Genus ini berkerabat dengan Moeritherium..

Palaeomastodon memiliki gading, baik atas maupun bawah. Mereka memiliki belalai. Tingginya mencapai 1 sampai 2 meter dan beratnya mencapai 2 ton. Gading bawahnya berbentuk pipih ketimbang berujung kerucut, dan kemungkinan digunakan untuk menyekop tumbuhan dari perairan berawa.

Phosphatherium

Phosphatherium adalah genus Proboscidea dari Afrika Utara yang hidup di wilayah tersebut sekitar 56 juta tahun yang lalu pada akhir masa Paleosen dan awal masa Eosen.

Hewan ini ditemukan pada tahun 1996 dan ukurannya sebesar seekor anjing. Massanya diperkirakan sebesar 15 kg.

Satu-satunya spesies yang telah ditemukan dalam genus ini adalah Phosphatherium escuilliei, yang dinamai dari penemunya, seorang paleontolog Prancis yang bernama François Escuillié.

Primelephas

Primelephas adalah genus dari familia Elephantidae yang hidup dari masa Miosen hingga Pliosen. Genus ini diduga merupakan nenek moyang bersama mammoth dengan genera Loxodonta (gajah afrika) dan Elephas (gajah asia) yang berhubungan erat,mereka diperkirakan terpisah sekitar empat hingga enam juta tahun yang lalu. Tidak seperti gajah, spesies dalam genus ini memiliki empat taring. Spesies tipe Primelephas, yaitu Primelephas gomphotheroides, dideskripsikan oleh Vincent Maglio pada tahun 1970. Primelephas korotorensis adalah satu-satunya spesies lain yang telah dimasukkan ke dalam genus ini.

Stegodon

Stegodon (nama ilmiah Stegodon) adalah marga anggota dari suku Stegodontidae yang telah punah dari bangsa Proboscidea (vertebrata berbelalai). Stegodon hidup di benua Asia selama era Pliosen dan Pleistosen. Beberapa jenis Stegodon merupakan yang terbesar dari antara semua Proboscidea, dengan Stegodon dewasa memiliki tinggi tiga setengah meter.

Hingga masa sekarang dikenal dua belas jenis Stegodon:

Stegodon aurorae (Jepang) - Stegodon pelangi

Stegodon elephantoides (Myanmar, Jawa)

Stegodon florensis (Flores, Indonesia)

Stegodon ganesha (India, Pakistan)

Stegodon insignis (Pakistan)

Stegodon orientalis (Tiongkok, Jepang) - Stegodon Tiongkok

Stegodon shinshuensis (Jepang) - Stegodon Jepang

Stegodon sompoensis (Sulawesi, Indonesia)

Stegodon sondaari (Flores, Indonesia)

Stegodon tetrabelodon syrticus (Shabi, Libya)

Stegodon trigonocephalus (Jawa, Syria)

Stegodon zdanski (Tiongkok)Fosil-fosil stegodon banyak ditemukan di Indonesia, khususnya di pulau-pulau Indonesia bagian barat, seperti Pulau Sumatra, Jawa (Situs Cisaat, Ngandong, Patiayam, Sangiran, dan Trinil), dan Flores. Meskipun kebanyakan fosil gigi atau tulang rahang, ditemukan pula fosil tulang paha (femur) dan gading.

Stegodontidae

Stegodontidae adalah famili proboscidea yang sudah punah dan hidup dari masa Miosen hingga Pleistosen dan endemik di Afrika dan Asia. Hewan ini kemungkinan hidup antara 20,43 hingga 3,6 tahun yang lalu. Walaupun umumnya dianggap sebagai famili, stegodontidae seringkali dianggap sebagai subfamili dari Elephantidae.

Zygolophodon

Zygolophodon adalah nama genus mastodon dari Afrika, Asia, Amerika Utara, dan Eropa yang hidup pada masa Miosen dan Pliosen. Mereka mungkin berevolusi dari Tetralophodon.

Ordo binatang menyusui yang masih hidup menurut infrakelas
Yinotheria
Metatheria
(Marsupial inclusive)
Eutheria
(Placental inclusive)

Bahasa lain

This page is based on a Wikipedia article written by authors (here).
Text is available under the CC BY-SA 3.0 license; additional terms may apply.
Images, videos and audio are available under their respective licenses.