Meliai

Dalam mitologi Yunani, Meliai (bahasa Yunani: Μελίαι atau Μελιάδες) adalah para nimfa pohon abu. Mereka tercipta bersama Erinyes dan para Gigant dari tetesan darah yang tumpah ketika Kronos mengebiri Uranus. Dari pobon abu muncullah ras manusia pada zaman perunggu, ras yang gemar berperang hingga akhirnya dimusnahkan oleh Zeus dengan banjir besar.

Melia adalah salah satu Meliai. Dia adalah putri Okeanos. Dari hubungannya dengan Inakhos, adiknya yang seorang dewa sungai, ia menjadi ibu dari Io, Foroneus dan Aigialios atau Fegeus. Dalam cerita lain, dia adalah ibu dari Amikos oleh Poseidon.

Pranala luar

Gaia

Gaia (bahasa Yunani Kuno: Γαῖα Gaia, bentuk puitis dari bahasa Yunani Kuno: Γῆ Gē "tanah"/"bumi") adalah dewi perwujudan dari bumi dalam mitologi Yunani. Sebagai protogenoi pertama yang muncul di alam semesta setelah Khaos, Gaia dikenal sebagai "Ibu dari Semua"; melalui hubungannya dengan Uranus, Gaia melahirkan para Titan, Kiklops, dan Hekatonkhires; melalui hubungannya dengan Pontos, ia melahirkan para dewa-dewi laut. Di Mitologi Romawi, Gaia dikenal dengan nama Terra Mater/Tellus.

Kronos

Kronos (bahasa Yunani: Κρόνος, Krónos) adalah salah satu Titan dalam mitologi Yunani. Dia merupakan pemimpin sekaligus yang termuda di antara para Titan generasi pertama. Kronos adalah putra dari Uranus (langit) dan Gaia (bumi). Kronos mengalahkan ayahnya dan memerintah dunia pada Zaman Emas sampai akhirnya dia dikudeta oleh anak-anaknya sendiri, lalu dikurung di Tartaros.

Kronos biasanya digambarkan dengan sabit, yang dia gunakan ketika mengalahkan ayahnya, Uranus. Di kota Athena, pada hari kedua belas di bulan Hekatombaion, digelar sebuah festival untuk Kronos yang disebut Kronia. Festival ini merupakan perayaan panen, dan mengindikasikan bahwa Kronos dianggap sebagai pelindung panen. Ini diduga terjadi karena asosiasinya dengan Zaman Emas.

Dalam mitologi Romawi, Kronos diidentikkan dengan dewa Saturnus.

Nimfa

Dalam mitologi Yunani, nimfa atau nimfe (bahasa Yunani: Νύμφες) adalah salah satu jenis makhluk legendaris yang berwujud wanita dan diasosiasikan dengan lokasi atau tempat tertentu. Mereka diidentikkan dengan peri, atau bidadari yang tinggal di alam bebas. Berbeda dengan dewa, nimfa biasanya dianggap sebagai roh alam yang merupakan perwujudan dari alam itu sendiri, dan biasanya digambarkan sebagai gadis cantik yang senang bernyanyi dan menari. Mereka dipercaya tinggal di hutan, sungai, mata air, lembah, pepohonan, dan gua. Mereka tidak dapat menua dan tidak dapat terkena penyakit. Selain itu, mereka juga dapat melahirkan dewa jika berhubungan seksual dengan dewa. Meskipun demikian, nimfa tidak sepenuhnya abadi, dan mereka dapat mati dengan berbagai cara. Kharibdis dan Skilla pada awalnya merupakan nimfa.

Mereka personifikasi dari alam, dan spirit dari tempat-tempat tertentu yang dapat ditemukan di alam liar, seperti sungai, pepohonan, air terjun, mata air, gunung, dan sebagainya. Mereka terbagi menjadi beberapa golongan sesuai dengan tempat di mana mereka bisa ditemukan. Contohnya: Driad dan Hamadriad (nimfa yang tinggal di pepohonan); Naiad (nimfa air tawar); Nereid (nimfa lautan); Oread (nimfa di pegunungan). Beberapa nimfa ikut serta dalam rombongan dewa atau dewi, misalnya dalam rombongan Dionisos, Hermes, Pan, atau Artemis. Nimfa seringkali dikejar-kejar oleh para satir, yang bernafsu terhadap mereka.

Di bawah ini, terdapat klasifikasi modern kaum nimfa:

Nimfa yang hidup di darat:

Alseid

Auloniad

Hamadriad:

Driad

Meliai

Leuke

Epimeliad

Hesperides:

Aigle

Arethusa

Eritheia

Hespera

Hesperia

Leimakid

Minthe

Napaiai

OreadNimfa yang hidup di air:

Heleiad

Naiad:

Limnades atau Limnatides

Krinaiai

Eleionomae

Pegaiai

Potameides

Nereid

OkeanidNimfa hutan

Lampades

Nimfa Korikia

Oread

Dalam mitologi Yunani, Oread (bahasa Yunani: Ορεάδες) adalah kaum nimfa yang tinggal di gunung-gunung, lembah, dan gua-gua. Mereka memiliki kelompok yang berbeda-beda sesuai dengan tempat tinggalnya, seperti: Idaid dari gunung Ida, Peliad dari gunung Pelia, dan sebagainya.

Klasifikasi Oread:

Britomartis

Killene

Kinosura

Ekho

Nomia

Oinone

Pitis

Pleiad:- Alkione

- Kelaino

- Elektra

- Maia

- Merope

- Sterope

- Taigete

Silsilah Dewa-Dewi Yunani

Halaman ini menampilkan Silsilah Dewa-Dewi Yunani. Nama yang dicetak tebal berarti tokoh tersebut merupakan salah satu dari anggota 12 Dewa Olimpus, sedangkan nama yang dicetak miring berarti nama kelompok (kecuali Khaos). Garis putus-putus mengindikasikan perkawinan/hubungan pernikahan. Tokoh yang diberi tanda bintang (*) berstatus sebagai istri Zeus.

Uranus (mitologi)

Uranus (bahasa Yunani: Οὐρανός) dalam dunia mitologi Yunani adalah dewa langit dan merupakan putra sekaligus suami Gaia (bumi), Gaia dan Uranus memiliki 6 putra Titan yaitu Okeanos, Koios, Hiperion, Krios, Iapetos, Kronos, dan 6 putri Titan yaitu Theia, Rea, Mnemosine, Foibe, Tethis, Themis, 3 Kiklops (raksasa bermata satu) yaitu Brontes, Steropes, Arges dan 3 Hekatonkheire (raksasa berlengan seratus) yaitu Kottus, Briareus, dan Giges.

Uranus membenci anak-anaknya dan menyembunyikan mereka di dasar bumi. Gaia ingin membalas dendam pada suaminya, maka ia memerintahkan para titan (putranya) untuk mengebiri Uranus dan dilakukan oleh putra bungsunya Kronos. Sebagai imbalan, Gaia akan menjadikan Kronos sebagai penguasa dunia. Gaia mempersenjatai Kronos dengan sabit/arit. Ketika Uranus sedang menggauli Gaia, Kronos mengebiri Uranus dan alat kelamin Uranus jatuh ke laut. dari luka Uranus, lahirlah para Erinyes sang raksasa, Nimfa dan Meliai. Dari alat kelamin Uranus muncullah Afrodit.

Karena murka kepada Kronos, Uranus pun meramalkan kalau Kronos akan digulingkan dari tahtanya oleh putranya sendiri (sebagaimana yang terjadi pada Uranus).

Bahasa lain

This page is based on a Wikipedia article written by authors (here).
Text is available under the CC BY-SA 3.0 license; additional terms may apply.
Images, videos and audio are available under their respective licenses.