Mawar Putih

Mawar Putih (bahasa Jerman: die Weiße Rose) adalah gerakan perlawanan kalangan intelektual tanpa kekerasan di Reich Ketiga yang dipimpin oleh sekelompok mahasiswa dan dosen di Universitas München. Kelompok ini melakukan kampanye menyebarkan selebaran dan grafiti anonim yang menyerukan penentangan terhadap rezim Nazi. Kegiatan perlawanan dimulai di München pada 27 Juni 1942, dan berakhir dengan penangkapan anggota kelompok oleh Gestapo pada tanggal 18 Februari 1943.[1] Mawar Putih, beserta anggota dan pendukung kelompok perlawanan lain, diadili oleh Volksgerichtshof Nazi, dan sebagian besar anggotanya dijatuhi hukuman mati atau dipenjara.

Kelompok ini awalnya menulis, mencetak, dan membagikan selebaran di kawasan München. Kemudian, anggota kelompok membawa salinan selebaran ke kota-kota lain, terutama ke bagian selatan Jerman. Secara total, Mawar Putih menulis enam selebaran, yang digandakan dan disebarkan, dengan total sekitar 15.000 salinan dibagikan kepada masyarakat. Mereka mengecam kejahatan dan penindasan rezim Nazi, dan menyerukan perlawanan. Dalam selebaran kedua, kelompok ini secara terbuka mengecam penganiayaan dan pembunuhan massal Yahudi.[2] Saat ditangkap, anggota Mawar Putih baru saja akan menjalin kontak dengan kelompok perlawanan Jerman lainnya seperti Lingkaran Kreisau atau kelompok Schulze-Boysen/Harnack dari Orkestra Merah.[3]

Scholl-Denkmal, München
Monumen "Weiße Rose" di depan Universitas Ludwig Maximilian München

Referensi

  1. ^ "1942/43: The White Rose Resistance Group". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-10-19.
  2. ^ Zubrin, Robert (2012). Merchants of Despair. New York: Encounter Books. hlm. 75. ISBN 978-1594034763.
  3. ^ Marcuse, Harold. "George Wittenstein biography and links". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2013-05-24.

Bacaan lanjutan

  • DeVita, James The Silenced HarperCollins, 2006. Young adult novel inspired by Sophie Scholl and The White Rose. ISBN 978-0060784621
  • DeVita, James The Rose of Treason, Anchorage Press Plays. Young adult play of the story of The White Rose. ISBN 978-0876024096
  • Dumbach, Annette & Newborn, Jud. Sophie Scholl & The White Rose. First published as "Shattering the German Night", 1986; expanded, updated edition Oneworld Publications, 2006. ISBN 978-1851685363
  • Hanser, Richard. A Noble Treason: The Revolt of the München Students Against Hitler. New York: G.P. Putnam's Sons, 1979. Print. ISBN 978-0399120411
  • McDonough Frank, Sophie Scholl: The Real Story of the Woman Who Defied Hitler, History Press, 2009. ISBN 978-0752455112
  • Sachs, Ruth Hanna. Two Interviews: Hartnagel and Wittenstein (Annotated). Ed. Denise Heap and Joyce Light. Los Angeles: Exclamation!, 2005. ISBN 978-0976718338
  • Sachs, Ruth Hanna. White Rose History, Volume I: Coming Together (31 January 1933 – 30 April, 1942). Lehi, Utah: Exclamation! Publishers, 2002. ISBN 978-0971054196
  • Sachs, Ruth Hanna. White Rose History, Volume II: Journey to Freedom (1 May 1942 – 12 October, 1943). Lehi, Utah: Exclamation! Publishers, 2005. ISBN 978-0976718307
  • Sachs, Ruth Hanna. White Rose History, Volume III: Fighters to the Very End (13 October 1943 – 8 May, 1945).
  • Sachs, Ruth Hanna. White Rose History: The Ultimate CD-ROM (1933–1945).
  • Scholl, Inge. The White Rose: München, 1942–1943. Middletown, CT: Wesleyan University Press, 1983. ISBN 978-0819560865
  • Vinke, Hermann. The Short Life of Sophie Scholl. Trans. Hedwig Pachter. New York: Harper & Row, 1984. Print. ISBN 978-0060263027

Pranala luar

22 Februari

22 Februari adalah hari ke-53 dalam kalender Gregorian.

Asha Shara

Asha Shara (lahir di Jakarta , Indonesia, 27 Oktober 1987; umur 31 tahun) adalah aktris dan model Indonesia. Wanita berdarah Arab-Aceh ini memulai debutnya di dunia akting lewat FTV garapan Jajang C. Noer, Mawar Merah dan Mawar Putih. Asya Sarah mendapatkan peran itu secara kebetulan saat mengantar teman mengikuti audisi, malah dia diminta bermain dalam sinetron tersebut. Beberapa sinetron yang kemudian dibintanginya antara lain, Cintaku di Rumah Susun, Teman Ajaib, Permana Permata, Cinta SMU, ABG, Gue Ok Situ Ok, dan Pengantin Untuk Anakku. Nama putri ketiga dari tiga bersaudara pasangan Ismail Tahir dan Ipa Alatas ini mulai dikenal setelah ikut bermain dalam Ekstravaganza ABG.

Asha Shara telah menikah dengan seorang pengusaha keturunan Arab, dan sudah di karunia dua orang anak.

Bunga Telon

Bunga Telon atau Kembang Telon adalah kumpulan bunga yang terdiri tiga macam bunga. Bisa menggunakan bunga mawar putih, mawar merah, dan kantil. Atau mawar, melati, kenanga. Atau mawar, melati, kantil.

Chitra Dewi

Chitra Dewi (lahir dengan nama Roro Patma Dewi Tjitrohadikusumo di Cirebon, Jawa Barat, 26 Januari 1934 – meninggal di Tangerang, Banten, 28 Oktober 2008 pada umur 74 tahun) adalah seorang pemeran wanita Indonesia di era tahun 1950-an hingga tahun 1990-an. Ia membintangi film Tiga Dara bersama Mieke Wijaya dan Indriati Iskak.

Festival Film Indonesia 1982

Festival Film Indonesia 1982 adalah Festival Film Indonesia ke-XIII yang diadakan di Jakarta pada tanggal 9 sampai 14 Agustus 1982.

Jacobitisme

Jacobitisme (/ˈdʒækəbaɪˌtɪzm/ JAK-ə-beye-TIZ-əm;bahasa Gaelik Skotlandia: Seumasachas [ˈʃeːməs̪əxəs̪], bahasa Irlandia: Seacaibíteachas, Séamusachas) adalah sebuah gerakan politik di Britania Raya dan Irlandia yang bertujuan untuk merestorasi Raja Stuart Katolik Roma James VII dari Skotlandia, II dari Inggris dan Irlandia, dan para pewarisnya untuk tahta Inggris, Skotlandia dan Irlandia. Gerakan tersebut mengambil nama dari Jacobus, bentuk Latin Renaisans dari Iacomus, bentuk Latin asli dari James. Para pengikutnya memberontak melawan pemerintah Inggris pada beberapa kali antara 1688 dan 1746.

Setelah James II dilengserkan pada 1688 dan digantikan oleh putrinya Mary II, yang memerintah bersama dengan suaminya dan sepupu pertamanya (keponakan James) William III, keluarga Stuart hidup dalam pengasingan, terkadang berupaya untuk merebut tahta. Kekuatan Jacobitisme berada di sebagian Dataran Tinggi Skotlandia dan dataran rendah timur laut Skotlandia, Irlandia dan sebagian Inggris Utara (sebagian dalam county-county Northumberland and Lancashire). Dukungan signifikan juga datang dari Wales dan Irlandia Barat Daya.

Jacobit meyakini bahwa interfensi parlementer dengan garis suksesi tahta Inggris dan Skotlandia bersifat ilegal. Umat Katolik juga berharap keluarga Stuarts akan mengakhiri recusancy. Di Skotlandia, Jacobit tumpang tindih dengan sistem klan.

Lambang Jacobit adalah Cockade Putih. Hari Mawar Putih yang dirayakan pada 10 Juni memperingati kelahiran Pretender Lama pada 1688.

Koesno Soedjarwadi

Kusno Sudjarwadi (lahir di Yogyakarta, 16 Juni 1932 – meninggal di Depok, Jawa Barat, 28 Oktober 2008 pada umur 76 tahun) adalah seorang aktor dan sutradara Indonesia.

Kutoarjo, Purworejo

Kutoarjo (bahasa Jawa: ꦏꦸꦛꦲꦂꦗ, translit. Kutha-Harja) merupakan sebuah kota kecamatan yang berada dalam wilayah administratif Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Kota Kutoarjo adalah titik keramaian di Kabupaten Purworejo, & pernah menjadi sebuah kabupaten tersendiri di Provinsi Jawa Tengah. Namun semenjak tahun 1934 wilayahnya digabungkan dengan Kabupaten Purworejo.

Maruli Sitompul

Maruli Sitompul (lahir di Cilacap, Jawa Tengah, 21 Desember 1937; umur 81 tahun) adalah pemeran Indonesia. Namanya sejajar dengan aktor dan aktris pada zaman itu, yaitu W.D Mochtar, Deddy Sutomo, Kusno Sudjarwadi, Rima Melati, dan Mieke Wijaya. Maruli Sitompul pernah menjadi pemeran utama dalam film "Penunggang Kuda dari Tjimande" pada tahun 1971 bersama aktris senior Chitra Dewi dengan sutradara Chitra Dewi.

Mawar

Mawar adalah suatu jenis tanaman semak dari genus Rosa sekaligus nama bunga yang dihasilkan tanaman ini. Mawar liar terdiri dari 100 spesies lebih, kebanyakan tumbuh di belahan bumi utara yang berudara sejuk. Spesies mawar umumnya merupakan tanaman semak yang berduri atau tanaman memanjat yang tingginya bisa mencapai 2 sampai 5 meter. Walaupun jarang ditemui, tinggi tanaman mawar yang merambat di tanaman lain bisa mencapai 20 meter.

Sebagian besar spesies mempunyai daun yang panjangnya antara 5–15 cm dengan dua-dua berlawanan (pinnate). Daun majemuk yang tiap tangkai daun terdiri dari paling sedikit 3 atau 5 hingga 9 atau 13 anak daun dan daun penumpu (stipula) berbentuk lonjong, pertulangan menyirip, tepi tepi beringgit, meruncing pada ujung daun dan berduri pada batang yang dekat ke tanah. Mawar sebetulnya bukan tanaman tropis, sebagian besar spesies merontokkan seluruh daunnya dan hanya beberapa spesies yang ada di Asia Tenggara yang selalu berdaun hijau sepanjang tahun.

Bunganya terdiri dari 5 helai daun mahkota dengan perkecualian Rosa sericea yang hanya memiliki 4 helai daun mahkota. Di antarawarna yang dimiliki oleh mawar adalah putih, merah muda, kuning dan biru pada beberapa spesies. Ovari berada di bagian bawah daun mahkota dan daun kelopak.

Bunga menghasilkan buah agregat (berkembang dari satu bunga dengan banyak putik) yang disebut rose hips. Masing-masing putik berkembang menjadi satu buah tunggal (achene), sedangkan kumpulan buah tunggal dibungkus daging buah pada bagian luar. Spesies dengan bunga yang terbuka lebar lebih mengundang kedatangan lebah atau serangga lain yang membantu penyerbukan sehingga cenderung menghasilkan lebih banyak buah. Mawar hasil pemuliaan menghasilkan bunga yang daun mahkotanya menutup rapat sehingga menyulitkan penyerbukan. Sebagian buah mawar berwarna merah dengan beberapa perkecualian seperti Rosa pimpinellifolia yang menghasilkan buah berwarna ungu gelap hingga hitam.

Pada beberapa spesies seperti Rosa canina dan Rosa rugosa menghasilkan buah rose hips yang sangat kaya dengan vitamin C bahkan termasuk di antara sumber vitamin C alami yang paling kaya. Buah rose hips disukai burung pemakan buah yang membantu penyebaran biji mawar bersama kotoran yang dikeluarkan. Beberapa jenis burung seperti burung Finch juga memakan biji-biji mawar.

Pada umumnya mawar memiliki duri berbentuk seperti pengait yang berfungsi sebagai pegangan sewaktu memanjat tumbuhan lain. Beberapa spesies yang tumbuh liar di tanah berpasir di daerah pantai seperti Rosa rugosa dan Rosa pimpinellifolia beradaptasi dengan duri lurus seperti jarum yang mungkin berfungsi untuk mengurangi kerusakan akibat dimakan binatang, menahan pasir yang diterbangkan angin dan melindungi akar dari erosi. Walaupun sudah dilindungi duri, rusa kelihatannya tidak takut dan sering merusak tanaman mawar. Beberapa spesies mawar mempunyai duri yang tidak berkembang dan tidak tajam.

Mawar dapat dijangkiti beberapa penyakit seperti karat daun yang merupakan penyakit paling serius. Penyebabnya adalah cendawan Phragmidium mucronatum yang menyebabkan kerontokan daun. Penyakit yang tidak begitu berbahaya seperti Tepung Mildew disebabkan cendawan Sphaerotheca pannosa, sedangkan penyakit Bercak Hitam yang ditandai timbulnya bercak-bercak hitam pada daun disebabkan oleh cendawan Diplocarpon rosae. Mawar juga merupakan makanan bagi larva beberapa spesies Lepidoptera.

Mawar tumbuh subur di daerah beriklim sedang walaupun beberapa kultivar yang merupakan hasil metode penyambungan (grafting) dapat tumbuh di daerah beriklim subtropis hingga daerah beriklim tropis.Selain sebagai bunga potong, mawar memiliki banyak manfaat, antara lain antidepresan, antiviral, antibakteri, antiperadangan, dan sumber vitamin C. Minyak mawar adalah salah satu minyak atsiri hasil penyulingan dan penguapan daun-daun mahkota sehingga dapat dibuat menjadi parfum. Mawar juga dapat dimanfaatkan untuk teh, jelly, dan selai.

Mawar Taman secara umum digolongkan menjadi 3 kelompok besar:

Wild roses (Mawar Liar): asalnya tumbuh liar, bentuk bunga sederhana, sudah dikenal manusia sejak zaman dulu. Beberapa spesies mawar terkemuka yang disebut di atas dan beberapa hibrida yang dihasilkannya merupakan contoh mawar liar.

Old Garden Roses: tanaman hasil persilangan sebelum diperkenalkannya Hybrid Tea pada tahun 1867. Bentuk bunga unik dan berbau harum. Berikut ini adalah jenis-jenis mawar Old Garden disusun menurut urutan umur dari yang paling tua:

Alba: "mawar putih" hasil persilangan Rosa arvensis dengan Rosa alba. Alba merupakan contoh Mawar Taman yang paling tua, dibawa ke Inggris oleh bangsa Romawi kuno. Berbunga setahun sekali. Contoh: 'Semi-plena', 'White Rose of York'.

Gallica: hasil persilangan dari Rosa gallica yang berasal dari Eropa bagian tengah dan selatan. Berbunga sekali di musim panas. Contoh: 'Cardinal de Richelieu', 'Charles de Mills', 'Rosa Mundi' (Rosa gallica versicolor).

Damask - dibawa ke Eropa dari Persia oleh Robert de Brie sekitar tahun 1254 dan tahun 1276. Mawar jenis Summer Damasks (persilangan antara mawar Gallica dengan Rosa phoenicea) berbunga sekali di musim panas. Mawar jenis Autumn Damasks (persilangan antara Gallica dengan Rosa moschata) berbunga di musim gugur. Contoh: 'Ispahan' dan 'Madame Hardy'.

Centifolia atau dikenal juga sebagai Provence: secara harafiah berarti "seribu daun mahkota" adalah hasil pemuliaan pada abad ke-17 di Belanda. Berbunga setahun sekali, misalnya: 'Centifolia' dan 'Paul Ricault'.

Moss: masih kerabat dekat Centifolia, batang dan daun-daun kelopak seperti ditumbuhi lumut berwarna hijau. Berbunga setahun sekali. Contoh: 'Comtesse de Murinais', 'Old Pink Moss'.

China: dapat berbunga berkali-kali sepanjang musim panas hingga akhir musim gugur. Ada 4 jenis ('Slater's Crimson China' 1792, 'Parsons' Pink China' 1793, 'Hume's Blush China' 1809, dan 'Parks' Yellow Tea Scented China' 1824) yang dibawa masuk ke Eropa pada akhir abad ke-18 dan abad ke-19. Jenis-jenis ini kemudian dimuliakan menjadi mawar Old Garden yang dapat berbunga berkali-kali, seperti 'Old Blush China' dan 'Mutabilis'.

Portland: dinamakan untuk mengenang Duke of Portland menerima mawar dari Italia pada tahun 1800). Mawar yang sering dikenal sebagai 'The Portland Rose' (nama lain: Rosa paestana atau 'Scarlet Four Seasons' Rose') merupakan moyang mawar Portland. Contoh: 'James Veitch', 'Rose de Rescht', 'The Portland Rose'.

Bourbon: Mawar yang berasal dari l'Île de Bourbon (sekarang disebut Réunion, koloni Prancis di Lautan Hindia) diperkenalkan di Prancis pada tahun 1823. Hasil persilangan 'Autumn Damask' dan 'Old Blush China'. Berbunga berkali-kali. Contoh: 'Louise Odier', 'Mme. Pierre Oger', 'Zéphirine Drouhin'.

Hybrid Perpetual: Mawar yang banyak dijumpai di Inggris pada zaman Victoria, merupakan keturunan dari Bourbon. Berbunga berkali-kali. Contoh: 'Ferdinand Pichard', 'Reine Des Violettes'.

Tea: Mawar hasil persilangan 'Hume's Blush China' atau 'Parks' Yellow Tea Scented China' dengan berbagai jenis Bourbon dan Noisette. Berbunga berkali-kali walaupun tidak selalu berbau harum seperti teh. Contoh: 'Lady Hillingdon'.

Bermuda "Mysterious" Roses (Mawar "Misterius" Bermuda): kelompok yang terdiri dari beberapa lusin Mawar asal Bermuda yang sudah dibudidayakan paling tidak selama satu abad di Bermuda sewaktu "ditemukan." Kemungkinan besar Mawar Bermuda merupakan percabangan atau kultivar Mawar Old Garden yang dibuang karena dianggap tidak bisa dipakai. Mawar Bermuda mempunyai nilai ekonomi yang tinggi karena bisa ditanam di daerah tropis dan semi tropis. Mawar jenis ini dapat berbunga dalam cuaca panas dan lembap. Tahan terhadap kerusakan disebabkan oleh Nematoda dan penyakit Bercak Hitam yang menjadi ancaman budidaya mawar di iklim panas dan lembap. Mawar Bermuda disebut "mawar misterius" karena nama asli jenis ini sudah tidak diketahui lagi dan hanya diberi nama berdasarkan nama pemilik taman.

Climbing Roses (Mawar Memanjat): kelompok yang suka merambat di pagar atau bangunan kanopi, misalnya: Ayrshire, Climbing China, Laevigata, Sempervirens, Noisette, Boursault, Climbing Tea, dan Climbing Bourbon.

Shrub Roses (Mawar Semak): kelompok dengan kebiasaan semi-memanjat, merambat pada pagar dan bangunan kanopi. Bunga kecil sampai sedang, mekar tahan lama.

Modern Garden Roses (Mawar Modern Garden): Keturunan dari mawar Old Garden dan bentuknya beraneka ragam. Kelompok ini dibagi-bagi berdasarkan ukuran tanaman dan ciri khas bunga, misalnya: "tanaman semak dengan bunga besar," tanaman semak dengan bunga besar berulang kali," "bunga berkelompok," "menjalar, bunga berulang kali," "semak pendek, berbunga sekali." Sebagian besar kultivar model mutakhir dapat digolongkan ke dalam 2 kelompok:

Hybrid Tea: Mawar yang ideal untuk bunga potong karena satu batang bisa menghasilkan 5 sampai 6 bunga. Bunga berukuran besar dan anggun, memiliki daun mahkota yang tersusun rapat dan pinggirannya sedikit terlipat ke luar (lihat foto), sering ditanam di kebun-kebun kecil dan disematkan pada jas sewaktu menghadiri upacara pernikahan.

Floribunda: bunga kecil-kecil yang merupakan kelompok dari 10 bunga atau lebih pada satu batang. Bunga yang rimbun mencolok dari kejauhan sehingga bagus untuk ditanam di taman-taman umum dan ruang-ruang terbuka lainnya.

Buck Roses: namanya diambil dari nama Profesor Griffith Buck (ahli hortikultura dari Iowa State University) yang memuliakan lebih dari 90 varietas mawar. Buck roses tahan terhadap penyakit dan keganasan musim dingin.

English Roses: kelompok yang merupakan hasil hibrida antara mawar Old Garden dan mawar modern. Bunga berbau harum dan berbunga berulang kali.

Miniature Roses: kelompok dengan bunga berukuran mini (diameter 2–5 cm) dan berbunga berulang kali.Mawar yang dikenal di Indonesia sebagian besar adalah mawar jenis Hybrid Tea dan Medium.

Mawar biru

Mawar biru pada awalnya hanyalah sebuah mawar putih yang dicelupkan kedalam cairan berwarna biru sehingga menghasilkan bunga warna biru. Sebagaimana diketahui, tidak ada pigmen warna biru alami di dalam bunga-bunga mawar ketika direproduksi dari bunga mawar biru yang sebenarnya dengan cara metode pembiakan tradisional.

Pada kenyataannya, fakta tentang mawar-mawar biru bukanlah sesuatu yang baru. Mawar biru Faux diciptakan secara tradisional dengan pewenteran (pewarnaan) pada mawar-mawar putih. Ada juga mawar-mawar imitasi yang diproduksi dengan jalan pencampuran keturunan secara tradisional. Tetapi para peneliti berkata bahwa warnanya lebih mirip pada warna magenta.

Mehmet Ali Agca

Mehmet Ali Ağca (Pengucapan bahasa Turki: [ˈaːdʒa]; lahir 9 Januari 1958) adalah seorang pembunuh berkebangsaan Turki asal Kurdi yang membunuh wartawan sayap kiri Abdi İpekçi pada tanggal 1 Februari 1979, serta kemudian Percobaan pembunuhan menembak dan melukai Paus Yohanes Paulus II pada tanggal 13 Mei 1981, setelah ia melarikan diri dari penjara di Turki. Setelah menjalani hukuman penjara selama 19 tahun di Italia, tempat ia dikunjungi oleh sang Paus dan memeluk Kekristenan, ia dideportasi ke Turki, tempat ia menjalani hukuman 10 tahun. Ia lalu dibebaskan pada tanggal 18 Januari 2010. Ağca menggambarkan dirinya sebagai seorang tentara bayaran yang tidak memiliki orientasi politik, meskipun ia diketahui sebagai seorang anggota Serigala Abu-Abu, suatu organisasi ultranasionalis Turki.

Pada tanggal 27 Desember 2014, 33 tahun setelah kejahatan yang dilakukannya, Mehmet Ali Ağca memperlihatkan diri kepada publik di Vatikan untuk meletakkan bunga-bunga mawar putih di makam Santo Yohanes Paulus II yang baru saja dikanonisasi dan mengatakan kalau ia ingin bertemu dengan Paus Fransiskus, tetapi permohonannya itu tidak terpenuhi.

PGC 6240

PGC 6240, juga dikenal sebagai AM 0139-655 atau Galaksi Mawar Putih, adalah galaksi yang sangat besar dan tua di selatan konstelasi Hydrus, sekitar 345 juta tahun cahaya dari Bumi.

Tampak seperti mawar putih di langit, galaksi ini memiliki struktur yang tersusun dari kilauan bintang yang berotasi di sekitar pusatnya dan bercahaya dengan sedikit struktur terletak di dekat pusatnya sementara yang lain berada di kejauhan. Struktur yang jauh dari pusat galaksi kelihatan seperti terputus dari mawar putih.Usia gugus globular di galaksi ini bervariasi. Mereka termasuk populasi kelompok globular yang relatif muda sekitar 400 juta tahun, kelompok lain yang lebih tua sekitar 1 miliar tahun, dan yang lainnya bahkan lebih tua dari itu. Usia yang lebih muda sejajar dengan umur struktur di sekitar galaksi yang tepat. Hal ini menunjukkan bahwa kelompok dan struktur yang lebih muda terbentuk dalam formasi pembentukan ledakan bintang setelah penggabungan galaksi dengan galaksi yang lain.

Perang Mawar

Perang Mawar (1455–1487) adalah perang saudara yang memperebutkan tahta Inggris antara Keluarga Lancaster dan Keluarga York, dua keluarga kerajaan Plantagelet. Meskipun pertempuran bersenjata telah terjadi antara pendukung Henry dan Richard sebelumnya, konflik utama bari terjadi pada tahun 1455 sampai 1487. Konflik antara dua dinasti ini disebabkan munculnya masalah sosial dan keuangan, akibat perang seratus tahun, dikarenakan lemahnya wibawa dan pemerintahan dari Henry VI yang menarik minat Richard, Duke of York's untuk mengklaim takhta Inggris. Nama Perang Mawar ini diambil dari simbol kedua keluarga yaitu mawar merah dan mawar putih.

Profesor Lionel Lakmus

Profesor Lakmus memiliki nama lengkap Profesor Lionel Lakmus (dalam Bahasa Prancis: Professeur Tryphon Tournesol, bahasa Inggris: Professor Cuthbert Calculus). Bila namanya diterjemahkan secara langsung adalah Profesor Tryphonius Bunga Matahari atau Profesor Tryphonius Kertas Lakmus, adalah salah satu tokoh fiksi dalam serial Petualangan Tintin. Ia adalah seorang yang membingungkan, dan memiliki kekurangan pada pendengarannya, tetapi banyak menciptakan peralatan yang cukup rumit dalam serial Petualangan Tintin, seperti kapal selam untuk satu orang yang memilik bentuk seperti seekor ikan hiu, roket yang dipergunakan untuk pergi ke bulan dan senjata ultrasuara.

Sang Pengemban Sengsara Kudus Kristus

Dalam Gereja Ortodoks Timur, Sang Pengemban Sengsara Kudus Kristus (Rusia: страстотéрпец, tr. strastoterpets; IPA: [strəstɐˈtʲɛrpʲɪts]) adalah salah satu gelar untuk orang kudus yang dipakai dalam memperingati layanan ilahi saat menghargai perayaan mereka pada Kalender Gereja. Gelar tersebut tak banyak dipakai di Gereja Latin.Istilah tersebut dapat didefinisikan sebagai orang yang menghadapi kematiannya dalam keadaan seperti Yesus. Tak seperti martir, Sang Pengemban Sengsara Kudus Kristus tak secara eksplisit dibunuh karena iman, meskipun mereka memegang iman dengan kemurahan hati dan cinta sebenarnya terhadap Allah. Sehingga, meskipun seluruh martir adalah pengemban sengsara, tak semua pengemban sengara adalah martir.

Sang Pengemban Sengsara Kudus Kristus terkenal meliputi kakak beradik Boris dan Gleb, Alexander Schmorell (anggota gerakan pemberontakan Mawar Putih), dan seluruh keluarga Wangsa Kekaisaran Rusia, yang dieksekusi oleh para Bolshevik pada 1918.

Sekuntum Mawar Putih

Sekuntum Mawar Putih adalah film Indonesia tahun 1981 dengan disutradarai oleh Mochtar Soemodimedjo dan dibintangi oleh Deddy Sutomo dan Ricca Rachim.

Film ini mendapatkan nominasi penata musik terbaik dalam Festival Film Indonesia 1982.

Sophie Scholl

Sophia Magdalena Scholl (lahir 9 Mei 1921 – meninggal 22 Februari 1943 pada umur 21 tahun) adalah seorang anggota gerakan perlawanan Mawar Putih (Weiße Rose) pada era Jerman Nazi. Ia mengambil jurusan biologi dan filsafat di Universitas München pada bulan Mei 1942.

Wangsa York

Wangsa York adalah cabang kadet dari Wangsa Plantagenet, salah satu wangsa penguasa Inggris. Tiga putra wangsa ini menjadi Raja Inggris pada akhir abad ke-15. Wangsa York adalah keturunan menurut garis nasab laki-laki dari Edmund, Adipati York Pertama, putra keempat Raja Edward III yang bertahan hidup sampai dewasa. Wangsa York juga masih terhitung keturunan menurut garis nasab kognatis dari Lionel, Adipati Clarence, putra kedua Raja Edward III yang bertahan hidup sampai dewasa. Kedua garis nasab inilah yang menjadi dasar klaim hak waris wangsa York atas takhta Kerajaan Inggris. Dibanding Wangsa Lancaster, Wangsa York lebih berhak atas takhta Kerajaan Inggris berdasarkan hak kesulungan kognatis (hak senioritas leluhur laki-laki atau perempuan), akan tetapi kurang berhak berdasarkan hak kesulungan agnatis (hak senioritas leluhur laki-laki saja). Zaman kekuasaan raja-raja dari Wangsa York berakhir dengan mangkatnya Raja Richard III pada 1485. Garis nasab laki-laki dari wangsa ini punah setelah Edward Plantagenet, Earl Warwick ke-17 wafat pada 1499.

Bahasa lain

This page is based on a Wikipedia article written by authors (here).
Text is available under the CC BY-SA 3.0 license; additional terms may apply.
Images, videos and audio are available under their respective licenses.