Mastodon

Mastadon atau mastodont (bahasa Yunani: μαστός, "puting" dan οδούς, "gigi") adalah spesies mamalia bergading besar dari genus Mammut yang ditemukan di Asia, Afrika, Eropa, Amerika Utara dan Amerika Tengah.[1] Mastodon Amerika adalah spesies yang terkini dan paling terkenal dari kelompok ini. Yang membingungkan, beberapa genera proboscid yang tergolong familia gomphothere memiliki nama yang agak mirip (contohnya Stegomastodon) namun mereka sebenarnya lebih berkerabat dekat dengan gajah dibanding para mastodon.

Knight Mastodon
Restorasi oleh Charles R. Knight

Genus ini diangkat sebagai nama yang tergolong familia Mammutidae, termasuk dalam ordo Proboscidea. Fisik mereka tidak jauh berbeda dengan famili Elephantidae, termasuk mamut; tetapi, mastodon memakan dedaunan dan dahan pohon sedangkan mamut adalah pemakan rumput.

Mastodon
Rentang fosil: 34–0 jtyl
Mammut skeleton Museum of the Earth
Kerangka mastodon yang disusun, Museum of the Earth .
Status konservasi
Klasifikasi ilmiah
Kingdom: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Proboscidea
Famili: Mammutidae
Hay, 1922
Genus: Mammut
Blumenbach, 1799
Species
  • Mammut americanum
  • Mammut cosoensis
  • Mammut furlongi
  • Mammut matthewi
  • Mammut pentilicus
  • Mammut raki
  • Mammut spenceri

Sejarah dan distribusi

Mastodon muncul pertama kali pada 40 juta tahun silam; fosil tertuanya (Mastodon sp.) ditemukan di Republik Demokrasi Kongo. Fosil-fosilnya juga ditemukan di Bolivia, Inggris, Jerman, Belanda, Amerika Utara, Romania[2] dan Yunani Utara.

Deskripsi

Sementara mastodon memiliki ukuran dan penampilan yang mirip dengan gajah dan mamut, mereka tidak benar-benar berkerabat dekat. Gigi mereka berbeda jauh dibandingkan dengan gigi para keluarga gajah; mereka memiliki ujung lancip berbentuk kerucut pada mahkota gigi gerahamnya,[3] yang lebih cocok untuk mengunyah dedaunan ketimbang gigi bermahkota tinggi milik mamut yang berguna untuk memakan rumput; nama mastodon (atau mastodont) berarti "gigi puting" dan nama ini juga digunakan pada genus mereka.[4] Tengkorak mereka lebih besar dan datar dibanding kebanyakan mamut, dan kerangkanya lebih kekar.[5]

Lihat Juga

Keterangan

  1. ^ PaleoBiology Database: Mammut, basic info
  2. ^ 2.5 million-year-old mastodon unearthed in Romania
  3. ^ Mastodons
  4. ^ Agusti, Jordi and Mauricio Anton (2002). Mammoths, Sabretooths, and Hominids. New York: Columbia University Press. hlm. 106. ISBN 0-231-11640-3.
  5. ^ Kurtén and Anderson, p. 345

Pranala luar

25 Februari

25 Februari adalah hari ke-56 dalam kalender Gregorian.

Deinotheriidae

Deinotheriidae ("binatang yang mengerikan") adalah famili gajah prasejarah yang hidup pada masa Senozoikum. Gajah ini pertama kali muncul di Afrika dan kemudian menyebar ke Timur Tengah, Asia Selatan, Asia Tenggara dan Eropa. Pada masa itu, mereka tidak berubah banyak, tetapi tubuh mereka membesar. Pada masa Miosen akhir, mereka telah menjadi hewan darat terbesar pada masa itu. Ciri khas mereka adalah taringnya yang melengkung ke bawah di rahang bawah.

Spesies di dalam famili Deinotheriidae tidaklah beraneka ragam. Hanya terdapat tiga genus yang telah ditemukan, yaitu Chilgatherium, Prodeinotherium dan Deinotherium.

Tidak seperti mammoth dan mastodon, famili Deinotheriidae mengalami kepunahan pada masa Pleistosen awal dan tidak bertahan hingga zaman es.

Elephantidae

Elephantidae adalah keluarga dari gajah dan mamut, yang merupakan mamalia darat yang besar dengan belalai dan gading. Kebanyakan genus dan spesies dari keluarga ini sudah punah. Hanya dua genus yang masih hidup yaitu Loxodonta (Gajah Afrika) Dan Elephas (Gajah Asia).

Keluarga ini dideskripsikan pertama kali oleh John Edward Gray tahun 1821 yang kemudian dimasukkan dalam urutan taksonomi dalam ordo Proboscidea. Elephantidae juga telah beberapa kali direvisi oleh beberapa autor untuk memasukkan atau mengeluarkan genus yang sudah punah.

Gajah

Gajah adalah mamalia besar dari famili Elephantidae dan ordo Proboscidea. Secara tradisional, terdapat dua spesies yang diakui, yaitu gajah afrika (Loxodonta africana) dan gajah asia (Elephas maximus), walaupun beberapa bukti menunjukkan bahwa gajah semak afrika dan gajah hutan afrika merupakan spesies yang berbeda (L. africana dan L. cyclotis). Gajah tersebar di seluruh Afrika sub-Sahara, Asia Selatan, dan Asia Tenggara. Elephantidae adalah satu-satunya famili dari ordo Proboscidea yang masih ada; famili lain yang kini sudah punah termasuk mamut dan mastodon. Gajah afrika jantan merupakan hewan darat terbesar dengan tinggi hingga 4 m dan massa yang juga dapat mencapai 7.000 kg. Gajah memiliki ciri-ciri khusus, dan yang paling mencolok adalah belalai atau proboscis yang digunakan untuk banyak hal, terutama untuk bernapas, menghisap air, dan mengambil benda. Gigi serinya tumbuh menjadi taring yang dapat digunakan sebagai senjata dan alat untuk memindahkan benda atau menggali. Daun telinganya yang besar membantu mengatur suhu tubuh mereka. Gajah afrika memiliki telinga yang lebih besar dan punggung yang cekung, sementara telinga gajah asia lebih kecil dan punggungnya cembung.

Gajah merupakan hewan herbivora yang dapat ditemui di berbagai habitat, seperti sabana, hutan, gurun, dan rawa-rawa. Mereka cenderung berada di dekat air. Gajah dianggap sebagai spesies kunci karena dampaknya terhadap lingkungan. Hewan-hewan lain cenderung menjaga jarak dari gajah, dan predator-predator seperti singa, harimau. hyena, dan anjing liar biasanya hanya menyerang gajah muda. Gajah betina cenderung hidup dalam kelompok keluarga, yang terdiri dari satu betina dengan anak-anaknya atau beberapa betina yang berkerabat beserta anak-anak mereka. Kelompok ini dipimpin oleh individu gajah yang disebut matriark, yang biasanya merupakan betina tertua. Gajah memiliki struktur kelompok fisi-fusi, yaitu ketika kelompok-kelompok keluarga bertemu untuk bersosialisasi. Gajah jantan meninggalkan kelompok keluarganya ketika telah mencapai masa pubertas, dan akan tinggal sendiri atau bersama jantan lainnya. Jantan dewasa biasanya berinteraksi dengan kelompok keluarga ketika sedang mencari pasangan dan memasuki tahap peningkatan testosteron dan agresi yang disebut musth, yang membantu mereka mencapai dominasi dan keberhasilan reproduktif. Anak gajah merupakan pusat perhatian kelompok keluarga dan bergantung pada induknya selama kurang lebih tiga tahun. Gajah dapat hidup selama 70 tahun di alam bebas. Mereka berkomunikasi melalui sentuhan, penglihatan, penciuman, dan suara; gajah juga menggunakan infrasonik dan komunikasi seismik untuk jarak jauh. Kecerdasan gajah telah dibandingkan dengan kecerdasan primata dan cetacea. Mereka tampaknya memiliki kesadaran diri dan menunjukkan empati kepada gajah lain yang hampir atau sudah mati.

Gajah afrika digolongkan sebagai spesies yang rentan oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN), sementara gajah asia diklasifikasikan sebagai spesies terancam. Salah satu ancaman terbesar bagi gajah adalah perdagangan gading yang memicu perburuan liar. Ancaman lain adalah kehancuran habitat dan konflik dengan penduduk setempat. Di sisi lain, gajah digunakan sebagai hewan pekerja di Asia. Dulu mereka pernah digunakan untuk perang; kini, gajah seringkali dipertontonkan di kebun binatang dan sirkus. Gajah dapat dengan mudah dikenali dan telah digambarkan dalam seni, cerita rakyat, agama, sastra, dan budaya populer.

Kedungbanteng, Tegal

Kedungbanteng adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Indonesia. Kecamatan Kedungbanteng berjarak 8 Km berkendara dari pusat kabupaten yaitu Kota Slawi melalui Pangkah. Pusat pemerintahannya berada di Desa Desa Kedungbanteng.

Mamalia prasejarah

Mamalia prasejarah merupakan kelompok mamalia yang hidup sebelum keberadaan manusia. Sekitar 164 juta tahun lalu, pada masa Jura, Castorocauda lutrasimilis, hewan menyerupai mamalia (mammaliaform) yang memiliki berat berkisar 500 gram (1.1 lb), memiliki kulit mamalia sepenuhnya. Dengan rambut, kaki berselaput, dan ekor bersisik seperti berang-berang modern, juga gigi yang khusus untuk menangkap ikan.

Kemudian, 130 juta tahun lalu pada periode Cretaceous, terdapat mamalia besar, termasuk Repenomamus giganticus dan Repenomamus robustus. Fosil sepanjang hampir hampir satu meter telah ditemukan, dengan sisa-sisa dinosaurus ditemukan dalam kandungan isi perutnya.

Garis variasi mamalia berlanjut sepanjang periode Tersier hingga mencapai ukuran besar. Sebagian mammalia bertubuh besar punah di Zaman Es terakhir, tetapi masih memiliki keturunan yang lebih kecil.

Mammutidae

Mammutidae adalah famili proboscidea yang sudah punah yang muncul pada zaman Miosen dan bertahan hingga permulaan zaman Holosen. Famili ini pertama kali dideskripsikan pada tahun 1922 untuk mengklasifikasikan spesimen fosil dari genus tipe Mammut (mastodon). Genus Zygolophodon juga masuk ke dalam famili ini. Pada masa hidupnya, hewan-hewan dalam famili Mammutidae tersebar luas di Amerika Utara, Afrika, dan Eurasia.

Mamut

Mamut adalah genus gajah purba yang telah punah. Ukuran tubuhnya lebih besar daripada gajah normal yang ada di dunia saat ini. Gadingnya melingkar membentuk kurva ke arah dalam dan, dalam spesies utara, dengan rambut panjang. Mereka hidup dalam masa Pleistosen sejak 1,6 juta tahun lalu sampai sekitar 10.000 tahun lalu. Kata mamut berasal dari bahasa Rusia (мамонт).

Ada kesalahpahaman bahwa mamut lebih besar dari gajah. Spesies terbesar mamut yang diketahui, Mammoth Sungai Songhua, memiliki tinggi sekurangnya 5 meter pada pundaknya. Mamut umumnya memiliki berat 6-8 ton, tetapi mamut jantan yang besar beratnya dapat mencapai 12 ton. Gading mamut sepanjang 3,3 meter ditemukan di utara Lincoln, Illinois tahun 2005. Sebagian besar spesies mamut memiliki ukuran sebesar Gajah Asia modern.

Notasi Whyte

Notasi Whyte adalah sistem klasifikasi lokomotif uap menurut susunan roda yang diciptakan oleh Frederick Methvan Whyte, dan mulai digunakan pada awal abad kedua puluh menyusul terbitnya editorial edisi Desember 1900 pada jurnal perkeretaapian American Engineer and Railroad Journal. Notasi Whyte menghitung jumlah roda depan, kemudian jumlah roda penggerak, hingga jumlah roda belakang, dengan angka-angka yang dipisahkan oleh tanda hubung. Susunan roda lainnya, seperti klasifikasi UIC dan klasifikasi Prancis, Turki, dan Swiss untuk lokomotif uap, mengutamakan perhitungan gandar daripada roda.

Dalam notasi Whyte, lokomotif dengan dua gandar depan (empat roda), kemudian tiga gandar penggerak (enam roda), dan kemudian gandar belakang (dua roda) diklasifikasikan sebagai 4-6-2.

On the Backs of Angels

On the Backs of Angels adalah sebuah lagu oleh band progressive metal/rock dari Amerika Serikat Dream Theater, ditampilkan pada album studio ke-11 mereka A Dramatic Turn of Events. Lagu ini ditulis oleh gitaris dan produser band John Petrucci, keyboardist Jordan Rudess, dan bassist John Myung.

"On the Backs of Angels" dirilis sebagai 'singel utama' dari A Dramatic Turn of Events melalui saluran YouTube pada tanggal 29 Juni 2011. Sebuah video musik untuk lagu ini dirilis pada tanggal 14 September 2011. Lagu ini dinominasikan untuk Best Hard Rock/Metal Performance di Grammy Awards tahun 2012.Dalam menyusun "On the Backs of Angels", Dream Theater mencoba untuk menggambarkan suara khas mereka. Sejak awal, band membayangkan lagu ini sebagai pembuka album, menurut Petrucci, akan membuat fans mereka "merasa di rumah". Dengan durasi 08:43 dan dengan berbagai perubahan tempo khas mereka, lagu ini sebagian besar bermain di tempo 4/4 dan 3/4. Pada menit 05:51, lagu terurai menjadi suatu bagian piano yang di improvisasi oleh Rudess.

Palaeomastodon

Palaeomastodon adalah genus Proboscidea yang telah punah. Fosil Palaeomastodon telah ditemukan di Afrika, Hidup sekitar 36-35 juta tahun lalu. Mereka dipercaya sebagai nenek moyang dari gajah ataupun mastodon. Genus ini berkerabat dengan Moeritherium..

Palaeomastodon memiliki gading, baik atas maupun bawah. Mereka memiliki belalai. Tingginya mencapai 1 sampai 2 meter dan beratnya mencapai 2 ton. Gading bawahnya berbentuk pipih ketimbang berujung kerucut, dan kemungkinan digunakan untuk menyekop tumbuhan dari perairan berawa.

Penghargaan Grammy ke-60

Penghargaan Grammy ke-60 telah diselenggarakan pada tanggal 28 Januari 2018 dan disiarkan Langsung oleh CBS sebagai network broadcast dari Madison Square Garden di New York, Amerika Serikat. Ini merupakan perhelatan pertama kali diadakan diluar Los Angeles, sejak perhelatan Penghargaan Grammy ke-43 tahun 2003 (dimana sebelumnya acara ini selalu diadakan di Staples Center sejak tahun 2004). James Corden kembali menjadi Pemandu Acara atau Host dalam acara ini.Bruno Mars masuk dalam 6 kategori penghargaan dan dia memenangkan semua kategori tersebut.

Proboscidea

Proboscidea (dari bahasa Latin proboscis) merupakan ordo taksonomi yang terdiri dari satu famili yang masih hidup Elephantidae dan beberapa famili yang sudah punah. Ordo ini pertama kali di deskripsikan oleh J. Illiger tahun 1811, meliputi mamalia bergading.Proboscidean pertama yang diketahun adalah Eritherium, selanjutnya Phosphatherium, binatang yang kecil seukuran rubah.

Proboscideans terdiversifikasi selama Oligosen dan awal Eosen. Beberapa keluarga primitif dari zaman tersebut telah dijelaskan, termasuk Numidotheriidae, Moeritheriidae, dan Barytheriidae di Afrika, dan Anthracobunidae dari anak benua India.

Reprise Records

Reprise Records adalah perusahaan rekaman yang didirikan tahun 1960 oleh Frank Sinatra. Saat ini Reprise Records dimiliki oleh Warner Music Group.

Sejarah gajah di Eropa

Sejarah gajah di Eropa bermula sejak zaman es, ketika mammoth (berbagai jenis gajah prasejarah) menghuni belahan Bumi utara, dari Eropa sampai Amerika Utara (mastodon hanya muncul di Amerika Utara). Ada juga gajah kerdil di Siprus (Palaeoloxodon cypriotes), Sisilia-Malta (Palaeoloxodon falconeri) dan daratan Eropa (Palaeoloxodon antiquus). Namun gajah-gajah ini punah beberapa ribu tahun yang lalu, dan pada masa selanjutnya keberadaan gajah di Eropa hanya bisa terjadi karena hewan tersebut diimpor dari luar Eropa.

Skala waktu geologi

Skala waktu geologi digunakan oleh para ahli geologi dan ilmuwan untuk menjelaskan waktu dan hubungan antar peristiwa yang terjadi sepanjang sejarah Bumi.Tabel periode geologi yang ditampilkan di halaman ini disesuaikan dengan waktu dan tatanama yang diusulkan oleh International Commission on Stratigraphy dan menggunakan standar kode warna dari United States Geological Survey.

Bukti-bukti dari penanggalan radiometri menunjukkan bahwa bumi berumur sekitar 4,54 miliar tahun. Waktu geologi bumi disusun menjadi beberapa unit menurut peristiwa yang terjadi pada tiap periode.

Masing-masing zaman pada skala waktu biasanya ditandai dengan peristiwa besar geologi atau paleontologi, seperti kepunahan massal. Sebagai contoh, batas antara zaman Kapur dan Paleogen didefinisikan dengan peristiwa kepunahan dinosaurus dan berbagai spesies laut. Periode yang lebih tua, yang tak memiliki peninggalan fosil yang dapat diandalkan perkiraan usianya, didefinisikan dengan umur absolut.

Smilodon

Smilodon adalah sejenis kucing bergigi pedang (machairodont) yang hidup di Amerika Utara dan Selatan sepanjang Kala Pleistosen. Ia merupakan jenis kucing bergigi pedang yang paling dikenal. Koleksi fosil terbanyak dan terbesar ditemukan di wilayah Kubangan Aspal La Brea di Los Angeles. Tempat ini memang terkenal dengan kekayaan fosil megafauna dari Kala Pleistosen, selain Smilodon ada beberapa jenis mamalia besar lain seperti mamut Kolumbia (Mammuthus columbi), kukang tanah (Paramylodon), dan serigala raksasa (Canis dirus).

W.S. Rendra

Dr. Willibrordus Surendra Broto Rendra, S.S., M.A. (lahir di Solo, Hindia Belanda, 7 November 1935 – meninggal di Depok, Jawa Barat, 6 Agustus 2009 pada umur 73 tahun) atau dikenal sebagai W.S. Rendra adalah sastrawan berkebangsaan Indonesia. Sejak muda, dia menulis puisi, skenario drama, cerpen, dan esai sastra di berbagai media massa. Pernah mengenyam pendidikan di Universitas Gajah Mada, dan dari perguruan tinggi itu pulalah dia menerima gelar Doktor Honoris Causa. Penyair yang kerap dijuluki sebagai "Burung Merak", ini, tahun 1967 mendirikan Bengkel Teater di Yogyakarta. Melalui Bengkel Teater itu, Rendra melahirkan banyak seniman antara lain Sitok Srengenge, Radhar Panca Dahana, Adi Kurdi, dan lain-lain. Ketika kelompok teaternya kocar-kacir karena tekanan politik, ia memindahkan Bengkel Teater di Depok, Oktober 1985.

Zygolophodon

Zygolophodon adalah nama genus mastodon dari Afrika, Asia, Amerika Utara, dan Eropa yang hidup pada masa Miosen dan Pliosen. Mereka mungkin berevolusi dari Tetralophodon.

Bahasa lain

This page is based on a Wikipedia article written by authors (here).
Text is available under the CC BY-SA 3.0 license; additional terms may apply.
Images, videos and audio are available under their respective licenses.