Mamut

Mamut adalah genus gajah purba yang telah punah. Ukuran tubuhnya lebih besar daripada gajah normal yang ada di dunia saat ini. Gadingnya melingkar membentuk kurva ke arah dalam dan, dalam spesies utara, dengan rambut panjang. Mereka hidup dalam masa Pleistosen sejak 1,6 juta tahun lalu sampai sekitar 10.000 tahun lalu. Kata mamut berasal dari bahasa Rusia (мамонт).

Ada kesalahpahaman bahwa mamut lebih besar dari gajah. Spesies terbesar mamut yang diketahui, Mammoth Sungai Songhua, memiliki tinggi sekurangnya 5 meter pada pundaknya. Mamut umumnya memiliki berat 6-8 ton, tetapi mamut jantan yang besar beratnya dapat mencapai 12 ton. Gading mamut sepanjang 3,3 meter ditemukan di utara Lincoln, Illinois tahun 2005. Sebagian besar spesies mamut memiliki ukuran sebesar Gajah Asia modern.

Mamut
Mammuthus
Mammuthus primigenius St Petersbu 2
Data
Taksonomi
SuperkelasTetrapoda ·
KelasMammalia ·
UpakelasTheria ·
InfrakelasPlacentalia ·
OrdoProboscidea ·
FamiliaElephantidae ·
GenusMammuthus
Joshua Brookes, 1828
Tata nama
Sinonim takson
  • Archidiskodon Pohling, 1888
  • Parelephas Osborn, 1924
  • Mammonteus
Spesies
  • Mammuthus africanavus Mamut afrika
  • Mammuthus armeniacus Mamut Armenia
  • Mammuthus columbi Mamut kolombia
  • Mammuthus exilis Mamut pygmy
  • Mammuthus hayi
  • Mammuthus imperator Mamut imperial
  • Mammuthus jeffersonii Mamut jefferson
  • Mammuthus trogontherii Mamut padang
  • Mammuthus meridionalis Mamut selatan
  • Mammuthus subplanifrons Mamut afrika selatan
  • Mammuthus primigenius Mamut wol
  • Mammuthus lamarmorae Mamut kerdil sardinia
  • Mammuthus sungari Mamut sungai songhua
  • Lihat pula

    Pranala luar

    Bacaan lebih lanjut

    • Lister, Adrian; Bahn, Paul. Mammoths. London: MacMillan, 1994 (ISBN 0-02-572985-3).
    • Martin, Paul S. Twilight of the mammoths: Ice Age extinctions and the rewilding of America. Berkeley: University of California Press, 2005 (ISBN 0-520-23141-4).
    • Stone, Richard. Mammoths: The resurrection of an Ice Age giant. London: Fourth Estate, 2001 (ISBN 1-84115-518-7)
    Mammuthus Tooth Side View Pleistocene Ohio
    Mammuthus
    Mammuthus Tooth Surface Pleistocene Ohio
    Mammuthus
    10,000 BC

    10,000 BC merupakan sebuah film Amerika Serikat yang dirilis pada tahun 2008. Film yang disutradarai oleh Roland Emmerich ini antara lain oleh Steven Strait, Camilla Belle, dan Cliff Curtis. Tayangan perdananya pada 6 Maret 2008 di beberapa bioskop-bioskop di dunia.

    Budaya Creswell

    Budaya Cresswell adalah budaya zaman batu dari masa "Paleolitikum Atas" di Britania Raya dinamakan dari jenis lokasi bebatuan Creswell di Derbyshire oleh Dorothy Garrod tahun 1926. Diperkirakan sekitar tahun 12.500 dan 12.000 SM (belum dipastikan) dan digantikan budaya Maglemosian Mesolitikum.

    Pararel dengan budaya Federmesser dan Hamburgian di Eropa barat laut kini dan budaya Magdalenian di Eropa selatan. Dari penelitian alat-alat yang ditemukan mempunyai berbagai bentuk seperti pisau berbentuk trapesium disebut bilah Cheddar dan variasinya yang disebut bilah Creswell serta beberapa bilah pisau yang lebih kecil. Peralatan lainnya termasuk pengupas yang berbentuk pisau panjang. Teknik pembuatan pisau batu ini dengan cara memukul batu bentuk aslinya dalam satu arah, yang meninggalkan bekas alur-alur di bagian yang dipukul. Alat pemukulnya menggunakan batu yang lebih lunak atau tanduk keras.

    Temuan lainnya dalam kaitan Creswellian termasuk ambar Baltik, gading mamut dan gigi serta tulang hewan lainny. Benda-benda ini dipakai sebagai harpun, penusuk, manik-manik dan jarum. Sebuah batang gading yang diruncingkan, yang mungkin jadi ujung tombak ditemukan di Gua Gough di Somerset dan Gua Kent di Devon.

    Dua puluh delapan situs ditemukan bilah Cheddar di seluruh Inggris dan Wales namun belum ditemukan di Skotlandia atau Irlandia, daerah yang diduga belum ditinggali manusia sampai era berikutnya. Kebanyakan situs adalah gua namun mulai banyak ditemukan di daerah terbuka dan sumber bahan yang disukai untuk membuat peralatan bisa sampai 100 mil jauhnya dari tempat penemuan. Beberapa bilah di Guah Cave berasal dari Pewsey Vale di Wiltshire yang mana ditemukan kerang laut dan ambar dari pantai Laut Utara juga menandakan mobilitas tinggi dari populasi waktu itu. Setara dengan bukti-bukti dari budaya Magdalanian di banyak tempat di Eropa dan kemungkinan pertukaran barang dan pengiriman kelompok ekspedisi mencari bahan-bahan mentah sudah dilakukan waktu itu. Analisis dari benda-benda sisa atau serpihan di situs-situs yang pernah ditempati menandakan bahwa benda dan pisau yang dibawa kelompok Creswellian sebagai peralatan dibuat lebih kecil untuk megurangi beban perjalanan.

    Membandingkan benda-benda dari Gua Kent dan Tebing Creswell mengarahkan para arkeolog untuk percaya bahwa mereka dari kelompok yang sama.

    Spesies yang dimakan oleh pemburu Creswellian terpusat pada kuda liar (Equus ferus) atau rusa merah (Cervus elaphus), kemungkinan berdasarkan musim, meski kelinci kutub (Lepus articus), rusa kutub (Rangifer tarandus), mamut (Mammuthus), antelop saiga (Saiga tatarica), sapi liar, beruang coklat, lynx (sejenis kucing liar), rubah kutub (Vulpes lagopus) dan serigala juga diburu.

    Daftar spesies gajah

    Berikut adalah daftar spesies gajah yang meliputi semua spesies dari famili Elephantidae baik yang masih hidup atau yang sudah punah.

    Subfamilia Elephantinae

    Tribus Elephantini (gajah)

    Genus †Primelephas

    Spesies †Primelephas gomphotheroides

    Spesies †Primelephas korotorensis

    Subtribus Loxodontina

    Genus Loxodonta

    Spesies Loxodonta africana

    Spesies Loxodonta africana africana (gajah semak afrika)

    Subspesies †Loxodonta africana pharaonensis (gajah afrika utara)

    Spesies Loxodonta cyclotis (gajah hutan afrika)

    Subtribus Elephantina atau Supergenus Elephadon

    Genus Elephas (Eurasian elephants)

    Spesies Elephas maximus (gajah asia)

    Subspesies Elephas maximus indicus (gajah india)

    Subspesies Elephas maximus maximus (gajah srilanka)

    Subspesies Elephas maximus sumatranus (gajah sumatra)

    Subspesies Elephas maximus borneensis (gajah kalimantan)

    Subspesies ? gajah vietnam dan laos (masih diteliti apakah populasi di Vietnam dan Laos merupakan subspesies kelima)

    Subspesies ? †Elephas maximus rubridens (gajah tiongkok)

    Subspesies †Elephas maximus asurus (gajah suriah)

    Spesies †Elephas beyeri

    Spesies †Elephas celebensis

    Spesies †Elephas hysudricus

    Spesies †Elephas iolensis

    Spesies †Elephas planifrons

    Spesies †Elephas platycephalus

    Spesies †Elephas recki

    Subgenus †Palaeoloxodon

    Spesies †Elephas (Palaeoloxodon) antiquus

    Spesies †Elephas (Palaeoloxodon) creticus

    Spesies †Elephas (Palaeoloxodon) creutzburgi

    Spesies †Elephas (Palaeoloxodon) chaniensis

    Spesies †Elephas (Palaeoloxodon) cypriotes

    Spesies †Elephas (Palaeoloxodon) ekorensis

    Spesies †Elephas (Palaeoloxodon) falconeri

    Spesies †Elephas (Palaeoloxodon) mnaidriensis

    Spesies †Elephas (Palaeoloxodon) melitensis

    Spesies †Elephas (Palaeoloxodon) namadicus

    Spesies †Elephas (Palaeoloxodon) naumanni

    Genus †Mammuthus (mamut)

    Spesies †Mammuthus africanavus (mamut afrika) †

    Spesies †Mammuthus columbi (mamut kolumbia) (jr synonym = Mammuthus jeffersonii)

    Spesies †Mammuthus exilis (mamut pigmi)

    Spesies †Mammuthus imperator (mamut amerika)

    Spesies †Mammuthus lamarmorae (gajah kerdil sardinia)

    Spesies †Mammuthus meridionalis (mamut selatan)

    Spesies †Mammuthus primigenius (mamut berbulu)

    Spesies †Mammuthus subplanifrons

    Spesies †Mammuthus armeniacus (jr sinonim= Mammuthus trogontherii, Mammuthus sungari))

    Tribus Belodontini †

    Subtribus Belodontina †

    Genus Tetrabelodon †

    Genus Stegotetrabelodon †

    Genus Stegodibelodon †

    Subfamilia Stegodontinae †

    Genus Stegodon †

    Spesies Stegodon aurorae †

    Spesies Stegodon elephantoides †

    Spesies Stegodon florensis †

    Spesies Stegodon ganesha †

    Spesies Stegodon insignis †

    Spesies Stegodon orientalis †

    Spesies Stegodon shinshuensis †

    Spesies Stegodon sompoensis †

    Spesies Stegodon sondaarii †

    Spesies Stegodon trigonocephalus †

    Spesies Stegodon zdanski †

    Subfamilia Lophodontinae atau Rhynchotheriinae†

    Genus Anancus †

    Spesies Anancus alexeevae †

    Spesies Anancus arvernensis †

    Spesies Anancus kenyensis †

    Genus Morrillia †

    Tribus Lophodontini (Lophodonty) †

    Subtribus Lophodontina †

    Genus Tetralophodon †

    Genus Paratetralophodon †

    Genus Zygolophodon †

    Tribus Cuvieroniini †

    Genus Stegomastodon †

    Spesies Stegomastodon arizonae †

    Spesies Stegomastodon mirificus †

    Spesies Stegomastodon platensis †

    Spesies Stegomastodon primitivus †

    Spesies Stegomastodon waringi †

    Genus Cuvieronius †

    Spesies Cuvieronius hyodon †

    Spesies Cuvieronius priestleyi †

    Spesies Cuvieronius tropicus †

    Dataran Great Plains

    Great Plains (Great American Desert) adalah dataran di Amerika Utara yang terbentang dari Pegunungan Rocky, Kanada sampai Meksiko. Berbatasan dengan Rio Grande di bagian selatan, delta Sungai Mackenzie di bagian utara, Kanada di bagian timur dan Pegunungan Rocky di bagian barat. Dataran ini merupakan daerah berbatu, berpasir dan sangat kekurangan air karena memiliki kadar penguapan yang tinggi. Great Plains mempunyai panjang sekitar 3.000 mil (4.800 kilometer), lebar 300-700 mil dan luas sekitar 1.125.000 kilometer persegi (2.900.000 kilometer persegi), kira-kira setara dengan sepertiga dari luas Amerika Serikat. Great Plains masuk dalam 10 negara bagian Amerika Serikat (Montana, Dakota Utara, Dakota Selatan, Wyoming, Nebraska, Kansas, Colorado, Oklahoma, Texas dan New Mexico) dan tiga provinsi di Kanada (Manitoba, Saskatchewan dan Alberta).Great Plains merupakan tempat terjadinya badai abu, pembantaian, pemberontakan dan kerusuhan ras Tulsa. Dataran ini telah dihuni selama lebih dari dua belas ribu tahun sejak Paleo-Indian memburu mamut (gajah prasejarah) dan bison. Imigran yang datang ke daerah ini berasal dari Amerika Utara, Eropa, Amerika Latin dan Asia.

    Dwarfisme pulau

    Dwarfisme pulau, sebuah bentuk kekerdilan akibat evolusi, adalah proses dan kondisi berkurangnya ukuran dari hewan-hewan besar setelah beberapa generasi ketika jangkauan populasinya terbatas pada sebuah lingkungan yang kecil, utamanya pulau. Proses alamiah ini berbeda dengan penciptaan keturunan kerdil yang disengaja, disebut pengerdilan. Proses ini terjadi beberapa kali dalam sejarah evolusi, contohnya adalah dari dinosaurus, seperti Europasaurus, dan hewan modern seperti gajah dan beberapa hewan kerabatnya. Proses ini, dan tinggalan bentuk genetika pulau lainnya, tidak hanya terjadi di pulau, tetapi dapat pula terjadi ketika sebuah ekosistem terisolasi dari sumber daya dan perkembangbiakan dari luar ekosistem. Proses ini juga dapat terjadi di gua, oasis padang pasir, lembah terisolasi, dan gunung terisolasi. Dwarfisme pulau adalah salah satu aspek dari "aturan pulau" yang lebih umum yang menyatakan bahwa ketika hewan dari daratan utama menghuni pulau-pulau, spesies yang kecil cenderung berevolusi menjadi hewan yang lebih besar dan spesies besar cenderung berevolusi menjadi hewan yang lebih kecil.

    Elephantidae

    Elephantidae adalah keluarga dari gajah dan mamut, yang merupakan mamalia darat yang besar dengan belalai dan gading. Kebanyakan genus dan spesies dari keluarga ini sudah punah. Hanya dua genus yang masih hidup yaitu Loxodonta (Gajah Afrika) Dan Elephas (Gajah Asia).

    Keluarga ini dideskripsikan pertama kali oleh John Edward Gray tahun 1821 yang kemudian dimasukkan dalam urutan taksonomi dalam ordo Proboscidea. Elephantidae juga telah beberapa kali direvisi oleh beberapa autor untuk memasukkan atau mengeluarkan genus yang sudah punah.

    Gajah

    Gajah adalah mamalia besar dari famili Elephantidae dan ordo Proboscidea. Secara tradisional, terdapat dua spesies yang diakui, yaitu gajah afrika (Loxodonta africana) dan gajah asia (Elephas maximus), walaupun beberapa bukti menunjukkan bahwa gajah semak afrika dan gajah hutan afrika merupakan spesies yang berbeda (L. africana dan L. cyclotis). Gajah tersebar di seluruh Afrika sub-Sahara, Asia Selatan, dan Asia Tenggara. Elephantidae adalah satu-satunya famili dari ordo Proboscidea yang masih ada; famili lain yang kini sudah punah termasuk mamut dan mastodon. Gajah afrika jantan merupakan hewan darat terbesar dengan tinggi hingga 4 m dan massa yang juga dapat mencapai 7.000 kg. Gajah memiliki ciri-ciri khusus, dan yang paling mencolok adalah belalai atau proboscis yang digunakan untuk banyak hal, terutama untuk bernapas, menghisap air, dan mengambil benda. Gigi serinya tumbuh menjadi taring yang dapat digunakan sebagai senjata dan alat untuk memindahkan benda atau menggali. Daun telinganya yang besar membantu mengatur suhu tubuh mereka. Gajah afrika memiliki telinga yang lebih besar dan punggung yang cekung, sementara telinga gajah asia lebih kecil dan punggungnya cembung.

    Gajah merupakan hewan herbivora yang dapat ditemui di berbagai habitat, seperti sabana, hutan, gurun, dan rawa-rawa. Mereka cenderung berada di dekat air. Gajah dianggap sebagai spesies kunci karena dampaknya terhadap lingkungan. Hewan-hewan lain cenderung menjaga jarak dari gajah, dan predator-predator seperti singa, harimau. hyena, dan anjing liar biasanya hanya menyerang gajah muda. Gajah betina cenderung hidup dalam kelompok keluarga, yang terdiri dari satu betina dengan anak-anaknya atau beberapa betina yang berkerabat beserta anak-anak mereka. Kelompok ini dipimpin oleh individu gajah yang disebut matriark, yang biasanya merupakan betina tertua. Gajah memiliki struktur kelompok fisi-fusi, yaitu ketika kelompok-kelompok keluarga bertemu untuk bersosialisasi. Gajah jantan meninggalkan kelompok keluarganya ketika telah mencapai masa pubertas, dan akan tinggal sendiri atau bersama jantan lainnya. Jantan dewasa biasanya berinteraksi dengan kelompok keluarga ketika sedang mencari pasangan dan memasuki tahap peningkatan testosteron dan agresi yang disebut musth, yang membantu mereka mencapai dominasi dan keberhasilan reproduktif. Anak gajah merupakan pusat perhatian kelompok keluarga dan bergantung pada induknya selama kurang lebih tiga tahun. Gajah dapat hidup selama 70 tahun di alam bebas. Mereka berkomunikasi melalui sentuhan, penglihatan, penciuman, dan suara; gajah juga menggunakan infrasonik dan komunikasi seismik untuk jarak jauh. Kecerdasan gajah telah dibandingkan dengan kecerdasan primata dan cetacea. Mereka tampaknya memiliki kesadaran diri dan menunjukkan empati kepada gajah lain yang hampir atau sudah mati.

    Gajah afrika digolongkan sebagai spesies yang rentan oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN), sementara gajah asia diklasifikasikan sebagai spesies terancam. Salah satu ancaman terbesar bagi gajah adalah perdagangan gading yang memicu perburuan liar. Ancaman lain adalah kehancuran habitat dan konflik dengan penduduk setempat. Di sisi lain, gajah digunakan sebagai hewan pekerja di Asia. Dulu mereka pernah digunakan untuk perang; kini, gajah seringkali dipertontonkan di kebun binatang dan sirkus. Gajah dapat dengan mudah dikenali dan telah digambarkan dalam seni, cerita rakyat, agama, sastra, dan budaya populer.

    Jarum kait

    Jarum kait atau hak (bahasa Belanda: haakpen) adalah jarum berpengait yang digunakan untuk merenda. Pengait pada ujung jarum digunakan untuk menarik benang melewati lubang tusukan. Jarum kait sudah dipakai orang untuk sejak akhir 1700-an atau awal 1800-an.

    Bahan-bahan yang umumnya dipakai untuk membuat jarum kait adalah logam, plastik, atau kayu. Pada zaman dulu, orang juga membuat jarum kait dari tulang, baja, duri landak, seluloid, batu akik, dan fosil gading mamut. Batang jarum kait juga sering diberi hiasan, dan dibuat agar nyaman di tangan pemakainya.

    Mammuthus primigenius

    'Mammuthus primigenius adalah spesies mamut. Nama tersebut diberikan padanya karena tampilan fisiknya yang ditutupi rambut tebal, paling tebal di antara spesies mammoth lainnya. Namun ukurannya hampir sama dengan gajah afrika yang hidup hingga kini.

    Perkiraan ukuran berdasarkan catatan fosil-fosil lama dari mamut jenis ini menunjukkan selisih tipis dengan ukuran gajah afrika. Jika gajah afrika bisa mencapai tinggi 4 meter maka Mammuthus primigenius hanya berukuran 2,8–3,5 meter.

    Dikenali dari fosilnya yang membeku di Irlandia hingga daerah pesisir Amerika Utara. Namun "fosil" yang paling awet justru ditemukan di Siberia. Bahkan beberapa sumber menyebutnya bahwa temuan mammoth di Siberia yang paling utuh lengkap dengan tulang, daging, rambut, dan dagingnya. Saking awetnya sehingga lebih tepat disebut sebagai "jasad" ketimbang "fosil".

    Spesis mamut ini pada mulanya dicatat sekitar 150.000 tahun yang muncul di zaman es di Eurasia (lempeng benua Eropa dan Asia masih menyatu). Ketika sebagian besar Mammuthus primigenius punah di akhir kala Pleistosen (12.000 tahun silam), sejumlah kelompok kecil berhasil selamat di Pulau Wrangel yang terletak di Samudera Arktik hingga sekitar 1700 SM. Kemungkinan disebabkan terbatasnya pasokan makanan yang tersedia, hewan-hewan ini mengalami adaptasi sehingga ukuran tubuhnya semakin mengecil dari jenis Mammuthus primigenius yang asli di kala Pleistosen.

    Beberapa Mammuthus primigenius ditemukan di daerah es yang masih tersisa. Pada 1977, kerangka yang masih utuh yang ditemukan adalah mamut bayi yang berusia 7 atau 8 bulan yang diberi nama "Dima". Kerangka ini ditemukan di anak sungai Kolyma di timur laut Siberia. Bayi Mammuthus primigenius beratnya sekitar 100 kg dalam keadaan mati dan tingginya 104 cm serta panjangnya 115 cm.

    Penanggalan radiokarbon menentukan bahwa Dima ini mati sekitar 40.000 tahun silam. Sejumlah organ internalnya mirip dengan gajah-gajah masa kini, tetapi telinganya hanya 1/10 ukuran gajah Afrika pada usia yang sama.

    Berdasarkan teori bentukan baru, seandainya mamut masih hidup hinggga kini, mereka akan bisa berkembang dengan gajah-gajah india. Ini menurut gagasan bahwa mungkin makhluk yang menyerupai mamut bisa diciptakan kembali dengan mengambil genetik dari mamut yang beku dan menggabungkannya dengan gajah india modern.

    Mamut, Senayang, Lingga

    Mamut merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, provinsi Kepulauan Riau, Indonesia.

    Mamut kolumbia

    Mamut kolumbia (Mammuthus columbi) adalah spesies mamut yang telah punah. Spesies ini pernah menghuni wilayah Amerika Utara (dari Amerika Serikat utara hingga Kosta Rika) pada masa Pleistosen. Spesies ini merupakan salah satu spesies mamut terakhir. Mamut kolumbia berevolusi dari spesies Mammuthus trogontherii, yang memasuki wilayah Amerika Utara dari Asia sekitar 1,5 juta tahun yang lalu. Mamut pigmi di Kepulauan Channel California berevolusi dari mamut Kolumba. Kerabat terdekat mamut ini yang masih ada saat ini adalah gajah asia.

    Dengan tinggi 4 m di pundaknya dan massa 10 ton, mamut kolumbia adalah salah satu spesies mamut terbesar. Spesies ini memiliki gading yang panjang dan melengkung serta empat gigi geraham; gigi geraham ini diganti sebanyak enam kali dalam masa hidup suatu individu. Mamut ini kemungkinan menggunakan gading dan belalainya seperti gajah modern: untuk memanipulasi objek, bertempur dan mencari makan. Mamut kolumbia cendering tinggal di wilayah terbuka dan memakan alang, rumput, dan tumbuhan lain. Mamut ini tidak tinggal di wilayah Arktik di Kanada, yang merupakan habitat mamut berbulu. Persebaran dua spesies ini mungkin pernah saling bertumpang tindih, dan bukti genetik menunjukkan bahwa mungkin mereka pernah berkawin silang.

    Selama beberapa ribu tahun sebelum kepunahannya, mamut kolumbia hidup berdampingan dengan orang-orang Paleoamerika di Amerika Utara - yang merupakan manusia pertama di Amerika. Mereka memburu mamut ini untuk dijadikan makanan, untuk menggunakan tulang mereka untuk membuat alat. Orang-orang Paleoamerika juga menggambar mereka dalam seni purba. Sisa-sisa mamut kolumbia telah ditemukan bersamaan dengan artefak-artefak budaya Clovis. Mamut kolumbia punah pada akhir masa Pleistosen sekitar 11.000 tahun yang lalu, kemungkinan akibat hilangnya habitat yang disebabkan oleh perubahan iklim, perburuan oleh manusia, atau kombinasi keduanya.

    Mamut pigmi

    Mamut pigmi atau mamut kepulauan channel (Mammuthus exilis) adalah spesies gajah kerdil yang telah punah. Spesies ini merupakan keturunan mamut kolumbia (M. columbi) di daratan Amerika Utara. Spesies ini mengalami kepunahan saat peristiwa kepunahan pada periode Kuarter di mana banyak megafauna mengalami kepunahan karena tak dapat beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Spesies ini merupakan salah satu contoh dwarfisme pulau, dan dari analisis pada tahun 2010 diperkirakan bahwa mamut ini memiliki tinggi rata-rata 1,72 m dan massa 760 kg, yang sangat berbeda dengan nenek moyangnya yang memiliki rata-rata tinggi 4,3 m dan massa 9.100 kg. Menurut perkiraan lain, tinggi mamut ini di pundaknya adalah 2,02 m dan massanya 1,35 ton.

    Mastodon

    Mastadon atau mastodont (bahasa Yunani: μαστός, "puting" dan οδούς, "gigi") adalah spesies mamalia bergading besar dari genus Mammut yang ditemukan di Asia, Afrika, Eropa, Amerika Utara dan Amerika Tengah. Mastodon Amerika adalah spesies yang terkini dan paling terkenal dari kelompok ini. Yang membingungkan, beberapa genera proboscid yang tergolong familia gomphothere memiliki nama yang agak mirip (contohnya Stegomastodon) namun mereka sebenarnya lebih berkerabat dekat dengan gajah dibanding para mastodon.

    Genus ini diangkat sebagai nama yang tergolong familia Mammutidae, termasuk dalam ordo Proboscidea. Fisik mereka tidak jauh berbeda dengan famili Elephantidae, termasuk mamut; tetapi, mastodon memakan dedaunan dan dahan pohon sedangkan mamut adalah pemakan rumput.

    Perdagangan gading

    Perdagangan gading adalah perdagangan komersial gading kuda nil, walrus, narwhal, mamut, dan gajah asia dan afrika. Perdagangan ini seringkali dilakukan secara ilegal.

    Perdagangan gading mengancam keberlangsungan beberapa spesies. Gading sebelumnya digunakan untuk membuat tuts piano dan barang-barang dekorasi lainnya karena warna putihnya. Namun, industri piano sudah menghentikan penggunaan gading pada tahun 1970-an.

    Pleistosen

    Pleistosen adalah suatu kala dalam skala waktu geologi yang berlangsung antara 2.588.000 hingga 11.500 tahun yang lalu. Namanya berasal dari bahasa Yunani πλεῖστος (plestos, "paling") dan καινός (kainos, "baru"). Pleistosen mengikuti Pliosen dan diikuti oleh Holosen dan merupakan kala ketiga pada periode Neogen. Akhir Pleistosen berhubungan dengan akhir Zaman Paleolitikum yang dikenal dalam arkeologi.

    Pleistosen dibagi menjadi Pleistosen Awal, Pleistosen Tengah, dan Pleistosen Akhir, dan beberapa tahap fauna.

    Plestosen awalnya dikenal dengan diluvium, yakni formasi sekarang (holosen atau aluvium); bermula dari 1.750.000 tahun lalu dan berakhir sampai 10000 tahun lalu. kala pertama dalam zaman kuarter, di bawah satuan waktu geologi ini terdapat kala pliosen, dan diatasnya kala holosen. Pada kala plestosen bumi mengalami beberapa zaman es. Kala ini menyaksikan kelahiran homo sapiens yang pertama dan kepunahan berbagai jenis yang menjadi pendahulunya, seperti pithecanthropus erectus. Di pulau Jawa, Sumatra, Nusa Tenggara, dan Sulawesi, masa ini ditandai dengan kegiatan gunung berapi yang berlangsung hingga sekarang. Dari masa ini juga dikenal hewan-hewan seperti megaloceros (rusa besar), coelodonta antiquitatis (badak berbulu wol), mammuthus primigenius (mamut), ursus spelaeus (beruang yang hidup dalam gua), smilodon (semacam kucing besar), rusa kutub, bison, dll.

    Proboscidea

    Proboscidea (dari bahasa Latin proboscis) merupakan ordo taksonomi yang terdiri dari satu famili yang masih hidup Elephantidae dan beberapa famili yang sudah punah. Ordo ini pertama kali di deskripsikan oleh J. Illiger tahun 1811, meliputi mamalia bergading.Proboscidean pertama yang diketahun adalah Eritherium, selanjutnya Phosphatherium, binatang yang kecil seukuran rubah.

    Proboscideans terdiversifikasi selama Oligosen dan awal Eosen. Beberapa keluarga primitif dari zaman tersebut telah dijelaskan, termasuk Numidotheriidae, Moeritheriidae, dan Barytheriidae di Afrika, dan Anthracobunidae dari anak benua India.

    Pulau Wrangel

    Pulau Wrangel (Rusia: о́стров Вра́нгеля, tr. ostrov Vrangelya; IPA: [ˈostrəf ˈvrangʲɪlʲə]) adalah sebuah pulau yang terletak di Samudra Arktik di antara Laut Chukchi dan Laut Siberia Timur. Pulau Wrangel terletak di garis meridian ke-180. Batas Penanggalan Internasional dipindahkan ke timur untuk menghindari pulau ini dan Semenanjung Chukchi di daratan Rusia. Pulau terdekat dari Pulau Wrangel adalah Pulau Herald yang kecil dan berbatu yang terletak 60 km di sebelah timur. Jarak ke titik terdekat di daratan Rusia adalah 140 km. Pulau Wrangel mungkin pernah menjadi tempat terakhir di dunia di mana mamut pernah bertahan hidup.

    Hampir seluruh Pulau Wrangel dan Pulau Herald merupakan wilayah yang dilindungi sebagai suaka alam oleh pemerintah Rusia. Pulau ini beserta perairan di sekitarnya diklasifikasikan sebagai "Zapovednik" (suaka alam) pada tahun 1976 dan diberi perlindungan dalam tingkat tertinggi yang melarang semua aktivitas manusia di pulau tersebut selain untuk tujuan penelitian. Pemerintah regional Chukotka telah memperluas wilayah laut yang dilindungi hingga 24 mil laut pada tahun 1999. Pada tahun 2003, terdapat empat petugas yang tinggal di pulau tersebut sepanjang tahun. Selain itu, terdapat 12 ilmuwan yang datang pada musim panas untuk melakukan penelitian.

    Pulau Wrangel memiliki lebar sekitar 125 km dan luas 7600 km2. Pulau ini terdiri dari dataran pesisir di selatan yang memiliki lebar 15 km (9,3 mi); pegunungan dengan relief rendah di tengah; dan dataran pesisir di utara selebar 25 km. Pegunungan di tengah yang disebut Pegunungan Tsentral'nye memiliki lebar hingga 40 km dan panjang 145 km dari pantai. Rata-rata ketinggian pegunungan ini adalah 500 m di atas permukaan laut. Gunung tertinggi di pulau ini adalah Gunung Sovetskaya dengan ketinggian 1.096 m di atas permukaan laut. Ujung barat dan timur pegunungan ini adalah tebing laut di kedua sisi pulau.Secara administratif, Pulau Wrangel merupakan bagian dari Okrug Otonom Chukotka di Federasi Rusia. Di pulau berbatu ini terdapat stasiun cuaca, dan sebelumnya pernah ada dua permukiman nelayan Chukchi di sisi selatan pulau (Ushakovskoye dan Zvyozdny di pesisir Teluk Somnitelnaya).

    Senayang, Lingga

    Senayang adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Indonesia.

    Smilodon

    Smilodon adalah sejenis kucing bergigi pedang (machairodont) yang hidup di Amerika Utara dan Selatan sepanjang Kala Pleistosen. Ia merupakan jenis kucing bergigi pedang yang paling dikenal. Koleksi fosil terbanyak dan terbesar ditemukan di wilayah Kubangan Aspal La Brea di Los Angeles. Tempat ini memang terkenal dengan kekayaan fosil megafauna dari Kala Pleistosen, selain Smilodon ada beberapa jenis mamalia besar lain seperti mamut Kolumbia (Mammuthus columbi), kukang tanah (Paramylodon), dan serigala raksasa (Canis dirus).

    Bahasa lain

    This page is based on a Wikipedia article written by authors (here).
    Text is available under the CC BY-SA 3.0 license; additional terms may apply.
    Images, videos and audio are available under their respective licenses.