Laksamana Madya

Laksamana Madya (sering disingkat Laksdya) merupakan pangkat perwira tinggi di TNI Angkatan Laut yang setingkat lebih tinggi daripada Laksamana Muda, dan setingkat lebih rendah daripada Laksamana, setara dengan Letnan Jenderal di TNI Angkatan Darat dan Marsekal Madya di TNI Angkatan Udara. Pangkat ini ditandai dengan pemakaian tiga bintang emas di pundak. [1]

Laksdya pdh al komando
Pangkat Laksamana Madya di TNI AL

Orang terkenal

Salah satu penyandang pangkat ini yang terkenal adalah Yos Sudarso yang gugur dalam pertempuran Laut Aru melawan armada Angkatan Laut Belanda pada 13 Januari 1962 dalam upaya perebutan Irian Barat.

Penyandang Jenderal Bintang Tiga TNI

TNI Angkatan Laut

  1. Wakasal: Laksdya TNI Wuspo Lukito, S.E., M.M.
  2. Irjen Kemhan: Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan Ashaf, M.P.A., M.B.A.
  3. Kabakamla: Laksdya TNI Achmad Taufiqoerrochman, S.E.
  4. Danjen Akademi TNI: Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos.
  5. Sekjen Kemhan RI: Laksdya TNI Agus Setiadji, S.A.P., M.A.
  6. Sesjen Wantannas: Laksdya TNI Ir. Achmad Djamaludin, M.A.P.

Pangkat yang setara di negara lain

Lihat pula

Referensi

  1. ^ Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 1994. ISBN 979-407-182-X.
Arie Soedewo

Laksamana Madya TNI (Purn.) Arie Soedewo, S.E., M.H., (lahir di Banjar, Jawa Barat, 1 Mei 1960; umur 59 tahun) adalah seorang purnawirawan perwira tinggi TNI-AL yang sebelumnya berdasarkan Keppres No.39/TPA/2016. ia mendapat amanat menjabat Kabakamla menggantikan Laksamana Madya TNI Dr. Desi Albert Mamahit, M.Sc..Arie, merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) 1983. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Asop Kasal. menggantikan Laksda TNI Arie Henrycus Sembiring.

Armada Kedua (Angkatan Laut Kekaisaran Jepang)

Armada Kedua (第二艦隊, Dai-ni Kantai) adalah armada dari Angkatan Laut Kekaisaran Jepang (Imperial Japanese Navy, IJN) yang dibentuk sebagai kekuatan penyerang bergerak untuk merespons konflik dengan Kekaisaran Rusia, dan beraksi dalam setiap operasi militer IJN hingga akhir Perang Dunia II..

Armada Ketiga (Angkatan Laut Kekaisaran Jepang)

Armada Ketiga (第三艦隊, Dai-san Kantai) adalah armada Angkatan Laut Kekaisaran Jepang (Imperial Japanese Navy, IJN), yang dibentuk, beberapa kali dibubarkan dalam enam kesempatan, dan dipulihkan dalam lima kesempatan yang berbeda.

Badan Keamanan Laut Republik Indonesia

Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (disingkat Bakamla RI atau Bakamla) adalah badan yang bertugas melakukan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia. Bakamla merupakan lembaga pemerintah nonkementerian yang bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan. Sebelumnya Bakamla adalah lembaga nonstruktural yang bernama Badan Koordinasi Keamanan Laut Republik Indonesia (disingkat Bakorkamla RI atau Bakorkamla).

Didit Herdiawan

Laksamana Madya TNI Dr. Didit Herdiawan Ashaf, M.P.A., M.B.A. (lahir di Surabaya, Jawa Timur, 13 September 1961; umur 57 tahun) adalah seorang perwira tinggi TNI-AL yang sejak 25 Januari 2019 menjabat sebagai Irjen Kemhan RI.

Didit Herdiawan merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-29 tahun 1984. Jabatan terakhir jenderal bintang tiga ini adalah Kasum TNI.

Freddy Numberi

Laksamana Madya TNI (Purn.) Freddy Numberi (lahir di Yapen Waropen, Papua, 15 Oktober 1947; umur 71 tahun) adalah mantan tokoh militer dan seorang politikus Indonesia. Ia terakhir menjabat sebagai Menteri Perhubungan.Sebelumnya ia menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan (2004–2009). Ia menjabat Gubernur Papua pada tahun 1998 setelah pensiun dari TNI-AL. Dalam Kabinet Persatuan Nasional (1999-2001), Freddy adalah Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara. Di bawah pemerintahan Megawati Soekarnoputri, Freddy dipilih sebagai Duta Besar Indonesia untuk Italia dan Malta. Ia lalu dilantik sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan pada tahun 2004 hingga tahun 2009. Pada 2009 - 2011, ia diangkat menjadi Menteri Perhubungan menggantikan Jusman Syafii Djamal.

Kapten

Kapten dari bahasa Belanda, kapitein, dari bahasa Latin, capitaneus dari kata dasar caput (kepala).

Kapten adalah:

Nakhoda sebuah kapal.

Panggilan untuk Pilot pesawat komersil, biasanya disingkat "kapt" (dari Bahasa Inggris: "capt" dari Captain)

sebuah pangkat perwira militer pada Tentara Nasional Indonesia serta sebagian militer negara lain. Pangkat ini adalah pangkat perwira pertama yang tertinggi, satu tingkat di bawah mayor dan satu tingkat di atas Letnan Satu.

salah satu pangkat dalam penerbangan sipil maupun militer.

seorang ketua dalam tim pasukan olahraga.

dllKadang-kadang kata kapten dieja sebagai kapiten.

Laksamana

Laksamana adalah kelompok pangkat perwira tinggi di TNI Angkatan Laut. Penggunaan istilah ini sama halnya pada masa Sultan Iskandar Muda (1593-1636) di Kesultanan Aceh yang memiliki seorang panglima angkatan laut perempuan bernama Laksamana Malahayati. Hang Tuah dihikayatkan dalam sastra Melayu menjadi seorang laksamana di Kerajaan Malaka pada abad ke-14.

Laksamana Muda

Laksamana Muda (sering disingkat Laksda) merupakan pangkat perwira tinggi di TNI Angkatan Laut yang setingkat lebih tinggi daripada Laksamana Pertama, dan setingkat lebih rendah daripada Laksamana Madya, setara dengan Mayor Jenderal di TNI Angkatan Darat dan Korps Marinir, serta Marsekal Muda di TNI Angkatan Udara. Pangkat ini ditandai dengan pemakaian dua bintang emas di pundak.

Marsekal Madya

Marsekal Madya (sering disingkat Marsdya) merupakan pangkat perwira tinggi di TNI Angkatan Udara yang setingkat lebih tinggi daripada Marsekal Muda, dan setingkat lebih rendah daripada Marsekal, setara dengan Letnan Jenderal di TNI Angkatan Darat dan Laksamana Madya di TNI Angkatan Laut. Pangkat ini ditandai dengan pemakaian tiga bintang emas di pundak.

Pertempuran Jutlandia

Pertempuran Jutland (bahasa Jerman: Skagerrakschlacht, Pertempuran Skagerrak) adalah pertempuran laut antara Armada Utama Royal Navy di bawah Laksamana Sir John Jellicoe, melawan Armada Laut Utara Angkatan Laut Kekaisaran Jerman di bawah Laksamana Madya Reinhard Scheer selama Perang Dunia Pertama. Pertempuran bermula dengan manuver ekstensif dan tiga aksi utama (aksi kapal perusak, aksi armada dan aksi malam), 31 Mei-1 Juni 1916, si lepas pantai Laut Utara dari Semenanjung Jutland milik Denmark. Pertempuran ini adalah pertempuran laut terbesar dan satu-satunya konflik kapal perang berskala penuh dalam perang itu. Pertempuran Jutland merupakan kontak armada ketiga antara kapal perang baja, setelah pertempuran-pertempuran Laut Kuning (1904) dan Tsushima (1905) yang lebih kecil namun lebih menentukan selama Perang Rusia-Jepang. Jutland merupakan pertempuran besar terakhir dalam sejarah dunia yang melibatkan kapal perang.Armada Laut Utara Jerman berusaha memancing, menjebak, dan menghancurkan sebagian dari Armada Utama Inggris, karena angkatan laut Jerman tidak cukup besar untuk melawan AL Inggris dalam suatu pertempuran terbuka yang melibatkan seluruh armada Inggris. Ini merupakan bagian dari strategi yang lebih besar untuk mematahkan blokade Jerman oleh Inggris dan untuk membuka akses AL Jerman ke Samudra Atlantik. Sementara itu, Royal Navy mengejar strategi mencari dan menghancurkan Armada Laut Utara, dengan demikian AL Jerman terkepung dan jauh dari jalur pelayaran Inggris.Jerman berencana untuk menggunakan kelompok pengintai cepat pimpinan Laksamana Madya Franz Hipper yang mencakup lima kapal perusak modern untuk memancing skuadron kapal perusak Laksamana Madya Sir David Beatty ke arah armada utama Jerman. Mereka menyiapkan kapal selam di muka di seluruh kemungkinan rute dari kapal-kapal Inggris. Namun, Inggris mengetahui bahwa aksi AL besar mungkin akan terjadi dari sadapan sinyal, sehingga pada tanggal 30 Mei Jellicoe berlayar dengan Armada Besar untuk bertemu dengan Beatty, melewati garis kapal selam saat mereka tidak siap. Rencana Jerman telah tertunda, menyebabkan masalah lebih lanjut untuk kapal selam, yang telah mencapai batas daya tahan mereka di laut.

Pada sore hari tanggal 31 Mei, Beatty bertemu armada kapal perusak Hipper jauh lebih cepat dari yang Jerman perkirakan. Dalam pertempuran yang berjalan, Hipper berhasil memancing vanguard Inggris ke jalur High Seas Fleet. Pada saat Beatty melihat kekuatan lebih besar dan berbalik kembali menuju armada utama Inggris, dia telah kehilangan dua dari enam kapal perusak dan empat kapal perang kuat – meskipun dia telah melesat ke depan kapal perang dari Skuadron Pertempuran 5 sebelumnya pada hari itu, secara efektif kehilangan mereka sebagai komponen integral dari sebagian besar aksi pembukaan melawan lima kapal Hipper. Mundurnya Beatty saat melihat High Seas Fleet, yang Inggris tidak tahu berada di laut terbuka, akan membalikkan jalannya pertempuran dengan memancing armada Jerman untuk mengejar Armada Besar Britania. Antara 18:30, ketika matahari telah tenggelam di ufuk barat di belakang pasukan Jerman, dan malam hari sekitar pukul 20:30, kedua armada – 250 kapal antara mereka – langsung bertempur dua kali.

Empat belas kapal Inggris dan sebelas kapal Jerman tenggelam, dengan banyak korban jiwa. Setelah matahari terbenam, dan sepanjang malam, Jellicoe melakukan manuver untuk memotong Jerman dari pangkalan mereka, berharap untuk melanjutkan pertempuran keesokan harinya, tetapi di balik kegelapan Scheer menerobos kapal-kapal ringan Inggris yang mencakup baris belakang Armada Besar dan kembali ke pelabuhan.Kedua belah pihak mengklaim kemenangan. Inggris kehilangan lebih banyak kapal dan dua kali lebih banyak pelaut tapi berhasil menahan armada Jerman. Namun, pers Inggris mengkritik Armada Besar karena gagal memperoleh kemenangan besar, sementara rencana Scheer menghancurkan sebagian besar armada Inggris juga gagal. Akhirnya, strategi Inggris yang dimaksudkan untuk menutup akses Jerman ke Inggris dan Atlantik tidak berhasil, meskipun hal tersebut merupakan tujuan jangka panjang mereka. AL Jerman terus menjadi ancaman, sehingga Inggris perlu menugaskan kapal perang mereka di Laut Utara, tetapi pertempuran ini memperkuat kebijakan laut Jerman untuk menghindari baku hantam langsung. Pada akhir tahun 1916, setelah usaha yang gagal untuk mengurangi keunggulan numerik Angkatan Laut Britania, AL Jerman menerima fakta bahwa kapal permukaan mereka telah berhasil tertahan, sehingga mereka mengalihkan upaya dan sumber daya mereka kepada perang kapal selam tak terbatas dan menghancurkan pengiriman netral dan sekutu, yang - bersama dengan Telegram Zimmermann - memicu pernyataan perang Amerika Serikat terhadap Jerman pada April 1917.Ulasan Royal Navy menghasilkan perselisihan kuat antara pendukung Jellicoe dan Beatty mengenai kinerja kedua laksamana dalam pertempuran. Perdebatan atas kinerja mereka dan pentingnya pertempuran berlanjut hingga hari ini.

Pertempuran Kalabria

Pertempuran Kalabria, (disebut oleh Angkatan laut italia sebagai Pertempuran Punta Stilo) adalah pertempuran laut selama Pertempuran Mediterania di Perang Dunia Kedua. Pertempuran tersebut melibatkan Royal Navy Italia (Regia Marina) dan Royal Navy Inggris dan Royal Navy Australia. Pertempuran terjadi 30 mil ke arah timur dari Punta Stilo, Calabria, pada 9 Juli 1940. Itu adalah salah satu dari beberapa pertempuran terencana dalam kampanye Mediterania selama Perang Dunia Kedua yang melibatkan sejumlah besar dari kapal-kapal di kedua belah pihak. Kedua belah pihak mengaku menang, tetapi pada kenyataannya pertempuran itu seri dan semua orang kembali ke pangkalan mereka sesegera mungkin.

Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut

Berikut Daftar Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut. yang saat ini menjabat Laksamana Muda TNI Achmad Taufiqoerrochman ia menggantikan Laksamana Madya TNI Arie Henrycus Sembiring

Washington Shirley, Earl Kelima Ferrers

Laksamana Madya Washington Shirley, Earl Kelima Ferrers, FRS (lahir 26 Mei 1722 – meninggal di Staffordshire, 1 Oktober 1778 pada umur 56 tahun) adalah seorang perwira Angkatan Laut Britania Raya, peer, freemason dan astronom amatir.

William Bligh

Laksamana Madya William Bligh FRS RN (lahir di St Tudy, 9 September 1754 – meninggal di London, 7 Desember 1817 pada umur 63 tahun) adalah seorang kapten HMAV Bounty. Di kapal itulah, peristiwa Dahagi di atas Bounty terjadi.

Bligh adalah seorang pelaut yang berpengalaman. Dengan kapal yang dimuati banyak sekoci itu, ia berhasil mengarungi jarak 6.700 km ke Pulau Timor dalam waktu sebulan.

Ia berdinas dalam berbagai peran di Royal Navy antara tahun 1762-1805 dan 1808-1814. Ia mengawali karier lautnya sebagai anak buah kabin pada usia 7 tahun dan mengakhiri kariernya sebagai laksda. Pada tahun 1806, ia diangkat sebagai Gubernur New South Wales di Australia. Di sana ia menghadapi Pemberontakan Rum dalam tugasnya membersihkan korupsi dalam perdagangan rum.

Setelah meninggal, William Bligh dimakamkan di Lambeth, London.

Yos Sudarso

Laksamana Madya TNI (Ant.) Yosaphat Soedarso (lahir di Salatiga, Jawa Tengah, 24 November 1925 – meninggal di Laut Aru, 15 Januari 1962 pada umur 36 tahun) adalah seorang pahlawan nasional Indonesia. Ia gugur di atas KRI Macan Tutul dalam peristiwa pertempuran Laut Aru setelah ditembak oleh kapal patroli Hr. Ms. Eversten milik armada Belanda pada masa kampanye Trikora.Namanya kini diabadikan menjadi nama KRI dan pulau.

Yosaphat Didik Heru Purnomo

Laksamana Madya TNI (Purn.) Yosaphat Didik Heru Purnomo (lahir di Yogyakarta, 14 April 1954; umur 65 tahun) adalah seorang purnawirawan perwira tinggi militer dari TNI Angkatan Laut lulusan Akademi Angkatan Laut TNI tahun 1975. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal) menggantikan Laksamana Madya TNI Waldi Murad yang memasuki masa purna tugas.

Pangkat militer Indonesia
Angkatan Darat Angkatan Laut Angkatan Udara
Perwira
Jenderal Besar Laksamana Besar Marsekal Besar
Jenderal Laksamana Marsekal
Letnan Jenderal Laksamana Madya Marsekal Madya
Mayor Jenderal Laksamana Muda Marsekal Muda
Brigadir Jenderal Laksamana Pertama Marsekal Pertama
Kolonel Kolonel Kolonel
Letnan Kolonel Letnan Kolonel Letnan Kolonel
Mayor Mayor Mayor
Kapten Kapten Kapten
Letnan Satu Letnan Satu Letnan Satu
Letnan Dua Letnan Dua Letnan Dua
Bintara
Pembantu Letnan Satu Pembantu Letnan Satu Pembantu Letnan Satu
Pembantu Letnan Dua Pembantu Letnan Dua Pembantu Letnan Dua
Sersan Mayor Sersan Mayor Sersan Mayor
Sersan Kepala Sersan Kepala Sersan Kepala
Sersan Satu Sersan Satu Sersan Satu
Sersan Dua Sersan Dua Sersan Dua
Tamtama (Prajurit dan kelasi)
Kopral Kepala + Kopral Kepala + Kopral Kepala +
Kopral Satu Kopral Satu Kopral Satu
Kopral Dua Kopral Dua Kopral Dua
Prajurit Kepala + Kelasi Kepala + Prajurit Kepala +
Prajurit Satu Kelasi Satu Prajurit Satu
Prajurit Dua Kelasi Dua Prajurit Dua

Bahasa lain

This page is based on a Wikipedia article written by authors (here).
Text is available under the CC BY-SA 3.0 license; additional terms may apply.
Images, videos and audio are available under their respective licenses.