Klasika

Klasika (kadang mencakup Studi Klasik atau Peradaban Klasik) adalah cabang dari Humaniora yang meliputi bahasa, sastra, filsafat, sejarah, seni, arkeologi dan kebudayaan lainnya di dunia Mediterania kuno (Zaman Perunggu,sekitar 300 SM - Antikuitas Akhir sekitar 300-600 M), khususnya Yunani Kuno dan Romawi Kuno selama masa Antikuitas Klasik (sekitar 600 SM – 600 M). Pada awalnya, studi Klasika merupakan studi utama dalam Humaniora.

Homeros Caetani Louvre Ma440 n2
Patung kepala Homeros, wiracaritawan Yunani kuno.

Pranala luar

Arek TV

Arek TV merupakan stasiun televisi lokal di Kabupaten Sidoarjo. Jangkauannya di wilayah Sidoarjo dan sekitarnya seperti Surabaya, Pasuruan, Bangkalan, Lamongan, Gresik dan Mojokerto. Arek TV disiarkan melalui frekuensi 48 UHF. Stasiun televisi ini merupakan anggota jaringan ANTARA TV.

Arek TV pertama kali mengudara sejak 20 Mei 2008 bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional. Sejak Januari 2012, Arek TV bersiaran selama 20 jam perhari.

Dipilih nama Arek TV, sebab istilah arek sudah sangat akrab di telinga masyarakat Jawa Timur, bangsa Indonesia, bahkan dunia. Arek identik dengan semangat kepahlawanan ketika arek-arek Suroboyo dengan gagah berani mengusir penjajah pada 10 November 1945. Karenanya kultur arek layak dilestarikan, bahkan direaktualisasi sesuai konteks kekinian. Budaya arek yang positif patut dikedepankan. Kultur sejati arek yang heroik, egaliter, berani, sportif, terbuka, blak-blakan hingga semangat kolegial yang tinggi patut diabsorb, diserap, dijadikan acuan bagi Arek TV untuk membangun kultur perusahaan dan dalam mengembangkan program serta karakter siarannya.

Arek TV memiliki beberapa presenter berita diantaranya Elly Prabowo, Nastasha Shifa, Riki Kurniawan, Amy, Putriana, Dessy Wahyu, Mita Anggraeni, Rahma Tri, Fenti, Bihan Mokodompit, Oryza, Rizal, dan masih banyak lagi.

Desiderius Erasmus

Desiderius Erasmus Roterodamus (28 Oktober 1466 – 12 Juli 1536), dikenal sebagai Erasmus atau Erasmus dari Rotterdam, adalah seorang teolog, pengajar, kritikus sosial, imam Katolik, dan humanis Renaisans berkebangsaan Belanda.

Erasmus adalah seorang akademisi klasika dan menulis dengan gaya Latin murni. Di kalangan humanis, ia dijuluki "Pangeran Para Humanis", dan disebut "mahkota kemuliaan para humanis Kristen". Dengan menggunakan teknik-teknik humanis untuk mengerjakan teks-teks, ia menyusun edisi-edisi baru dari Perjanjian Baru berbahasa Yunani dan Latin yang dipandang penting, menimbulkan isu-isu yang kelak berpengaruh dalam Reformasi Protestan dan Kontra-Reformasi (Katolik). Ia juga menulis Tentang Kehendak Bebas, Pujian akan Kebodohan, Buku Pegangan Seorang Kesatria Kristen, Tentang Kesopanan pada Anak-Anak, Copia: Dasar-Dasar dari Gaya yang Melimpah, Julius Exclusus, dan banyak karya lainnya.

Erasmus menentang reformasi keagamaan Eropa yang sedang berkembang pada zamannya, tetapi ia bersikap kritis terhadap pelanggaran-pelanggaran di dalam Gereja Katolik dan menyerukan reformasi. Ia menjaga jarak dari Martin Luther dan Philip Melanchthon serta tetap mengakui otoritas sri paus, menekankan suatu jalan tengah dengan rasa hormat mendalam pada rahmat, kesalehan, dan iman sesuai tradisi, menolak penekanan Luther pada iman saja. Erasmus tetap menjadi anggota Gereja Katolik Roma sepanjang hidupnya, tetap berkomitmen melakukan reformasi dari dalam atas Gereja dan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh para klerikusnya. Ia juga tetap memegang doktrin Katolik mengenai kehendak bebas, yang ditolak oleh beberapa orang reformis karena doktrin predestinasi yang mereka anut. Pendekatan jalan tengahnya ("Via Media") mengecewakan, dan bahkan membuat marah, kalangan akademisi di kedua belah pihak.

Erasmus wafat secara mendadak di Basel pada tahun 1536 ketika sedang bersiap untuk kembali ke Brabant, dan dimakamkan di Basel Minster, katedral terdahulu kota tersebut. Sebuah patung dirinya yang terbuat dari perunggu didirikan di kota kelahirannya pada tahun 1622, menggantikan karya sebelumnya yang terbuat dari batu.

Filhellenisme

Filhellenisme ("cinta budaya Yunani") dan Filhellen ("pengagum orang Yunani dan segala sesuatu yang bersifat Yunani"), dari bahasa Yunani φίλοςφίλος filos "teman, kekasih" dan ἑλληνισμόςἑλληνισμός hellenisme "Yunani", merupakan suatu mode intelektual yang menonjol sebagian besar pada gilirannya dari abad ke-19. Ini berkontribusi pada sentimen yang menyebabkan orang Eropa seperti Lord Byron atau Charles Nicolas Fabvier untuk mengadvokasi kemerdekaan Yunani dari Kekaisaran Ottoman.

Filhellenisme Eropa abad ke-19 selanjutnya sebagian besar dapat ditemukan di antara kaum Klasika.

Gregory Nagy

Gregory Nagy (bahasa Hungaria: Nagy Gergely) diucapkan /nadj;/), lahir di Budapest Hungaria pada 1942, adalah seorang profesor Klasika asal Amerika Serikat di Universitas Harvard, dengan spesialisasi dalam sajak Yunani arkais dan Homeros. Nagy dikenal dikenal karena memperluas teori Milman Parry dan Albert Lord mengenai komposisi lisan Iliad dan Odisseia. Sejak tahun 2000, dia menjadi direktur Center for Hellenic Studies, sebuah sekolah Harvard di Washington DC. Dia adalah Profesor Francis Jones untuk Sastra Yunani Klasik dan Profesor Sastra Perbandingan di Harvard, serta masih mengajar paruh waktu di kampus Harvard di Cambridge, Massachusetts. Dari tahun 1994 sampai 2000, dia bertugas di Departemen Klasika Universitas Harvard.

Italia

Italia ( Italia ), resminya Republik Italia (bahasa Italia: Repubblica Italiana, adalah sebuah negara kesatuan republik parlementer di Eropa Terletak di jantung Laut Mediterania. Italia berbatasan dengan Prancis, Swiss, Austria, Slovenia, San Marino dan Vatikan. Italia mencakup area seluas 301.338 km² (116.347 mi²), dan dipengaruhi oleh iklim sedang dan iklim mediterania. Dilihat dari bentuknya, peta Italia berbentuk seperti sepatu bot atau di Italia sering disebut lo Stivale. Dengan jumlah penduduk mencapai 61 juta jiwa, Italia merupakan negara anggota UE keempat yang paling banyak penduduknya.

Sejak Era Klasik, Italia sudah dihuni oleh berbagai bangsa dan peradaban. Seperti Bangsa Fenisia, Kartago, dan orang-orang Yunani kuno yang mendirikan permukiman di selatan Italia, bangsa Etruskan dan Kelt mendiami tengah dan utara Italia, serta suku Italia Kuno dan bangsa Italic yang tersebar di seluruh Semenanjung Italia dan Insular Italia (Sardinia dan Sisilia). Suku Italic atau yang dikenal sebagai Orang Latin membentuk Kerajaan Romawi yang pada akhirnya kerjaan tersebut menjadi sebuah republik yang berhasil menaklukkan dan mengasimilasi peradaban terdekat lainnya. Roma akhirnya muncul sebagai kekuatan dominan di cekungan mediterania, berhasil menaklukkan sebagian besar dunia kuno dan menjadi pusat kebudayaan, politik dan keagamaan terkemuka di peradaban Barat. Peninggalan Kekaisaran Romawi tersebar luas dan dapat dilihat dalam saluran distribusi global hukum sipil, pemerintahan republik, Kekristenan dan tulisan Latin.

Selama Abad Pertengahan, Italia mengalami keruntuhan sosiopolitik di tengah invasi barbar yang merugikan, namun pada abad ke-11 banyak negara-kota dan republik maritim Italia yang bangkit untuk mencapai kemakmuran melalui pelayaran, perdagangan, dan perbankan, meletakkan dasar bagi kapistalisme modern. Statelets merdeka, yang bertindak sebagai pusat perdagangan utama Eropa dengan Asia dan Timur Dekat, menikmati tingkat demokrasi dan kekayaan yang lebih besar dibandingkan dengan monarki feodal yang berkonsolidasi di seluruh Eropa pada saat itu. Sebagian besar Italia Tengah tetap berada di bawah kendali Negara Gereja yang bersifat teokratis, sementara Italia Selatan feodal sampai abad ke-19, sebagai hasil suksesi penaklukan Bizantium, Arab, Norman, Spanyol, dan Bourbon di wilayah ini.Renaisans dimulai dari Italia dan menyebar ke seluruh Eropa, dengan membawa minat baru pada humanisme, sains, eksplorasi dan seni. Pada saat ini budaya Italia berkembang, dan menghasilkan cendekiawan, seniman dan polimatik terkenal seperti Leonardo da Vinci, Galileo, Michelangelo, dan Machiavelli. Juga penjelajah terkenal Italia seperti Marco Polo, Christopher Columbus, Amerigo Vespucci dan Giovanni da Verrazzano yang menemukan rute baru ke Timur Jauh dan Dunia Baru, yang membantu Zaman Penjelajahan Eropa. Namun demikian, kekuatan komersial dan politik Italia berkurang dengan dibukanya rute perdagangan Atlantik dan rute menuju Samudra Hindia melalui Tanjung Harapan yang melintasi Laut Tengah. Dan lagi, negara-negara kota Italia terus terlibat dalam peperangan berdarah, yang berpuncak pada Perang Italia pada abad ke-15 dan 16, yang akhirnya membuat mereka kelelahan, tanpa ada yang muncul sebagai kekuatan dominan. Penguasa yang melemah segera menjadi korban penaklukan kekuatan Eropa seperti Prancis, Spanyol dan Austria.

Pada pertengahan abad ke-19, muncul sebuah gerakan untuk mendukung nasionalisme dan kemerdekaan Italia dari kontrol asing. Gerakan ini menyebabkan pergolakan politik revolusioner yang disebut Risorgimento untuk menyatukan negara-negara di Italia. Setelah berbagai usaha yang dilakukan gagal, akhirnya Perang Kemerdekaan Italia dan Ekspedisi Seribu berhasil menyatukan negara-negara di Italia pada tahun 1861, dan sekarang menjadi sebuah kekuatan besar setelah berabad-abad didominasi kekuasaan asing.. Di akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, Kerajaan Baru Italia dengan cepat melakukan industrialisasi, terutama di utara, dan kolonial kerajaan, sementara di selatan sebagian besar masih miskin dan dikecualikan dari industrialisasi, dan memicu diaspora besar dan berpengaruh. Meskipun menjadi salah satu pemeran utama dalam Perang Dunia I, Italia mengalami masa krisis ekonomi dan kekacauan sosial, yang mengarah pada munculnya kediktatoran fasis pada tahun 1922. Partisipasi selanjutnya dalam Perang Dunia II di pihak Axis berakhir dengan kekalahan militer, penghancuran ekonomi, dan perang sipil Italia. Setelah pembebasan dan bangkitnya perlawanan, Italia menghapuskan monarki dan mengembalikan demokrasi, menikmati ledakan ekonomi yang berkepanjangan, terbebas dari kekacauan sosiopolitik (seperti, Anni di Piombo, Mani pulite, Perang Mafia Kedua, Percobaan Maxi dan pembunuhan para pejabat anti-mafia) dan menjadi negara maju utama.Saat ini, Italia memiliki ekonomi terbesar ketiga di Zona Euro dan kedelapan terbesar di dunia. Memiliki tingkat perkembangan manusia yang sangat tinggi dan berada di peringkat keenam dunia untuk harapan hidup. Negara ini berperan penting dalam urusan ekonomi, militer, budaya dan diplomatik regional maupun global, dan merupakan kekuatan regional dan kekuatan besar. Italia adalah pendiri dan anggota terkemuka Uni Eropa dan anggota berbagai lembaga internasional seperti PBB, NATO, OECD, OSCE, WTO, G7/G8, G20, Uni untuk Mediterania, Majelis Eropa, Uniting for Consensus, dan banyak lagi. Sebagai cerminan akan kekayaan budayanya, Italia adalah rumah bagi 51 Situs Warisan Dunia, merupakan yang paling banyak, dan merupakan negara yang paling banyak dikunjungi kelima di dunia.

John Gill

John Gill (lahir di Inggris, 23 November 1697 – meninggal di Inggris, 14 Oktober 1771 pada umur 73 tahun) adalah seorang pastor Gereja Baptis, sarjana Alkitab, dan teolog asal Inggris yang memegang teguh pandangan soteriologi Calvin. Ia dilahirkan di Kettering, Northamptonshire, dan bersekolah di Kettering Grammar School di mana ia menguasai bahasa Latin klasika dan mempelajari bahasa Yunani sebelum berusia 11 tahun. Ia terus belajar sendiri segala bidang dari logika sampai bahasa Ibrani, yang diminatinya sepanjang hidupnya.

Kompas (surat kabar)

Harian Kompas adalah nama surat kabar Indonesia yang berkantor pusat di Jakarta. Koran Kompas diterbitkan oleh PT Kompas Media Nusantara yang merupakan bagian dari Kompas Gramedia (KG).

Surat Kabar Kompas juga terbit dalam bentuk daring di alamat Kompas.id yang dikelola oleh PT. Kompas Media Nusantara berisi konten surat kabar Harian Kompas dalam bentuk teks, gambar dan format koran. Kompas.com adalah situs berita yang dikelola oleh PT Kompas Cyber Media yang merupakan anak perusahaan PT.Kompas Media Nusantara.Harian Kompas adalah satu di antara dua (2) koran di Indonesia yang diaudit oleh Audit Bureau of Circulations (ABC).

Kritik teks

Kritik teks (Kritik tekstual; bahasa Inggris: Textual criticism) dalam bidang kesarjanaan tekstual, filologi dan kritik sastra adalah sebuah metode untuk mengidentifikasi varian-varian tekstual dalam suatu naskah/manuskrip atau dokumen cetak.

Para juru tulis kuno dapat saja membuat perubahan ketika menyalin suatu naskah dengan tangan. Dengan adanya satu, beberapa atau banyak salinan naskah, dan tidak adanya dokumen asli, para kritikus teks berupaya untuk merekonstruksi teks asli (disebut archetype atau autograph; "otograf) semirip mungkin. Proses yang sama dapat diterapkan untuk merekonstruksi versi antara (intermediate), atau "resensi", dalam sejarah transmisi dokument tersebut.

Tujuan pekerjaan kritik teks adalah untuk lebih memahami penciptaan dan sejarah transmisi teks. Pemahaman ini dapat menghasilkan suatu "edisi kritis" ("critical edition") yang memuat suatu teks kolektif hasil penelitian para sarjana.

Ada sejumlah pendekatan dalam kritik teks, terutama eclecticism, stemmatics, dan penyuntingan copy-text. Teknis kuantitatif juga digunakan untuk menentukan hubungan antara "saksi-saksi" (witnesses) suatu naskah, dengan metode dari biologi evolutioner (Phylogenetics) tampaknya efektif untuk suatu rentang tradisi.

Dalam ranah-ranah (domains) tertentu di bidang penyuntingan teks agamawi dan klasika, muncul frasa

"lower criticism" ("kritik tingkat rendah") untuk menggambarkan kontras antara kritik teks dengan "higher criticism" ("kritik tingkat tinggi"), yang berupaya menggali kepengarangan, tarikh dan tempat penyusunan naskah asli.

Kurator

Kurator adalah pengurus atau pengawas institusi warisan budaya atau seni, misalnya museum, pameran seni, galeri foto, dan perpustakaan. Kurator bertugas untuk memilih dan mengurus objek museum atau karya seni yang dipamerkan.

Kurator memiliki pendidikan tinggi dalam bidangnya, umumnya doktor atau magister dalam bidang sejarah, sejarah seni, arkeologi, antropologi, atau klasika. Kurator harus berperan aktif dalam bidangnya, misalnya memberikan seminar, menerbitkan artikel, dan menjadi pembicaran pada konferensi akademik. Kurator juga perlu mengetahui pasar serta paham kode etik dan hukum yang berlaku dalam mengumpulkan barang antik atau seni.

Lionel Giles

Lionel Giles (lahir 29 Desember 1875 – meninggal 22 Januari 1958 pada umur 82 tahun) adalah seorang ilmuwan dan ahli bahasa asal Britania Raya. Giles juga menjadi deputi kurator di British Museum dan sebagai "Penjaga Departemen Buku Cetak dan Naskah Oriental". Lionel Giles terkenal dari terjemahannya terhadap Sun Zi Bingfa ("Seni Perang Sunzi") tahun 1910 karya Sun Tzu serta Analek Konfusius.

Giles adalah anak dari diplomat dan Sinolog Britania Raya, Herbert Giles.

Martha Nussbaum

Martha Craven Nussbaum (lahir 6 Mei 1947) adalah filsafat Amerika Serikat dan Ernst Freund Distinguished Service Professor of Law and Ethics, jabatan yang mencakup departemen filsafat dan sekolah hukum Universitas Chicago. Ia berkecimpung di bidang filsafat Yunani kuno dan Romawi, filsafat politik, feminisme, dan etika, termasuk hak hewan.

Ia juga merupakan peneliti di bidang klasika, ketuhanan, dan ilmu politik, serta anggota Committee on Southern Asian Studies dan anggota dewan Human Rights Program. Ia sempat mengajar di Universitas Harvard dan Brown.Nussbaum merupakan penulis atau penyunting beberapa buku seperti The Fragility of Goodness (1986), Sex and Social Justice (1998), The Sleep of Reason (2002), Hiding From Humanity: Disgust, Shame, and the Law (2004), dan Frontiers of Justice: Disability, Nationality, Species Membership (2006).

Mata panda

Mata panda atau mata berkantung (Inggris: puffy eyes) adalah lingkaran berwarna hitam yang muncul di bawah mata. Munculnya lingkaran hitam karena bengkaknya pada mata yang diakibatkan karena beberapa faktor penyebab. Kulit di area mata memiliki lapisan yang amat tipis dibandingkan area lain pada wajah dan strukturnya yang lebih kompleks. Hal itulah yang menyebabkan kulit di area mata lebih mudah membengkak.

Michael Grant (ahli klasika)

Michael Grant CBE (lahir 21 November 1914 – meninggal 4 Oktober 2004 pada umur 89 tahun) adalah seorang ahli klasika, numisnatis, dan penuli sejumlah buku tentang sejarah kuno asal Inggris. Terjemahannya tahun 1956 dari Annals of Imperial Rome karya Tacitus masih menjadi standar kerja.

Mitologi Yunani

Mitologi Yunani adalah sekumpulan mitos dan legenda yang berasal dari Yunani Kuno dan berisi kisah-kisah mengenai dewa dan pahlawan, sifat dunia, dan asal usul serta makna dari praktik ritual dan kultus orang Yunani Kuno. Mitologi Yunani merupakan bagian dari agama di Yunani Kuno. Para sejarawan modern mempelajari mitologi Yunani untuk mengetahui keadaan politik, agama, dan peradaban di Yunani Kuno, serta untuk memperoleh pemahaman mengenai pembentukan mitos itu sendiri.Kebanyakan dewa Yunani digambarkan seperti manusia, dilahirkan namun tak akan tua, kebal terhadap apapun, bisa tak terlihat, dan tiap dewa mempunyai karakteristik tersendiri. Karena itu, para dewa juga memiliki nama-nama gelar untuk tiap karakternya, yang mungkin lebih dari satu. Dewa-dewi ini kadang-kadang membantu manusia, dan bahkan menjalin hubungan cinta dengan manusia yang menghasilkan anak, yang merupakan setengah manusia setengah dewa. Anak-anak itulah yang kemudian dikenal sebagai pahlawan.

Mitologi Yunani secara eksplisit terdapat dalam kumpulan cerita dan karya seni Yunani Kuno, seperti pada lukisan vas dan benda-benda ritual untuk dewa. Mitologi Yunani menjelaskan asal mula dunia serta menceritakan kehidupan dan petualangan berbagai dewa, dewi, pahlawan, dan makhluk-makhluk mitologi. Mitologi Yunani pada awalnya disebarkan melalui tradisi lisan. Saat ini sebagian besar informasi mengenai mitologi Yunani diperoleh dari sastra Yunani.

Sumber literatur Yunani tertua—yakni wiracarita Iliad dan Odisseia—berisi kisah yang berpusat pada peristiwa mengenai Perang Troya. Sementara, dua puisi karya Hesiodos—Theogonia dan Erga kai Hemerai—menceritakan mengenai penciptaan dunia, pergantian kekuasaan dewa, pergantian zaman manusia, asal mula kesengsaraan manusia, dan asal mula ritual kurban. Mitologi Yunani juga terdapat dalam Himne Homeros, potongan-potongan wiracarita dari Siklus Epik, karya seni tragedi dari abad kelima, tulisan-tulisan para sejarawan dan penyair dari zaman Yunani Kuno, serta naskah kuno dari Kekaisaran Romawi karya penulis-penulis seperti Plutarkhos dan Pausanias.

Penemuan-penemuan arkeologi telah menunjukkan sumber-sumber penting mengenai rincian mitologi Yunani, di mana para dewa dan pahlawan banyak muncul dalam dekorasi pada banyak sekali artefak. Desain geometris pada tembikar dari abad kedelapan SM menggambarkan adegan-adegan dari siklus Troya selain daripada petualangan Herakles. Pada masa-masa yang saling berkelanjutan—yaitu periode Arkais, Klasik, dan Hellenistik—muncul berbagai sumber mitologi Yunani, seperti dari Homeros. Sumber-sumber itu menambah berbagai bukti yang sudah ada.Mitologi Yunani telah banyak memengaruhi budaya, seni, dan sastra dunia Barat dan terus menjadi bagian dari warisan dan bahasa Barat. Sejak masa kuno hingga sekarang, banyak penyair dan seniman yang mengambil inspirasi dari mitologi Yunani, dan menemukan banyak relevansi dan makna kontemporer dalam tema-tema mitologi Yunani.

Oxford University Press

Templat:Redirect-acronym

Oxford University Press (OUP) adalah percetakan universitas terbesar di dunia. Pers ini adalah departemen dari University of Oxford dan dipimpin oleh 15 akademika yang ditunjuk oleh Wakil Kanselir yang dikenal sebagai Delegasi Penerbitan. Mereka dipimpin oleh Sekretaris Delegasi yang menjabat sebagai pimpinan utama OUP dan perwakilan utamanya di lembaga universitas lain. Oxford University telah menggunakan sistem sejenis untuk mengawasi Press sejak abad ke-17.Buku-buku yang diterbitkan oleh Oxford memiliki Nomor Buku Standar Internasional yang diawali dengan 0-19 dan menjadikan Press sebagai satu dari sekumpulan kecil penerbit yang memiliki nomor identifikasi dua digit dalam sistem ISBN. Berdasarkan perjanjian internal, digit pertama nomor edisi individu (setelah 0-19-) menandakan divisi penerbitannya, misal: 3 untuk musik (sebelum ISMN ditetapkan); 5 untuk kantornya di New York; 8 untuk terbitan Clarendon Press.

Perpustakaan Bayern

Perpustakaan Bayern (Jerman: Bayerische Staatsbibliothek, disingkat BSB) adalah perpustakaan daerah Bayern dan salah satu perpustakaan Eropa yang terkenal sebagai perpustakaan dengan reputasi internasional. Sebagai perpustakaan dengan koleksi sumber primer yang sangat besar, Perpustakaan Bayern mengumpulkan naskah langka dan karya bertema khusus dari berbagai kebudayaan, menjadikannya pusat informasi dan penelitian yang sangat terpadu bagi pelajar dan peneliti. Dengan jumlah koleksi lebih dari 10 juta karya nasional dan internasional dan langganan lebih dari 55.000 koran dan jurnal, Perpustakaan Bayern menjadi perpustakaan umum ilmiah yang terbesar kedua di Republik Federal Jerman dan perpustakaan dengan koleksi majalah terbesar di Eropa setelah Perpustakaan Britania.

Didirikan pada 1558 sebagai perpustakaan Dinasti Wittelsbach, Perpustakaan Bayern mengumpulkan salinan sah dari tiap karya yang dirilis di Bayern sejak 1663, menjadikan Perpustakaan Bayern sebagai pemegang peran penting dalam proyek katalog kepustakaan nasional dan produksi Collection of German Imprints (Sammlung Deutscher Drucke) untuk periode 1450-1600 dan karya musik yang diterbitkan hingga 1800. Sesuai tradisi dan sejarahnya mengumpulkan naskah terbitan pra-1700, Perpustakaan Bayern fokus mengoleksi karya-karya yang dirilis di daerah Bayern, juga karya dengan bidang antikuitas dan klasika, sejarah, musik, Eropa Timur dan Tenggara, serta Oriental dan Timur Jauh, menjadikannya perpustakaan dengan koleksi naskah terbesar di dunia.

Trevor R. Bryce

Trevor Robert Bryce (lahir 1940) adalah seorang Hittitolog dengan spesialisasi pada sejarah kuno dan Timur dekat klasik. Dia tinggal di Brisbane.

Bukunya, The Kingdom of the Hittites ("Kerajaan Het"), banyak dibaca oleh kalangan pelajar penutur bahasa Inggris karena studi mengenai Het didominasi oleh sastra Jerman. Edisi baru buku ini, dengan tambahan 9 halaman, ditebitkan pada 2005. Bryce adalah profesor dalam bidang Sejarah, Filsafat, Agama, dan Klasika di Universitas Queensland.

Victor Davis Hanson

Victor Davis Hanson (lahir 1953) adalah seorang sejarawan militer, kolomnis, penulis esai politik dan mantan profesor Klasika. Dia terkenal sebagai seorang ahli sejarah peperangan kuno. Dia merupakan komentator ihwal peperangan modern dan politik kontemporer untuk National Review dan beberapa media lainnya. Selama beberapa tahun, dia menjadi profesor Klasika di Universitas Negeri California di Fresno, dan kini aktif di Hoover Institution.

Yesus

Yesus (bahasa Yunani: Ἰησοῦς Iesous; kr. 4 SM sampai 30–33 M; Arab: يسوع; Ibrani: יֵשׁוּעַ), juga disebut sebagai Yesus dari Nazaret atau Yesus Kristus, adalah tokoh sentral Kekristenan. Menurut ajaran sebagian besar denominasi Kristen, Yesus dipandang sebagai Putra Allah (Anak Allah). Umat Kristen meyakini bahwa Yesus adalah Mesias (atau Kristus, Yang Diurapi) yang dinantikan.Hampir semua akademisi antikuitas modern setuju bahwa Yesus ada secara historis, dan para sejarawan menganggap bahwa Injil Sinoptik (Matius, Markus, dan Lukas) adalah sumber-sumber terbaik untuk meneliti historisitas Yesus. Kebanyakan akademisi sepakat bahwa Yesus adalah orang Galilea, rabi Yahudi yang mewartakan pesannya secara lisan, dibaptis oleh Yohanes Pembaptis, dan disalibkan sesuai perintah Prefek Romawi Pontius Pilatus. Menurut pandangan aliran-aliran utama saat ini, Yesus adalah seorang pewarta apokaliptik dan pendiri suatu gerakan pembaruan di dalam Yudaisme, kendati beberapa akademisi terkemuka berpendapat bahwa Yesus bukanlah apokaliptik. Setelah kematian Yesus, para pengikutnya percaya bahwa Yesus bangkit dari kematian, dan komunitas yang mereka bentuk kemudian menjadi Gereja Kristen. Era kalender yang paling umum, disingkat "M" (Masehi) dalam bahasa Indonesia atau disingkat "AD" dari bahasa Latin "Anno Domini" ("dalam tahun Tuhan kita"), didasarkan pada kelahiran Yesus. Kelahiran Yesus dirayakan setiap tahun pada tanggal 25 Desember (atau beragam tanggal pada bulan Januari di dalam beberapa gereja timur) sebagai suatu hari raya yang dikenal sebagai Natal.

Umat Kristen percaya bahwa Yesus memiliki suatu "signifikansi yang unik" di dunia. Doktrin-doktrin Kristen mencakup keyakinan bahwa Yesus dikandung oleh Roh Kudus, dilahirkan dari seorang perawan bernama Maria, melakukan berbagai mukjizat, mendirikan Gereja, mati karena penyaliban sebagai kurban untuk penebusan, bangkit dari kematian dan naik ke Surga, serta akan datang kembali ke bumi. Sebagian besar umat Kristen percaya bahwa Yesus memungkinkan manusia untuk didamaikan dengan Allah. Pengakuan Iman Nicea menegaskan bahwa Yesus akan menghakimi orang mati baik sebelum atau setelah kebangkitan tubuh mereka, suatu peristiwa yang juga dikaitkan dengan Kedatangan Kedua Yesus di dalam eskatologi Kristen; walaupun beberapa kalangan meyakini peranan Yesus sebagai juru selamat memiliki kepentingan yang lebih sosial atau eksistensial daripada akhirat, dan beberapa teolog terkenal telah mengemukakan bahwa Yesus akan membawa suatu rekonsiliasi universal. Sebagian terbesar dari kalangan Kristen menyembah Yesus sebagai penjelmaan dari Allah Putra, pribadi kedua dalam satu Trinitas Ilahi. Beberapa kelompok Kristen menolak Trinitarianisme, baik sebagian ataupun seluruhnya, karena mereka menganggapnya tidak selaras dengan kitab suci.

Dalam Islam, Yesus (umumnya ditransliterasikan sebagai Isa) dipandang sebagai Al-Masih (Mesias) dan salah satu nabi Allah yang penting. Menurut umat Muslim, Yesus merupakan seorang pembawa kitab suci dan dilahirkan dari seorang perawan, namun bukan Putra Allah. Bagi sebagian besar kalangan Muslim, Yesus tidak disalibkan tetapi secara jasmani diangkat ke Surga oleh Allah.

Yudaisme menolak keyakinan bahwa Yesus adalah Mesias yang dinantikan, dengan alasan bahwa kematian Yesus di kayu salib menandakan bahwa ia ditolak oleh Allah dan kebangkitannya adalah suatu legenda Kristen.

Bahasa lain

This page is based on a Wikipedia article written by authors (here).
Text is available under the CC BY-SA 3.0 license; additional terms may apply.
Images, videos and audio are available under their respective licenses.