Impian di Tengah Musim

A Midsummer Night's Dream adalah sandiwara komedi karya William Shakespeare yang ditulis sekitar tahun 1590-an. Terjemahan ke dalam bahasa Indonesianya berjudul Impian di Tengah Musim dan dilakukan oleh Trisno Sumardjo.[1]

Perjalanan cinta sejati tidak pernah mulus
 

Sandiwara komedi karangan Sir William Shakespeare ini berkisah tentang pasangan kekasih dari Athena, Hermia dan Lysander yang dilarang untuk menikah. Demetrius berusaha untuk mengejar Hermia, dan Helena tergila-gila dengan Demetrius. Bahkan raja dan ratu peri juga bertengkar. Lalu raja peri menggunakan ramuan ajaib yang membuat Demetrius dan Lysander jatuh cinta pada Helena, semakin menyemarakkan cerita. Pada akhirnya kisah ini berkutat tentang siapa yang jatuh cinta dengan siapa.. atau apa.

MND title page
Sampul muka cetakan tahun 1600.

Kisah Impian di Tengah Musim

Tokoh utama

Tokoh lain

Waktu dan tempat

Athena kuno, Yunani.

Sinopsis

Study for The Quarrel of Oberon and Titania
Lukisan "Study for The Quarrel of Oberon and Titania" oleh Sir Joseph Noel Paton

Di babak pertama, Hermia menolak untuk mengikuti instruksi ayahnya, Egeus, untuk menikah dengan pria yang telah dipilihkan yakni Demetrius. Egeus berkata bahwa sebelum masa pemerintahan Theseus, ada hukum Athena kuno yang memerintahkan seorang gadis harus menikah dengan pria pilihan ayahnya atau mati. Theseus tidak mau putrinya meninggal, menawarkan pilihan lain untuk hidup membiara seperti Dewi Diana.

Hermia dan kekasihnya, Lysander, memutuskan untuk kabur melewati hutan pada malam hari. Mereka bermaksud untuk pergi dan tinggal dengan bibi Lysander yang menganggapnya sebagai anak sendiri. Mereka memberi tahu rencana mereka kepada Helena, teman Hermia yang cintanya ditolak oleh Demetrius. Namun Helena yang ingin membuat Demetrius jatuh cinta padanya, membocorkan rencana tersebut. Maka mereka pun memutuskan untuk membuntuti Hermia dan Lysander.

Saat malam tiba, Lysander dan Hermia yang merasa aman setelah tiba di hutan, tertidur. Demetrius dan Helena juga berada di hutan itu mencari Lysander dan Hermia. Demetrius merasa terganggu karena diikuti oleh Helena ke mana pun ia pergi. Perlakuan tidak sopan Demetrius terhadap Helena itu dilihat oleh Oberon, sang raja peri.

Oberon dan Titania berada di hutan di luar Athena. Titania ingin menghadiri pernikahan Theseus dan Hippolyta. Mereka bersitegang saat Titania menolak untuk menyerahkan seorang anak Indian kepadanya yang akan Oberon gunakan sebagai kesatria, karena ibu dari anak itu memuja Titania. Kesal, Oberon memerintahkan Puck (yang juga dipanggil Hobgoblin atau Robin Goodfellow) untuk mengambil sejenis bunga ajaib yang bila dioleskan ke mata seseorang yang sedang tidur akan membuat orang itu jatuh cinta pada makhluk pertama yang dilihatnya saat membuka mata. Selain itu Oberon juga memerintahkan Puck untuk mencari Demetrius dan mengoles matanya dengan bunga itu agar jatuh cinta pada Helena.

Namun Puck membuat kesalahan dengan mengoleskan bunga itu ke mata Lysander. Ketika Lysander bangun, orang pertama yang ia lihat adalah Helena yang sedang tersesat di hutan. Lysander pun jatuh cinta pada Helena dan meninggalkan Hermia yang masih tertidur. Ketika Oberon melihat hal ini, ia memarahi Puck dan menyuruhnya untuk mencari Demetrius sekali lagi. Demetrius pun terkena pengaruh bunga itu dan jatuh cinta pada Helena.

Hermia yang ditinggalkan sendiri bangun dan mencari kekasihnya Lysander. Ketika menemukan Lysander, ia ditolak mentah-mentah karena Lysander terkena sihir dan jatuh cinta pada Helena. Helena merasa curiga karena tiba-tiba dirayu oleh dua orang laki-laki, dan mengira bahwa ini adalah permainan Lysander, Demetrius, dan Hermia untuk memperolok-oloknya.

Kembali di desa, sekelompok orang-orang dengan kelas sosial yang rendah merencanakan untuk mempertunjukkan drama sandiwara "Pyramus dan Thisbe" untuk memeriahkan pernikahan Theseus. Mereka berlatih di hutan, dekat tempat tinggal Titania. Puck melihat Nick Bottom yang akan memerankan Pyramus, mengutuknya hingga kepala Bottom berubah menjadi kepala keledai. Teman-temannya takut lalu kabur meninggalkannya sendiri. Bottom adalah orang pertama yang Titania lihat ketika ia bangun dari tidurnya. Maka ia pun jatuh cinta pada Bottom itu dan memanjakannya dengan semua peri-perinya. Dengan pengaruh bunga itu, Titania dengan mudahnya memberikan bocah Indian itu pada Oberon. Karena keinginannya sudah tercapai, Oberon membebaskan Titania dari sihir dan menyuruh Puck untuk mengubah kepala keledai Bottom seperti semula. Dengan ini sihir pada Lysander pun hilang, tetapi Demetrius menjadi jatuh cinta pada Helena sekalipun sihir itu hilang.

Kemudian para peri itu pun menghilang di babak akhir seiring datangnya Theseus dan Hippolyta saat hari masih subuh. Mereka membangunkan kedua pasangan itu dari tidurnya. Mengingat Demetrius tidak mencintai Hermia lagi, Theseus menyuruh Egeus untuk mengatur pernikahan bagi kedua pasangan itu. Hermia, Lysander, Demetrius dan Helena sepakat untuk menganggap apa yang terjadi semalam adalah mimpi karena terasa begitu tidak nyata. setelah mereka keluar dari hutan, Bottom yang terbangun pun memutuskan untuk menganggap kejadian semalam adalah mimpi juga. Di Athena, Theseus dna Hippolyta bersama kedua pasangan Hermia-Lysander dan Helena-Demetrius, menonton pertunjukan "Pyramus dan Thisbe". Itu adalah pertunjukan yang konyol dan jelek, tetapi menghibur mereka semua. Di akhir cerita, Oberon, Titania, Puck dan para peri lainnya memberkati rumah yang ditinggali ketiga pasangan itu dengan kecukupan dan keberuntungan.

Catatan kaki

  1. ^ Trisno Sumardjo, Impian di Tengah Musim (karya William Shakespeare). Jakarta: Balai Pustaka, 1953
Boenga Roos dari Tjikembang (novel)

Boenga Roos Dari Tjikembang (EYD: Bunga Roos Dari Cikembang) adalah novel berbahasa Melayu rendah tahun 1927 yang ditulis oleh Kwee Tek Hoay. Buku tujuh belas bab ini menceritakan seorang manajer perkebunan bernama Oh Aij Tjeng (EYD: Oh Aiy Ceng) yang harus meninggalkan nyai (pasangan tanpa hubungan pernikahan) tercintanya, Marsiti, sehingga ia bisa menikah. Delapan belas tahun kemudian setelah putri Aij Teng, Lily meninggal, calon anak-mertua Aij Tjeng, Bian Koen menemukan bahwa Marsiti memiliki seorang putri, Roosminah, yang sangat mirip dengan Lily. Bian Koen dan Roosminah lalu menikah.

Terinspirasi oleh lirik lagu berbahasa Inggris "If Those Lips Could Only Speak" (bahasa Indonesia: "Jika Bibir Itu Dapat Berbicara") dan sandiwara "Impian di Tengah Musim" karya William Shakespeare, Boenga Roos Bahasa Dari Tjikembang awalnya ditulis sebagai cerita garis besar untuk grup drama panggung Union Dalia. Kwee mencampurkan beberapa bahasa lainnya, khususnya Belanda, Sunda, dan Inggris; ia memasukkan dua kutipan dari puisi bahasa Inggris dan satu lagi dari lagu bahasa Inggris. Novel ini telah ditafsirkan berbagai sebagai suatu promosi teosofi, sebuah risalah pada konsep reinkarnasi Buddhisme, panggilan untuk pendidikan, sebuah ode penghormatan untuk para nyai, dan kecaman terhadap bagaimana mereka diperlakukan kala itu.

Novel ini awalnya diterbitkan sebagai cerita bersambung di majalah Panorama milik Kwee; cerita ini segera terbukti menjadi karyanya yang paling populer. Tahun 1930 telah ditemukan beberapa adaptasi drama panggung yang tidak resmi, sehingga membuat Kwee meminta para pembacanya untuk membantu dia menegakkan hak ciptanya atas karyanya tersebut. Karya ini difilmkan dua kali, pertama yaitu Boenga Roos dari Tjikembang (1931) oleh The Teng Chun kemudian Bunga Roos (1975) oleh Fred Young. Buku ini, meskipun tidak dianggap sebagai bagian dari kanon sastra Indonesia, memiliki peringkat di antara karya paling dicetak ulang dalam sastra Melayu Tionghoa. Karya ini juga telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Belanda dan Inggris.

Eka Dimitri Sitorus

Eka Dimitri Sitorus (lahir di Bandung, Jawa Barat, 7 Agustus 1960; umur 59 tahun) adalah seorang pelatih akting dan pekerja seni asal Indonesia. Selain sebagai pelatih akting, ia dikenal dalam dunia skenario setelah ia menulis naskah film kontroversial berjudul Ekskul.

Godi Suwarna

Godi Suwarna (lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, 23 Mei 1956; umur 63 tahun) adalah sastrawan berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal melalui karya-karya nya berupa cerpen dan puisi yang dipublikasikan ke berbagai media massa. Dia merupakan salah satu penerima Hadiah Sastra Rancage (1996).

Karakter (seni)

Tokoh fiksi, tokoh fiktif atau karakter fiktif adalah orang, persona, identitas, atau tokoh yang berasal dari sebuah karya fiksi. Proses membuat atau mengembangkan karakter fiktif disebut penokohan.

Tokoh dianggap sebagai elemen penting dalam karya fiksi. Sebuah tokoh fiktif umumnya dibuat berdasarkan tipe karakteristik utama tertentu. Misalnya tokoh Puck dari Impian di Tengah Musim William Shakespeare dan Bugs Bunny dari Looney Tunes merupakan tokoh tipe penipu karena bertolak belakang dengan standar-standar kelakuan yang baik.

Oberon (satelit)

Oberon, juga disebut Uranus IV, adalah satelit alami terluar planet Uranus. Satelit ini merupakan satelit terbesar kedua Uranus sekaligus satelit terbesar kesembilan di Tata Surya. Oberon ditemukan oleh William Herschel pada tahun 1787 dan dinamai menurut nama raja peri-peri dalam Impian di Tengah Musim karya Shakespeare. Orbitnya sebagian berada di luar magnetosfer Uranus.

Tampaknya Oberon terbentuk dari piringan akresi yang mengelilingi Uranus setelah pembentukannya. Satelit ini terdiri dari es dan bebatuan, dan kemungkinan terdiferensiasi menjadi inti berbatu dan mantel yang terdiri dari es. Lapisan air mungkin ada di batas antara mantel dan inti. Permukaan Oberon, yang warnanya gelap dan sedikit merah, tampaknya terbentuk melalui tubrukan asteroid dan komet, dan dilapisi oleh berbagai kawah tubrukan yang diameternya dapat mencapai 210 km. Di Oberon juga terdapat rangkaian chasmata (graben atau gawir) yang terbentuk selama perpanjangan keral sebagai akibat dari pengembangan bagian dalamnya selama evolusi awal.

Sistem Uranus baru dipelajari secara dekat oleh wahana Voyager 2 yang mengabadikan beberapa citra Oberon pada Januari 1986, sehingga 40% permukaan Oberon telah dipetakan.

Paul Freeman (aktor)

Paul Freeman (lahir 18 Januari 1943) adalah aktor Inggris. Dia dikenal karena perannya sebagai saingan arkeolog René Belloq di Raiders of the Lost Ark, sebagai penjahat anggur baron Gustav Riebmann pada musim ke 4 di film Falcon Crest, sebagai Pendeta Shooter di Hot Fuzz dan sebagai penjahat Ivan Ooze di film

Mighty Morphin Power Rangers

Pinocchio (seri TV 2014)

Pinocchio (Hangul: 피노키오RR: Pinokio) adalah serial televisi Korea Selatan tahun 2014 yang dibintangi oleh Lee Jong-suk and Park Shin-hye. Ini disiarkan di SBS pada hari Rabu dan Kamis jam 21:55 selama 20 episode.

Royal Shakespeare Company

Royal Shakespeare Company (RSC) adalah sebuah perusahaan teater Inggris besar, yang berbasis di Stratford-upon-Avon, Warwickshire, Inggris. Perusahaan tersebut mempekerjakan lebih dari 1.000 staf dan menghasilkan sekitar 20 produksi setahun. RSC giat pentas di London, Newcastle sampai Tyne dan melakukan perjalanan keliling ke seluruh belahan Britania Raya dan mancanegara.

Titania (satelit)

Titania adalah satelit alami terbesar planet Uranus sekaligus satelit alami terbesar kedelapan di Tata Surya dengan diameter 1.578 km. Titania ditemukan oleh William Herschel pada tahun 1787 dan dinamai menurut nama seorang ratu peri dalam sebuah sandiwara komedi karya William Shakespeare, yakni Impian di Tengah Musim. Orbitnya terletak di dalam magnetosfer Uranus.

Titania terdiri atas kandungan es dan bebatuan yang kurang lebih sama banyak, dan kemungkinan terdiferensiasi menjadi inti yang berbatu dan mantel yang terdiri dari es. Di batas antara inti dan mantel mungkin terdapat sebuah lapisan air. Permukaan Titania, yang relatif gelap dan sedikit berwarna merah, tampaknya terbentuk akibat tubrukan dan proses endogenik. Permukaan Titania juga penuh akan kawah tubrukan yang diameternya dapat mencapai 326 km, tetapi kawah di permukaan Titania tidak sebanyak kawah yang terdapat di permukaan satelit terluar Uranus, Oberon. Permukaan Titania pernah mengalami proses pelapisan kembali secara endogenik yang menghancurkan permukaannya yang tua dan penuh akan kawah. Di permukaan Titania juga terdapat rangkaian ngarai dan gawir besar, yang merupakan dampak dari pengembangan bagian dalamnya selama tahap akhir evolusinya. Sama seperti sebagian besar satelit Uranus lainnya, Titania kemungkinan terbentuk dari piringan akresi yang mengelilingi planet tersebut setelah pembentukannya.

Spektroskopi inframerah pada tahun 2001 dan 2005 menunjukkan keberadaan es air dan karbon dioksida beku di permukaan Titania, yang mengindikasikan keberadaan atmosfer karbon dioksida. Pengukuran selama okultasi Titania terhadap suatu bintang menunjukkan batas maksimal tekanan atmosfer sebesar 10–20 nbar. Uranus dan satelit-satelitnya hanya pernah dipelajari dari dekat oleh wahana Voyager 2 pada Januari 1986. Wahana tersebut mengabadikan beberapa citra Titania, yang memungkinkan pemetaan 40% permukaan satelit tersebut.

Trisno Soemardjo

Trisno Sumardjo (lahir di Surabaya, 6 Desember 1916 – meninggal di Jakarta, 21 April 1969 pada umur 52 tahun) adalah seorang sastrawan, penerjemah, dan pelukis Indonesia. Sebagai penerjemah, ia banyak menerjemahkan drama William Shakespeare. Ia adalah ketua Dewan Kesenian Jakarta yang pertama dan salah satu penandatangan Manifes Kebudayaan.

Tsutomu Isobe

Tsutomu Isobe (磯部 勉, Isobe Tsutomu, lahir di Tokyo, Jepang, 13 Oktober 1950; umur 68 tahun) adalah seorang aktor dan pengisi suara (seiyu) asal Jepang. Kariernya terentang selama 35 tahun dengan berbagai peran di layar lebar.

Tsutomu Isobe sekarang berada di bawah manajemen artis Ankle Baby.

Wawan Sofwan

Wawan Sofwan (lahir di Ciamis, Jawa Barat, 17 Oktober 1965), adalah aktor dan sutradara teater Indonesia. Lulusan kimia dari Universitas Pendidikan Indonesia Bandung pada tahun 1991, ia mulai aktif dalam bidang teater sejak tahun 1984 di Student Theater IKIP Bandung dan kemudian pada tahun 1986 melanjutkan pembelajaran teater di Studiklub Teater Bandung, yang merupakan salah satu teater modern yang tertua di Indonesia.

Naskah drama yang telah dipentaskannya adalah 'King Lear', Impian di Tengah Musim, Julius Caesar, Doa Carlos dan lain-lain. Ia mulai mendalami monolog pada tahun 1994. Monolog yang sudah dipentaskannya adalah Oknum, Dam, Laporan untuk Akademi, Zarathustra, Indonesia Menggugat,Kontrabass dan " The Story of Tiger".

Tahun 1999 ia mulai meyutradarai> pentas yang pernah disutradarainya, al: Art (Yasmina Reza), Disco Pigs (Enda Wals), Faust I (Goethe), Fragmen opera La Boheme (Pucini),Saudagar Venesia (Shakespeare), Musical "Honk", Musical "Mary did you know", Nuri dan Lokomotif Lipang, Electronic City (F. Richter),Fashion Performance "Ti Iwung Nungtung ka Padung", Opera Dido Aenias (H. Purcel), Konser Bimbo 40 tahun,Nyai Ontosoroh(Pramudya A. Toer/Faiza Marzuki) dan Kehidupan di Teater (David Mamet)

Di samping itu, Wawan Sofwan juga mendapat beasiswa dari Goethe Institut Jerman untuk belajar Bahasa Jerman dan mempelajari Research Theater dari tahun 1995 hingga 1996. Kemudian, antara tahun 1996-2000, ia mulai mengikuti berbagai festival di Australia lalu bergabung dengan main teater Melbourne, dan mendapat anugerah "The Melbourne Fringe Theater Award" serta dicalonkan sebagai "Green Room Award Australia". Pada tahun 2000, ia mengikuti pertemuan atau kursus "International Forum for Theater Worker" di Berlin, Jerman.

Tahun 2005, mendapat beasiswa dari International Theater Institut Germany untuk magang di kelompok Theater musical "Triebwerk Theater-Hamburg" selama 4 bulan.

Pada tahun 2004, ia mengikuti The London International Festival of Theater. Ia juga pernah mengikuti bengkel-bengkel workshop seperti Dramatugi (Manfred Bachmayer& Manfred Linke), Stage Design (Wolf Wanninger), Voice dan Jogling, Puppet, Commedia del Arte(Allesandro Marchetti) dan Acting di Bandung, Jakarta, Melbourne dan Berlin.

Mengajar seni drama di Cultural Center University Malaya-Kuala Lumpur dan sutradara tamu pada kelompok Sumunda Theater Company-Kuala Lumpur.

Sekarang ia mengajar di Voice Training di Jakarta, Acting for Singer di Gita Svara, Acting for Film and TV di Tikar School of Acting,Creative team di Tikar Production dan menjadi Sutradara Teater di mainteater Bandung.

Pasangan
Pemain sandiwara
Tokoh lain
Drama
Sajak
Apokrifa
Kehidupan
dan karya
Peninggalan
Keluarga

Bahasa lain

This page is based on a Wikipedia article written by authors (here).
Text is available under the CC BY-SA 3.0 license; additional terms may apply.
Images, videos and audio are available under their respective licenses.