Ilmu ekonomi

Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Permasalahan tersebut kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan (Inggris: scarcity).

AdamSmith
Adam Smith diakui sebagai bapak dari ilmu ekonomi

Kata "ekonomi" sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga, rumah tangga" dan νόμος (nomos), atau "peraturan, aturan, hukum," dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.

Secara umum, subyek dalam ekonomi dapat dibagi dengan beberapa cara, yang paling terkenal adalah mikroekonomi vs makroekonomi. Selain itu, subyek ekonomi juga bisa dibagi menjadi positif (deskriptif) vs normatif, mainstream vs heterodox, dan lainnya. Ekonomi juga difungsikan sebagai ilmu terapan dalam manajemen keluarga, bisnis, dan pemerintah. Teori ekonomi juga dapat digunakan dalam bidang-bidang selain bidang moneter, seperti misalnya penelitian perilaku kriminal, penelitian ilmiah, kematian, politik, kesehatan, pendidikan, keluarga dan lainnya. Hal ini dimungkinkan karena pada dasarnya ekonomi — seperti yang telah disebutkan di atas — adalah ilmu yang mempelajari pilihan manusia. Banyak teori yang dipelajari dalam ilmu ekonomi diantaranya adalah teori pasar bebas, teori lingkaran ekonomi, invisble hand, informatic economy, daya tahan ekonomi, merkantilisme, Bretton Woods, dan sebagainya.

Ada sebuah peningkatan trend untuk mengaplikasikan ide dan metode ekonomi dalam konteks yang lebih luas. Fokus analisis ekonomi adalah "pembuatan keputusan" dalam berbagai bidang di mana orang dihadapi pada pilihan-pilihan. misalnya bidang pendidikan, pernikahan, kesehatan, hukum, kriminal, perang, dan agama. Gary Becker dari University of Chicago adalah seorang perintis trend ini. Dalam artikel-artikelnya ia menerangkan bahwa ekonomi seharusnya tidak ditegaskan melalui pokok persoalannya, tetapi sebaiknya ditegaskan sebagai pendekatan untuk menerangkan perilaku manusia. Pendapatnya ini kadang-kadang digambarkan sebagai ekonomi imperialis oleh beberapa kritikus.

Banyak ahli ekonomi mainstream merasa bahwa kombinasi antara teori dengan data yang ada sudah cukup untuk membuat kita mengerti fenomena yang ada di dunia. Ilmu ekonomi akan mengalami perubahan besar dalam ide, konsep, dan metodenya; walaupun menurut pendapat kritikus, kadang-kadang perubahan tersebut malah merusak konsep yang benar sehingga tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Hal ini menimbulkan pertanyaan "apa seharusnya dilakukan para ahli ekonomi?" The traditional Chicago School, with its emphasis on economics being an empirical science aimed at explaining real-world phenomena, has insisted on the powerfulness of price theory as the tool of analysis. On the other hand, some economic theorists have formed the view that a consistent economic theory may be useful even if at present no real world economy bears out its prediction.

Sejarah perkembangan ilmu ekonomi

Adam Smith sering disebut sebagai yang pertama mengembangkan ilmu ekonomi pada abad 18 sebagai satu cabang tersendiri dalam ilmu pengetahuan. Melalui karya besarnya Wealth of Nations, Smith mencoba mencari tahu sejarah perkembangan negara-negara di Eropa. Sebagai seorang ekonom, Smith tidak melupakan akar moralitasnya terutama yang tertuang dalam The Theory of Moral Sentiments. Perkembangan sejarah pemikiran ekonomi kemudian berlanjut dengan menghasilkan tokoh-tokoh seperti Alfred Marshall, J.M. Keynes, Karl Marx, hingga peraih hadiah Nobel bidang Ekonomi tahun 2006, Edmund Phelps.

Secara garis besar, perkembangan aliran pemikiran dalam ilmu ekonomi diawali oleh apa yang disebut sebagai aliran klasik. Aliran yang terutama dipelopori oleh Adam Smith ini menekankan adanya invisible hand dalam mengatur pembagian sumber daya, dan oleh karenanya peran pemerintah menjadi sangat dibatasi karena akan mengganggu proses ini. Konsep invisble hand ini kemudian direpresentasikan sebagai mekanisme pasar melalui harga sebagai instrumen utamanya.

Aliran klasik mengalami kegagalannya setelah terjadi Depresi Besar tahun 1930-an yang menunjukkan bahwa pasar tidak mampu bereaksi terhadap gejolak di pasar saham. Sebagai penanding aliran klasik, Keynes mengajukan teori dalam bukunya General Theory of Employment, Interest, and Money yang menyatakan bahwa pasar tidak selalu mampu menciptakan keseimbangan, dan karena itu intervensi pemerintah harus dilakukan agar distribusi sumber daya mencapai sasarannya. Dua aliran ini kemudian saling "bertarung" dalam dunia ilmu ekonomi dan menghasilkan banyak varian dari keduanya seperti: new classical, neo klasik, new keynesian, monetarist, dan lain sebagainya.

Namun perkembangan dalam pemikiran ini juga berkembang ke arah lain, seperti teori pertentangan kelas dari Karl Marx dan Friedrich Engels, serta aliran institusional yang pertama dikembangkan oleh Thorstein Veblen dkk dan kemudian oleh peraih nobel Douglass C. North.

Metodologi

Sering disebut sebagai The queen of social sciences, ilmu ekonomi telah mengembangkan serangkaian metode kuantitatif untuk menganalisis fenomena ekonomi. Jan Tinbergen pada masa setelah Perang Dunia II merupakan salah satu pelopor utama ilmu ekonometri, yang mengkombinasikan matematika, statistik, dan teori ekonomi. Kubu lain dari metode kuantitatif dalam ilmu ekonomi adalah model General equilibrium (keseimbangan umum), yang menggunakan konsep aliran uang dalam masyarakat, dari satu agen ekonomi ke agen yang lain. Dua metode kuantitatif ini kemudian berkembang pesat hingga hampir semua makalah ekonomi sekarang menggunakan salah satu dari keduanya dalam analisisnya. Di lain pihak, metode kualitatif juga sama berkembangnya terutama didorong oleh keterbatasan metode kuantitatif dalam menjelaskan perilaku agen yang berubah-ubah.

Lihat pula

Pranala luar

Daftar perguruan tinggi di Kalimantan Timur

Berikut ini adalah daftar perguruan tinggi di Kalimantan Timur, baik dari status negeri mau pun swasta.

Daftar perguruan tinggi swasta di Jawa Tengah

Berikut adalah Daftar perguruan tinggi swasta di Jawa Tengah, yang pembinaannya berada di bawah Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia. Daftar ini tidak termasuk Perguruan Tinggi Islam Swasta, yang pembinaannya berada di bawah Kementerian Agama.

Daftar perguruan tinggi swasta di Jawa Timur

Berikut adalah Daftar perguruan tinggi swasta di Jawa Timur, yang pembinaannya berada di bawah Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia. Daftar ini tidak termasuk Perguruan Tinggi Islam Swasta, yang pembinaannya berada di bawah Kementerian Agama.

Daftar perguruan tinggi swasta di Kalimantan Selatan

Berikut adalah Daftar perguruan tinggi swasta di Kalimantan Selatan, yang pembinaannya berada di bawah Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia. Daftar ini tidak termasuk Perguruan Tinggi Islam Swasta, yang pembinaannya berada di bawah Kementerian Agama.

Daftar perguruan tinggi swasta di Kalimantan Utara

Berikut adalah Daftar perguruan tinggi swasta di Kalimantan Utara, yang pembinaannya berada di bawah Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia. Daftar ini tidak termasuk Perguruan Tinggi Islam Swasta, yang pembinaannya berada di bawah Kementerian Agama.

Daftar perguruan tinggi swasta di Sulawesi Selatan

Halaman ini memuat daftar perguruan tinggi swasta di Sulawesi Selatan yang terbagi berdasarkan bentuknya, yaitu 19 universitas, 5 institut, 132 sekolah tinggi, 3 politeknik, 66 akademi, dan 1 akademi komunitas. Jumlah keseluruhan perguruan tinggi swasta di Sulawesi Selatan adalah 226 perguruan tinggi.

Ekonomi

Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, dan konsumsi terhadap barang dan jasa. Istilah "ekonomi" sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga, rumah tangga" dan νόμος (nomos) yang berarti "peraturan, aturan, hukum". Secara garis besar, ekonomi diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi, dan data dalam bekerja.

Ekonomi makro

Ekonomi makro atau makroekonomi adalah studi tentang ekonomi secara keseluruhan. Makroekonomi menjelaskan perubahan ekonomi yang mempengaruhi banyak masyakarakat, perusahaan, dan pasar. Ekonomi makro dapat digunakan untuk menganalisis cara terbaik untuk memengaruhi target-target kebijaksanaan seperti pertumbuhan ekonomi, stabilitas harga, tenaga kerja dan pencapaian keseimbangan neraca yang berkesinambungan.

Meskipun ekonomi makro merupakan bidang pembelajaran yang luas, ada dua area penelitian yang menjadi ciri khas disiplin ini: kegiatan untuk mempelajari sebab dan akibat dari fluktuasi penerimaan negara jangka pendek (siklus bisnis), dan kegiatan untuk mempelajari faktor penentu dari pertumbuhan ekonomi jangka panjang (peningkatan pendapatan nasional). Model makroekonomi yang ada dan prediksi-prediksi yang ada jamak digunakan oleh pemerintah dan korporasi besar untuk membantu pengembangan dan evaluasi kebijakan ekonomi dan strategi bisnis.

Ekonomi pertanian

Ekonomi pertanian adalah bagian ilmu ekonomi umum yang mempelajari fenomena-fenomena serta persoalan-persoalan yang berhubungan dengan pertanian baik mikro maupun makro. Sumberdaya ekonomi pertanian meliputi lahan pertanian, rumah tangga pertanian, dan pendapatan petani.. Ekonomi pertanian merupakan satu-satunya cabang ilmu ekonomi yang terkait dengan pemanfaatan lahan.

Hingga abad ke 20, ilmu ekonomi pertanian telah meluas seiring dengan semakin meluasnya definisi pertanian pada masyarakat dalam aspek ekologi pertanian. Ekonomi pertanian memiliki variasi bidang terapan yang dapat tumpang tindih dengan ilmu ekonomi konvensional.

Gary Becker

Gary Stanley Becker (lahir 2 Desember 1930 – meninggal 3 Mei 2014 pada umur 83 tahun) adalah seorang ekonom dan pemenang Hadiah Nobel. Becker masuk Universitas Princeton, di mana ia pertama kali tertarik dalam ilmu ekonomi. Ia melanjutkan studinya dalam ilmu ekonomi di Universitas Chicago. Pada 1957, Becker menerbitkan sebuah buku dari disertasinya yang menghubungkan ekonomi dengan sosiologi. Ia memasukkan teori ekonomi untuk mengevaluasi efek diskriminasi pada pekerjaan dan gaji kaum minoritas. Ia membuktikan bahwa diskriminasi lebih merugikan perusahaan, karena akan menyebabkan kurang kompetitif dan banyak kehilangan konsumsi pasar.

Becker tetap di University of Chicago selama beberapa tahun sebagai asisten profesor, tetapi memutuskan pindah ke Manhattan pada 1957. Di sana ia menjadi profesor di Universitas Columbia dan bekerja untuk National Bureau of Economic Research. Becker tetap di New York selama 12 tahun berikutnya untuk mengadakan penelitian dan mengajar. Di Columbia University itulah Becker, bersama dengan Jacob Mincer, mulai melakukan penelitian lanjutan pada modal manusia dan menunjukkan bahwa pendidikan adalah aset masyarakat.

Pada 1970, Becker kembali ke Universitas Chicago, di mana ia berkolaborasi dengan George Stigler pada ekonomi politik dan keluarga. Pada 1981, ia menerbitkan A Treatise on the Family, kumpulan artikel dengan isu-isu seputar pernikahan hingga tingkat kelahiran. Lebih lanjut, Becker meneliti hubungan antara pertumbuhan ekonomi masyarakat serta konsumsi dan ukuran keluarga.

Becker dianugerahi Penghargaan Bank Swedia dalam Ilmu Ekonomi untuk mengenang Alfred Nobel pada 1992 karena "telah memperluas jangkauan analisis ekonomi mikro hingga kisaran luas pada perilaku dan interaksi manusia, termasuk perilaku nonpasar.” Karyanya termasuk artikel-artikel perkembangan pada ekonomi diskriminasi, kejahatan, obat terlarang, dan interaksi sosial. Ia juga telah dianugerahi Seidman Award dan penghargaan sosial pertama Award of Merit dari National Institute of Health. Becker juga menerima John Bates Clark Award dari American Economic Association pada 1967; ia menjadi ketua perkumpulan itu pada 1987.

Ilmu ekonomi politik

Ilmu Ekonomi Politik adalah bagian dari ilmu sosial yang berbasis pada dua subdisiplin ilmu, yakni politik dan ekonomi..

Pembelajaran Ilmu Ekonomi Politik merupakan pembelajaran ilmu yang bersifat interdisiplin,yakni terdiri atas gabungan dua disiplin ilmu dan dapat digunakan untuk menganalisis ilmu sosial lainnya dengan isu-isu yang relevan dengan isu ekonomi politik.Ilmu ini mengkaji dua jenis ilmu yakni ilmu politik dan ilmu ekonomi yang digabungkan menjadi satu kajian ilmu ekonomi politik.

Dalam penggunaannya secara tradisional, istilah ekonomi politik dipakai sebagai sinonim atau nama lain dari istilah ilmu ekonomi (Rothschild, 1989).Fokus dari studi ekonomi politik adalah fenomena-fenomena ekonomi secara umum, yang bergulir serta dikaji menjadi lebih spesifik ; yakni menyoroti interaksi antara faktor-faktor ekonomi dan faktor-faktor politik. Namun, dalam perkembangan yang berikutnya, istilah ekonomi politik selalu mengacu pada adanya interaksi antara aspek ekonomi dan aspek politik.Adanya kelemahan instrumental ini menyebabkan banyak kalangan ilmuwan dari kedua belah pihak – berusaha untuk mempertemukan titik temunya, sehingga para ilmuwan ini berusaha untuk mencoba mengkaji hal ini dengan menggunakan pendekatan-pendekatan dalam ekonomi politik.Dalam upaya memaksimalkan studi mengenai ekonomi politik, juga tidak boleh terlepas dari sistem ekonomi di negara yang bersangkutan.Terkait dengan hal tersebut, setidaknya dalam berbagai jenis yang ada, terdapat dua sistem ekonomi besar dunia yang dibagi menjadi dua kategori pokok, yakni sistem ekonomi yang berorentasi pasar (ekonomi liberal)dengan sistem ekonomi terencana atau yang lebih dikenal sebagai sistem ekonomi terpusat (sosialis). Sehingga dalam studi ekonomi politik akan ditemui masalah atau pertanyaan yang sama peliknya mengenai bagaimana faktor-faktor politik itu memengaruhi kondisi-kondisi sosial ekonomi suatu negara.Sejarah ekonomi politik

Di Indonesia sendiri ilmu ekonomi politik baru diajarkan dalam dua dekade terakhir ini. Tetapi jika diperhatikan dari sejarahnya, ilmu ekonomi politik ini sebenarnya sudah sangat tua. Sebenarnya ilmu ekonomi politik ini sudah dibahas dari jaman Aristoteles, seorang filsuf Yunani kuno. Melihat hal ini, perkembangan ilmu ekonomi politik terus berlanjut. Dari jaman ekonomi klasik, neoklasik, sosialis dan sampai pada jaman sekarang ini.

Menurut Deliarnov (2006:2) pada jaman klasik, antara ilmu ekonomi dan ilmu politik masih menyatu. Tetapi pada perkembangannya di masa neoklasik, ilmu ekonomi dan ilmu politik dipisahkan dan bukan merupakan suatu kesatuan. Perkembangan ilmu ekonomi yang didukung dengan ilmu-ilmu lain seperti kalkulus dan statistik yang mennyebabkan terpecahnya antara ilmu ekonomi dan ilmu politik.

Di jaman klasik, kita melihat bahwa ekonomi yang baik ialah ekonomi yang terjadi secara natural. Adam Smith selaku bapak ekonomi klasik terkenal sangat anti dengan adanya campur tangan pemerintah. Perekonomian benar-benar diserahkan pada mekanisme pasar, dan kita mengenal pula istilah ‘invisible hand’ pada jaman klasik ini.

Pada masa neoklasik, ilmu ekonomi dan politik dipisahkan. Tetapi dalam faktanya beberapa peristiwa ditahun 60 dan 70an memaksa ilmu ekonomi dan ilmu politik bersatu kembali. Hal ini timbul karena adanya fakta perilaku “kalap rente” atau sering disebut dengan rent-seeker yang dilakukan oleh penyelenggara negara. Pada tahun 70an terjadi peristiwa penghapusan standar emas oleh Amerika, dan juga ekonomi jepang yang meroket yang memaksa negara-negara harus memahami interaksi ekonomi dan politik untuk menata ekonomi internasional.

Menurut Clark dalam Yustika (2013:98), munculnya teori ekonomi dapat dilihat dari periode antara abad ke-14 dan ke-16 yang disebut dengan great transformation di Eropa Barat dimana dalam hal ini menyisihkan sistem ekonomi feodal, dimana dengan adanya pasar ekonomi baru memunculkan peluang untuk menyampaikan ekspresi untuk individu yang sebelumnya ditekan oleh lembaga gereja, negara, dan komunitas.

Pada abad ke-18 muncullah apa yang dikatakan Abad Pencerahan (enlightenment), pada abad ke-18 ini terjadi revolusi industri di Prancis. Dimana inti atau tujuan dari gerakan ini untuk mengadakan otonomi individu dan eksplanasi terhadap kapasitas manusia. Dari abad pencerahaan inilah sebenarnya yang menjadi dasar ekonomi politik.Tetapi istilah ekonomi politik sendiri pertama kali sudah muncul pada abad ke-16 oleh penulis Prancis bernama Antoyne de Montcheitien (1575-1621) dalam bukunya yang berjudul Treatise on Political Economy. Pada abad 16 para ahli ekonomi politik mengembangkan ide tentang perlunya peran negara untuk menstimulasi kegiatan ekonomi, dimana pasar belum berkembang pada saat itu. Sehingga peran negara untuk dapat membuka wilayah baru perdagangan, memberikan perlindungan, dan menyediakan pengawasan untuk produk yang bermutu. Tetapi pada akhir abad ke 18, pandangan itu mulai berubah dan ditentang, dimana pemerintah dianggap bukan sebagai agen yang baik untuk mengatur kegiatan ekonomi, tetapi malah merintangi upaya untuk memeroleh kesejahteraan.

Dengan adanya perubahan pandangan yang terjadi pada abad ke-18, muncullah banyak sekali aliran dalam tradisi pemikiran ekonomi politik yang dipecah menjadi 3 kategori, yaitu: (i) Aliran ekonomi politik konservatif oleh Edmund Burke; (ii) aliran ekonomi politik klasik yang dipelopori oleh Adam Smith, Thomas Malthus, David Ricardo, Nassau, dll; (iii) aliran ekonomi politik radikal yang di propagandakan oleh William Godwin, Thomas Paine, Condorcet, dan Karl Marx.

Jasa

Dalam ilmu ekonomi, jasa atau layanan adalah aktivitas ekonomi yang melibatkan sejumlah interaksi dengan konsumen atau dengan barang-barang milik, tetapi tidak menghasilkan transfer kepemilikan.

Keseimbangan kemampuan berbelanja

Keseimbangan kemampuan berbelanja, kadang-kadang juga disebut paritas daya beli (bahasa Inggris: purchasing power parity - PPP) dalam ilmu ekonomi adalah sebuah metode yang digunakan untuk menghitung sebuah alternatif nilai tukar antar mata uang dari dua negara. PPP mengukur berapa banyak sebuah mata uang dapat membeli dalam pengukuran internasional (biasanya dolar), karena barang dan jasa memiliki harga berbeda di beberapa negara.

Nilai tukar PPP digunakan dalam perbandingan internasional dari standar hidup. PDB sebuah negara awalnya dihitung dalam mata uang lokal, jadi perbandingan antara dua negara membutuhkan konversi mata uang. Perbandingan menggunakan nilai tukar nyata dianggap tidak nyata, karena mereka tidak merefleksikan perbedaan harga antar negara. Perbedaan antara PPP dan nilai tukar nyata bisa berbeda banyak. Misalnya, PDB per kapita di India sekitar AS$1.704, sedangkan berdasarkan PPP adalah sekitar AS$3.608. Sementara itu, PDB nominal per kapita Denmark adalah sekitar AS$62.100, tetapi PPP-nya hanya AS$37.304.

Marxisme

Marxisme adalah sebuah paham yang berdasar pada pandangan-pandangan Karl Marx. Awalnya Marx menyusun sebuah teori besar yang berkaitan dengan sistem ekonomi, sistem sosial, dan sistem politik. Pengikut teori ini disebut sebagai Marxis. Marxisme mencakup materialisme dialektis dan materialisme historis serta penerapannya pada kehidupan sosial.

Nobel Ekonomi

Nobel Ekonomi atau Penghargaan Sveriges Riksbank dalam Bidang Ekonomi dalam Mengenang Alfred Nobel), yang umumnya disebut sebagai Nobel Ekonomi, adalah sebuah penghargaan untuk jasa-jasa menakjubkan pada bidang ekonomi, dan umumnya dianggap sebagai penghargaan paling diidam-idamkan pada bidang tersebut.Penghargaan tersebut didirikan pada 1968 oleh sebuah sumbangan dari bank sentral Swedia, Sveriges Riksbank, pada hari peringatan ke-300 bank tersebut. Meskipun penghargaan tersebut bukanlah salah satu penghargaan yang Alfred Nobel

dirikan atas kehendaknya pada 1895, penghargaan tersebut disebutkan bersama dengan Penghargaan Nobel lainnya oleh Yayasan Nobel. Para pemenang diumumkan bersama dengan pemenang Penghargaan Nobel lainnya, dan meraih penghargaan tersebut pada acara yang sama.Para penerima Nobel Ekonomi dipilih oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia. Penghargaan tersebut pertama kali diberikan pada 1969 kepada ekonomi Belanda dan Norwegian Jan Tinbergen dan Ragnar Frisch.

STIE Muhammadiyah Pekalongan

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Pekalongan merupakan salah satu perguruan tinggi swasta di bawah naungan amal usaha Muhammadiyah. Alamat Perguruan Tinggi: Jl. KH Mas Mansyur No. 2 Bendan Pekalongan.

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ahmad Dahlan Jakarta

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ahmad Dahlan adalah pengembangan institusi dari Akademi Keuangan dan Perbankan Muhammadiyah (AKPM). Sebelum AKPM bernama Akademi Bank Muhammadiyah (ABM) yang didirikan pada 1968. Perubahan dari Akademi Bank Muhammadiyah ke Akademi Keuangan Perbankan Muhammadiyah terjadi pada 1985 berdasarkan Surat Keputusan Mendikbud Republik Indonesia Nomor: C331/0/1985 dengan status akreditasi Disamakan.

Mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin maju dan percaturan global yang semakin kompetitif, serta dalam upaya Pengembangan AKPM Jakarta, pada 25 Februari 1998 AKPM Jakarta mengembangkan diri menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ahmad Dahlan Jakarta. Pengembangan bentuk ini dinyatakan dalam Surat Keputusan Dirjen Dikti Depdikbud Republik Indonesia Nomor 60/DIKTI/1998. STIE Ahmad Dahlan Jakarta telah memiliki status ‘Terakreditasi’ pada Badan Akreditasi Nasional Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia, sebagaimana dinyatakan dalam Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Nomor: 019/BAN-PT/AK-IV/VII/2000.

STIE Ahmad Dahlan Jakarta menyadari bahwa ilmu manajemen, keuangan, perbankan, dan akuntansi dengan pelbagai variannya adalah bidang-bidang yang selalu dibutuhkan dan tetap eksis sepanjang kehidupan manusia dengan berbagai bentuk dan perubahannya. Karenanya, STIE Ahmad Dahlan Jakarta didedikasikan untuk masyarakat luas guna menjawab tantangan zaman yang semakin maju, terutama dalam bidang ekonomi. Peran aktif STIE Ahmad Dahlan Jakarta dalam membangun masyarakat dalam berbagai bentuknya tidak lepas dari spirit perjuangan K.H. Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah) serta didorong oleh cita-cita luhur Muhammadiyah. Kini usia STIE Ahmad Dahlan Jakarta telah lebih dari 39 tahun, dan selama waktu tersebut telah berkiprah dalam membina terwujudnya masyarakat Indonesia yang adil, makmur, sejahtera dunia-akhirat di bawah limpahan ridha Allah SWT.

Sejak berdirinya hingga saat ini tercatat lebih dari 35.000 almuni yang telah menyelesaikan studinya di STIE Ahmad Dahlan Jakarta. Banyak di antaranya yang telah sukses berkarier di berbagai instansi, seperti; Bank-bank Pemerintah, Bank-bank Swasta, Lembaga-lembaga Bisnis dan Keuangan, dan Perusahaan-perusahaan Nasional. Di samping itu, banyak pula alumni yang senantiasa menekuni kegiatan intelektual sebagai dosen di beberapa perguruan tinggi dan sebagai peneliti bidang ekonomi-sosial di lembaga-lembaga penelitian. Sebagian yang lain menekuni bidang kewirausahaan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dan menjadi pengusaha yang berhasil. Semoga kehadiran STIE Ahmad Dahlan Jakarta senantiasa memberi manfaat bagi kemanusiaan dan kehidupan luas.

DESKRIPSI KURIKULUM

Struktur Kurikulum

Berpedoman pada ketentuan Departemen Pendidikan Nasional tentang Kurikulum, maka Struktur Kurikulum di STIE Ahmad Dahlan Jakarta dikelompokkan sebagai berikut:

Kelompok MKP

Kelompok MKK

Kelompok MKB

Kelompok MPB

Kelompok MBBKelompok (a) MKP

Kelompok MKP tediri dari mata kuliah yang relevan dengan tujuan pengayaan wawasan, pendalaman intensitas pemahaman dan pengahyatan MKP ini.

Kelompok (b) MKK

Kelompok MKK terdiri atas mata kuliah yang relevan untuk menguatkan penguasaan dan memperluas wawasan kompentensi keilmuan atas dasar keunggulan kompetitif serta komparatif penyelenggaraan program studi bersangkutan.

Kelompok Ketiga (c) MKB

Kelompok MKB terdiri atas mata kuliah yang relevan, bertujuan untuk memperkuat penguasaan dan memperluas wawasan kompetensi keahlian dalam berkarya di masyarakat sesuai dengan keunggulan kompetitif seta komparatif penyelenggaraan program studi bersangkutan.

Kelompok Keempat (d) MPB

Kelompok MPB terdiri atas mata kuliah yang relevan, bertujuan untuk memperkuat penguasaan dan memperluas wawasan perilaku berkarya sesuai dengan ketentuan yang berlaku dimasyarakat untuk setiap program studi.

Kelompok Lima (e) MBB

Kelompok MBB terdiri atas mata kuliah yang releven dengan upaya pemahaman serta penguasaan ketentuan yang berlaku dalam berkehidupan dimasyarakat baik secara nasional maupun global, yang membatasi tindak kekaryaan seseorang sesuai kompetensi keahliannya.

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nahdlatul Ulama Jepara

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nahdlatul Ulama, disingkat STIENU, adalah sebuah perguruan tinggi di Indonesia. kampus terdapat di daerah Tahunan, Jepara.

Utama
Interdisipliner
Kategorisasi lainnya
Ilmu ekonomi

Bahasa lain

This page is based on a Wikipedia article written by authors (here).
Text is available under the CC BY-SA 3.0 license; additional terms may apply.
Images, videos and audio are available under their respective licenses.