Endemisme

Endemisme dalam ekologi adalah gejala yang dialami oleh organisme untuk menjadi unik pada satu lokasi geografi tertentu, seperti pulau, lungkang (niche), negara, atau zona ekologi tertentu. Untuk dapat dikatakan endemik suatu organisme harus ditemukan hanya di suatu tempat dan tidak ditemukan di tempat lain. Contohnya adalah jalak bali, hanya ditemukan di Taman Nasional Bali Barat di Pulau Bali. Faktor fisik, iklim, dan biologis dapat menyebabkan endemisme. Sebagai misal, babi rusa menjadi endemik karena isolasi geografi yang dialaminya dan tantangan ruang hidupnya di Pulau Sulawesi menyebabkan ia menjadi berbentuk khas.

Wilayah dengan keanekaragaman hayati tinggi tidak berarti merupakan daerah dengan tingkat endemisme tinggi, meskipun kemungkinan untuk dihuni oleh organisme endemik menjadi meningkat.

Beberapa ancaman terhadap wilayah dengan endemisme tinggi adalah penebangan hutan secara berlebihan serta metode pembukaan lahan dengan cara membakar hutan. Dua faktor ini umumnya didapati pada negara-negara dengan populasi yang tinggi, dan bisa diartikan suatu wilayah yang terserang suatu penyakit.

Lihat pula

Barong biak

Barong biak atau Hipposideros papua adalah sejenis Barong (kelelawar) yang endemisme di Indonesia.

Spesies ini terdapat di pulau Halmahera, Bacan, Gebe, Biak, Supiori, dan Numfoor, bahkan juga dilaporkan terdapat di Semenanjung Doberai Papua. Habitat hewan ini biasanya bersarang gua kawasan hutan basah primer tropis dengan ketinggian 100–300 m dpl

Walaupun keberadaan spesies ini melimpah di alam bebas tetapi spesies ini dimasukkan dalam Daftar merah IUCN dengan kategori Berisiko rendah atau Least Concern. Hal ini karena di dunia hanya ada di sekitar Papua Indonesia.

Callulops boettgeri

Callulops boettgeri adalah spesies katak dari famili Microhylidae. Spesies ini merupakan endemisme dari Indonesia. Secara alami, spesies ini tinggal di daerah hutan subtropik atau tropik yang lembap.

Callulops comptus

Callulops comptus adalah spesies katak dari famili Microhylidae. Spesies ini merupakan endemisme dari Papua Nugini. Secara alami, spesies ini tinggal di daerah hutan montane subtropik atau tropik yang lembap.

Callulops doriae

Callulops doriae adalah spesies katak dari famili Microhylidae. Spesies ini merupakan endemisme dari Papua Nugini. Secara alami, spesies ini tinggal di daerah hutan montane subtropik atau tropik yang lembap.

Katak ini merupakan musuh alami dari babi hidung panjang, di mana ia akan meletakkan telur di dalam perut babi yang akan merusak pencernaannya dan dapat membuat babi tersebut mati. Belum diketahui bagaimana cara katak meletakkan telur di dalam perut babi tersebut.

Callulops dubius

Callulops dubius adalah spesies katak dari famili Microhylidae. Spesies ini merupakan endemisme dari Indonesia. Secara alami, spesies ini tinggal di daerah hutan subtropik atau tropik yang lembap.

Cerrado

Cerrado (pelafalan dalam bahasa Portugis: [seˈʁadu], [sɛˈʁadu]) adalah kawasan sabana tropis yang luas yang terletak di Brasil, khususnya di negara bagian Goiás, Mato Grosso do Sul, Mato Grosso, Tocantins dan Minas Gerais. Kawasan ini mencakup sekitar 21% luas wilayah Brasil.Deskripsi pertama mengenai cerrado Brasil dibuat oleh ahli botani Denmark, Eugenius Warming, dalam buku Lagoa Santa. Semenjak itu, hasil penelitian telah menunjukkan bahwa Cerrado merupakan salah satu dari kawasan sabana tropis paling kaya dan memiliki tingkat endemisme yang tinggi. WWF menganggapnya sebagai sabana paling kaya secara biologis dengan sekitar 10.000 spesies tumbuhan dan 10 spesies burung endemik. Terdapat pula 200 spesies mamalia di kawasan ini, walaupun hanya 14 yang endemik.

Daftar nama binatang endemik Indonesia

Halaman ini berisi daftar nama binatang endemik Indonesia.

Daftar nama burung endemik Kalimantan

Artikel ini adalah salah satu dari serangkaian artikel yang memberikan informasi tentang endemisme di antara burung di berbagai zona zoogeografi dunia. Untuk tinjauan umum tentang subjek ini lihat endemisme pada burung.

Daftar nama tumbuhan endemik Indonesia

Halaman ini memuat daftar tumbuhan endemik Indonesia.

Distribusi kosmopolitan

Dalam biogeografi, suatu takson dikatakan memiliki distribusi kosmopolitan jika jangkauan meliputi seluruh atau sebagian besar dunia di habitat yang sesuai. Takson tersebut dikatakan menunjukkan kosmopolitanisme atau kosmopolitisme. Kebalikan ekstrem adalah endemisme.

Hutan hujan dataran rendah Sulawesi

Hutan hujan dataran tinggi Sulawesi (bahasa Inggris: Sulawesi lowland rain forest), adalah sebuah ekoregion, di dalam bioma hutan tropis dan subtropis basah berdaun lebar, dari pulau Sulawesi di Indonesia, Asia Tenggara. Wilayah ini merupakan habitat dari hewan-hewan paling unik di Bumi.Pulau ini termasuk dalam wilayah yang dikenal dengan nama Wallacea, yang berisi fauna khas yang merupakan perpaduan antara spesies Asia dan Australasia. Seekor babi pemakan buah dengan gading besar, kerbau kurcaci, kera endemik, dan kuskus menggambarkan komunitas mamalia yang unik. Sulawesi, yang terletak di tengah Indonesia, dikelilingi oleh berbagai cekungan laut, termasuk Laut Flores, Laut Banda, Laut Maluku, Laut Jawa, dan Selat Makassar, serta beragam pulau seperti Kalimantan, Jawa, Flores, Halmahera, dan Filipina bagian selatan. Lebih dari separuh hutan asli telah dibersihkan, dan sebagian besar hutan yang tersisa telah berkurang.

Isopoda

Isopoda adalah ordo (kelompok) dari krustasea yang meliputi kutu kayu, Ligia dan kerabatnya. Isopoda hidup di laut, di air tawar, atau di darat, dan sebagian besar adalah hewan keabu-abuan atau keputihan kecil dengan eksoskeleton (kerangka eksternal) kaku dan tersegmentasi. Mereka memiliki dua pasang antena, tujuh pasang kaki bersendi pada toraks, dan lima pasang anggota badan bercabang pada bagian abdomen yang digunakan dalam respirasi. Betina merawat anak mereka dalam kantong di bawah toraks mereka. Isopoda memiliki berbagai metode pemberian makan: beberapa makan tanaman dan hewan yang mati atau membusuk, yang lain perumput atau mendapatkan partikel makanan dari air di sekitar mereka, beberapa adalah predator, dan beberapa adalah parasit internal atau eksternal, sebagian besar pada ikan. Spesies air sebagian besar hidup di dasar laut atau di bawah perairan tawar, tetapi beberapa taksa yang lebih terderivasi (kelompok lanjutan) dapat berenang untuk jarak pendek. Bentuk terestrial bergerak dengan merangkak dan cenderung ditemukan dalam tempat dingin dan lembab. Beberapa spesies dapat menggulung diri menjadi bola untuk menghemat air atau sebagai mekanisme pertahanan.

Ada lebih dari 10.000 spesies isopoda di seluruh dunia dengan sekitar 4.500 spesies yang ditemukan di lingkungan laut, sebagian besar di dasar laut, 500 spesies di air tawar dan 5.000 spesies di darat. Ordo ini dibagi menjadi sebelas subordo. Catatan fosil isopoda berasal dari periode Karbon (di zaman Pennsylvanian), setidaknya 300 juta tahun yang lalu, ketika isopoda tinggal di laut dangkal. Nama Isopoda berasal dari akar bahasa Yunani ἴσος (iso-, yang berarti "sama") dan πούς (pod-, pous, yang berarti "kaki").

Keanekaragaman hayati

Keanekaragaman hayati adalah tingkat variasi bentuk kehidupan dalam, mengingat ekosistem bioma spesies atau seluruh planet. Keanekaragaman hayati adalah ukuran dari kesehatan ekosistem. Keanekaragaman hayati adalah sebagian fungsi dari iklim. Pada habitat darat, s daerah tropis biasanya kaya sedangkan spesies dukungan daerah kutub s lebih sedikit.

Perubahan lingkungan yang cepat biasanya menyebabkan kepunahan massal s. Salah satu perkiraan adalah bahwa kurang dari 1% dari spesies yang ada di Bumi adalah yang masih ada. Sejak kehidupan dimulai di bumi, lima kepunahan massal besar dan peristiwa kecil telah menyebabkan beberapa tetes besar dan mendadak dalam keanekaragaman hayati. Para eon Fanerozoikum (yang 540 juta tahun terakhir) ditandai pertumbuhan yang cepat dalam keanekaragaman hayati melalui ledakan-Kambrium sebuah periode di mana mayoritas filum multiseluler pertama muncul. 400 juta tahun ke depan termasuk diulang, kerugian besar keanekaragaman hayati diklasifikasikan sebagai kepunahan massal. Dalam Karbon, kolaps hutan hujan menyebabkan kerugian besar dari kehidupan tanaman dan hewan. Peristiwa kepunahan Permian-Trias, 251 juta tahun lalu, adalah yang terburuk;. Pemulihan vertebrata butuh waktu 30 juta tahun Yang paling terakhir, peristiwa kepunahan Cretaceous-Paleogen, terjadi 65 juta tahun lalu, dan sering menarik perhatian lebih dari yang lain karena mengakibatkan kepunahan dinosaurus s.Periode sejak munculnya manusia telah menunjukkan pengurangan keanekaragaman hayati yang sedang berlangsung dan kerugian atas keragaman genetik. Dinamakan kepunahan Holocene, pengurangan ini disebabkan terutama oleh dampak manusia, terutama kerusakan habitat. Sebaliknya, keanekaragaman hayati dampak kesehatan manusia dalam berbagai cara, baik secara positif maupun negatif.PBB menunjuk periode antara tahun 2011-2020 sebagai Dekade PBB tentang Keanekaragaman Hayati.

Tropika

Tropika adalah daerah di permukaan Bumi, yang secara geografis berada di sekitar ekuator, yaitu yang dibatasi oleh dua garis lintang 23.5 derajat LS dan 23.5 derajat LU: Garis Balik Utara (GBU, Tropic of Cancer) di utara dan Garis Balik Selatan (GBS, Tropic of Capricorn) di selatan. Tropis adalah bentuk kata sifatnya. Kata tropika berasal dari bahasa Yunani, tropos yang berarti "berputar", karena posisi Matahari yang berubah antara dua garis balik dalam periode yang disebut tahun.

Area ini terletak di antara 23.5° LU dan 23.5° LS, dan mencakup seluruh bagian Bumi dalam setahun mengalami dua kali di kelilingi Matahari tepat berada di atas kepala (di utara GBU dan di selatan GBS Matahari tidak pernah mencapai ketinggian 90° atau tepat di atas kepala).

Tumbuhan dan hewan tropis adalah spesies yang hidup di daerah tropis tersebut. Istilah tropis juga kadangkala digunakan untuk menyebut tempat yang hangat dan lembap sepanjang tahun, walaupun tempat itu tidak terletak di antara dua garis balik. Tumbuhan daerah tropis biasanya berdaun lebar dan hijau abadi (tidak menggugurkan daun), atau jika memiliki perilaku peluruh mereka tidak dipengaruhi oleh suhu atau durasi radiasi Matahari melainkan oleh ketersediaan air di tanah. Wilayah tropis di seluruh dunia dikenal dalam biogeografi sebagai wilayah pantropis ("seluruh tropis"), untuk dipertentangkan dengan wilayah per benua, seperti Amerika tropis, atau Asia tropis.

Bahasa lain

This page is based on a Wikipedia article written by authors (here).
Text is available under the CC BY-SA 3.0 license; additional terms may apply.
Images, videos and audio are available under their respective licenses.