Diskontinuitas Gutenberg

Diskontinuitas Gutenberg merupakan batas antara inti dan mantel Bumi yang terletak di antara mantel silikat dan inti luarnya yang mengandung besi dan nikel. Batas ini terletak pada kedalaman kira-kira 2.891 km di bawah permukaan Bumi. Batas ini diamati melalui diskontinuitas dalam kecepatan gelombang seismik pada kedalaman tersebut karena terdapat perbedaan antara impendansi akustik mantel Bumi yang padat dan inti luar yang cair. Kecepatan gelombang-P lebih lambat di inti luar daripada di mantel bagian dalam sementara gelombang-S tidak terdapat di semua bagian cair inti Bumi. Bukti terbaru memperkirakan bahwa sebuah lapisan batas yang berbeda terletak tepat di atas diskontinuitas Gutenberg kemungkinan terbuat dari fase baru dari mineralogi perovskit dasar mantel bagian dalam yang bernama post-perovskit. Studi tomografi seismik telah menunjukkan ketidakteraturan yang signifikan di dalam zona perbatasan dan terlihat mendominasi di provinsi kecepatan gelombang geser rendah besar (LLSPVs).[1]

Slice earth
Tampilan sistematis bagian dalam Bumi.
1. kerak benua
2. kerak samudera
3. mantel atas
4. mantel bawah
5. inti luar
6. inti dalam
A: Diskontinuitas Mohorovičić
B: Diskontinuitas Gutenberg
C: Diskontinuitas Lehmann

Referensi

  1. ^ Lekic, V.; Cottaar, S.; Dziewonski, A. & Romanowicz, B. (2012). "Cluster analysis of global lower mantle". Earth and Planetary Science Letters. 357-358 (1–3): 68–77. Bibcode:2012E&PSL.357...68L. doi:10.1016/j.epsl.2012.09.014.

Pranala luar

Bahasa lain

This page is based on a Wikipedia article written by authors (here).
Text is available under the CC BY-SA 3.0 license; additional terms may apply.
Images, videos and audio are available under their respective licenses.