Bintang Daud

Bintang Daud atau Perisai Daud (bahasa Ibrani: מָגֵן דָּוִד, Māḡēn Dāwīḏ) adalah lambang yang sudah sangat lumrah digunakan sebagai tanda jati diri Yahudi dan agama Yahudi.[1] Lambang ini adalah sebuah heksagram, gabungan dua gambar segitiga sama sisi. Berbeda dari menorah, Singa Yehuda, syofar, dan lulav, Bintang Daud bukanlah semata-mata sebuah lambang khas Yahudi, meskipun memang telah digunakan sebagai kolofon khas Yahudi dalam buku-buku cetak semenjak abad ke-16.[2]

Pada abad ke-19, lambang ini mulai sering digunakan oleh paguyuban-paguyuban Yahudi di Eropa Timur, dan akhirnya digunakan pula oleh paguyuban-paguyuban Yahudi di Lingkungan Permukiman (kampung Yahudi, kawasan yang boleh dihuni orang Yahudi). Faktor utama yang mendorong penggunaan lambang ini, menurut ilmuwan Gershom Sholem, adalah keinginan untuk memiliki tanda khusus yang melambangkan agama dan/atau jati diri Yahudi, sebagaimana salib digunakan sebagai lambang agama dan jati diri Kristen.[3] Lambang Bintang Daud pertama kali digunakan oleh orang Yahudi ketika para pengikut Kabalah (aliran kebatinan Yahudi) mengambil gambar Mohor Sulaiman dari khazanah sastra Arab Abad Pertengahan untuk digunakan sebagai azimat pelindung diri (bahasa Ibrani: סגולה, segulah).[4][5] Lambang ini juga digunakan sebagai ragam hias di gereja-gereja Kristen selama berabad-abad sebelum digunakan untuk pertama kalinya di sinagoge Yahudi.[6] Penggunaan lambang ini secara resmi di kalangan paguyuban-paguyuban Yahudi sebelum abad ke-19, pada umumnya diketahui hanya terjadi di kawasan yang kini menjadi wilayah Republik Ceko, Austria, dan mungkin pula di beberapa daerah di kawasan selatan Jerman, setelah mulai digunakan di Praha pada abad pertengahan.[7]

Bintang Daud digunakan sebagai lambang paguyuban Zionis sedunia, dan di kemudian hari digunakan pula oleh paguyuban-paguyuban Yahudi lainnya, setelah Bintang Daud dipilih menjadi lambang utama pada bendera yang dikibarkan dalam penyelenggaraan Kongres Zionis Pertama pada 1897.[8][9]

Star of David
Bintang Daud

Sebagai lambang Yahudi

Menurut sejumlah sumber Yudais, Bintang/Perisai Daud melambangkan angka tujuh: yaitu, keenam ujungnya ditambah dengan pusatnya. Teks Yahudi tertua yang masih ada yang menyebutkannya adalah Eshkol Ha-Kofer oleh seorang Karait bernama Judah Hadassi, dari abad ke-12M: "Tujuh nama malaikat mendahuli mezuzah: Mikail, Gabriel, dll. ... Kiranya Tetragrammaton melindungi engkau! Demikian pula dengan tanda ini, yang disebut 'Perisai Daud', diletakkan di samping nama masing-masing malaikat."

Sack of jerusalem
Menorah di Gapura Titus: perhatikan ketiga cabang di masing-masing sisi, ditambah dengan cabang yang di tengah, sehingga semuanya berjumlah tujuh

Angka tujuh mempunyai makna keagamaan dalam Yudaisme, mis. enam hari Penciptaan ditambah dengan istirahat pada hari ketujuh, enam hari kerja ditambah Sabat, Ketujuh Roh Allah, serta Menorah di Bait Suci kuno, yang ketujuh lampu minyaknya diletakkan di atas ketujuh cabangnya. Dan seterusnya. Mungkin Bintang Daud akhirnya digunakan sebagai lambang standar di sinagoge karena susunannya memperlihatkan 3+3+1, sesuai dengan Menorah Bait Suci, yang merupakan lambang yang lebih tradisional untuk Yudaisme pada zaman dulu.

Asal usul yang pasti dari hubungan lambang ini dengan identitas Yahudi tidak diketahui. Beberapa teori dikemukakan. Menurut sebuah hipotesis, Bintang Daud membentuk dua dari tiga huruf dalam nama Daud. Dalam ejaan Ibrani (דוד), kata ini hanya mengandung tiga huruf, dua di antaranya adalah "D" (atau "Dalet", dalam bahasa Ibrani). Di zaman dulu, huruf ini ditulis dalam bentuk yang sangat mirip dengan segitiga, serupa dengan huruf Yunani Delta (Δ), yang memiliki kemiripan bunyi dan posisi (keempat) dalam abjadnya masing-masing. Lambang ini mungkin mulanya merupakan sebuah perisai keluarga yang dibentuk dengan membalikkan dan menyandingkan dua huruf yang paling penting dalam nama ini.

Magen David Adom

Magen David Adom (MDA) (Bintang Daud Merah atau, terjemahan harafiahnya, Perisai Merah Daud) adalah satu-satunya dinas medis darurat, kecelakaan dan ambulans Israel. Ia adalah anggota resmi dari Komite Palang Merah Internasional.

Lihat pula

Catatan

  • Dalam Unicode, lambang "Bintang Daud" adalah U+2721 ().

Catatan kaki

  1. ^ Yacov Newman, Gavriel Sivan, Judaism A-Z
  2. ^ "Bendera dan Lambang", Kementerian Luar Negeri Israel, "Berbeda dari menorah (kaki dian), Singa Yehuda, syofar (tanduk bandot), dan lulav (dahan palem), Bintang Daud bukanlah semata-mata sebuah lambang khas Yahudi."
  3. ^ "Bendera dan Lambang", Kementerian Luar Negeri Israel, "Menurut Sholem, motif dari meluasnya pengunaan Bintang Daud adalah keinginan untuk meniru agama Kristen. Pada masa emansipasi Yahudi, umat Yahudi membutuhkan sebuah lambang agama Yahudi yang setara dengan salib, lambang universal agama Kristen."
  4. ^ Leonora Leet, "The Hexagram and Hebraic Sacred Science" dalam:The Secret Doctrine of the Kabbalah, 1999, hlmn. 212-217.
  5. ^ Scholem 1949, hlm. 246:"Awalnya rancangan ini tidak memiliki sebutan atau istilah khusus, dan baru pada Abad Pertengahan orang mulai memberikan sebutan-sebutan khusus bagi sejumlah rancangan yang paling luas digunakan. Nyaris tak diragukan lagi bahwa sebutan-sebutan semacam ini pertama kali populer di kalangan orang Arab, yang menunjukkan minat besar pada segala macam ilmu gaib, dan yang merancang dan menatanya secara sistematis jauh sebelum para praktisi Kabalah terpikir untuk melakukannya.
    Oleh karena itu tidaklah mengherankan bahwa untuk jangka waktu yang lama bintang bersudut lima dan bintang bersudut enam disebut dengan satu nama saja, yakni "Mohor Sulaiman," dan keduanya tidak dibedakan. Nama ini jelas berkaitan dengan legenda Yahudi tentang kekuasaan Salomo atas makhluk halus, dan tentang cincinnya yang berukirkan Nama-Yang-Tak-Terkatakan. Legenda-legenda ini menyebar luas pada Abad Pertengahan, di kalangan orang Yahudi maupun orang Arab, akan tetapi nama "Mohor Sulaiman" agaknya berasal dari orang Arab. Istilah ini bukanlah nama khusus untuk satu rancangan tertentu; orang-orang Arab menggunakannya sebagai sebutan bagi keseluruhan gambar tujuh mohor yang mereka yakini sangat bertuah mengenyahkan kekuatan Iblis."
  6. ^ Scholem 1949, hlm. 244:"Lambang ini tidak ditemukan di semua sinagoge Abad Pertengahan maupun pada benda-benda upacara Abad Pertengahan, namun ditemukan di cukup banyak gereja-gereja Kristen Abad Pertengahan, bukan sebagai sebuah lambang agama Kristen melainkan sekadar salah satu ragam hiasan. Kemunculan lambang ini di gereja-gereja Kristen jauh sebelum kemunculannya di sinagoge-sinagoge kita sudah sepatutnya menjadi peringatan bagi para mufasir yang terlampau gigih."
  7. ^ Scholem 1949, hlm. 250:"Dari Praha penggunaan resmi dari lambang ini mulai menyebar. Pada 1655, lambang ini ditemukan tertera pada stempel paguyuban Yahudi Wina, dan pada 1690 ditemukan tertera pada stempel paguyuban Yahudi Kremsier, di Moravia. Pada dinding sinagoge lama milik paguyuban Yahudi Budweis (kawasan selatan Bohemia), yang ditelantarkan oleh umat Yahudi pada 1641, terdapat gambar-gambar Perisai Daud berselang-seling dengan gambar-gambar bunga mawar; agaknya bangunan ini adalah sinagoge tertua di luar Praha tempat lambang Perisai Daud dapat ditemukan. Pada masa mudanya, Rabi Jonathan Eybeschuetz mungkin saja pernah melihat lambang ini pada stempel paguyuban Yahudi EybeSchuetz. Sejumlah paguyuban Yahudi di Moravia menggunakan stempel yang hanya berterakan Perisai Daud, ditambahi nama paguyuban. Paguyuban-paguyuban lain menerakan gambar seekor singa yang sedang memegang Perisai Daud pada stempel mereka, misalnya paguyuban Yahudi Weiskirchen pada permulaan abad ke-18. Contoh-contoh yang sangat langka dari penggunaan gambar Perisai Daud juga ditemukan di kawasan selatan Jerman, yang tidak diragukan lagi karena pengaruh dari paguyuban Yahudi Praha.
    Di negara-negara lain, pada umumnya tidak dijumpai penggunaan Perisai Daud sebelum abad ke-19, baik pada stempel paguyuban, pada tirai tabut, maupun pada selubung Taurat."
  8. ^ "Bendera dan Lambang", Kementerian Luar Negeri Israel, "Bintang Daud menjadi lambang Yahudi Zionis di mana-mana. Orang-orang non-Yahudi menganggapnya bukan saja sebagai lambang dari kaum Zionis dalam agama Yahudi sekarang ini, melainkan juga sebagai lambang seluruh orang Yahudi."
  9. ^ Scholem 1949, hlm. 251:"Lalu muncul kaum Zionis, berusaha memulihkan kemuliaan dahulu kala—atau lebih tepatnya, untuk mengubah wajah warganya. Manakala mereka memilihnya menjadi lambang Zionisme dalam penyelenggaraan Kongres Basle Congress pada 1897, Perisai Daud memiliki dua keistimewaan yang memenuhi kebutuhan orang-orang yang sedang mencari suatu lambang: di satu pihak, penyebarannya yang luas pada abad sebelumnya—kemunculannya di setiap sinagoge baru, di perlengkapan tulis-menulis sejumlah besar organisasi amal, dll—telah membuatnya dikenal semua orang; dan di lain pihak, lambang ini tidak pernah dikait-kaitkan secara eksplisit dengan perhimpunan keagamaan tertentu yang diketahui secara sadar oleh orang-orang yang sezaman dengannya.
    Kekurangan ini merupakan keistimewaannya. Perisai Daud tidak membangkitkan kenangan-kenangan masa lampau: lambang ini dapat diisi dengan harapan bagi masa depan."

Pranala luar

Templat:FA link

33 (angka)

33 (dibaca tiga puluh tiga - sering disingkat menjadi tiga tiga) adalah sebuah angka, sistem bilangan. Angka ini merupakan bilangan asli di antara 32 dan 34.

Agama Yahudi

Agama Yahudi (dari kata Ibrani יהודה, Yehudah) adalah agama asli bangsa Yahudi, agama Abrahamik kuno yang percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan berpedoman kepada Kitab Taurat. Agama ini merangkum seluruh kepercayaan, filsafat, dan kebudayaan bangsa Yahudi. Bagi umat Yahudi yang taat, agama Yahudi merupakan wujud nyata dari perjanjian antara Tuhan dan Bani Israel. Agama ini menyimpan khazanah susastra, amalan, wawasan teologi, dan tatanan organisasi yang kaya. Kitab Taurat adalah bagian dari khazanah susastra rohani yang terdiri atas kumpulan Tanak atau Alkitab Ibrani, dan kumpulan tradisi tutur yang baru dibukukan belakangan, semisal Midras dan Talmud. Dengan jumlah pemeluk sekitar 14,5 sampai 17,4 juta jiwa di seluruh dunia, Agama Yahudi menempati urutan ke-10 dalam daftar agama besar dunia.

Ada bermacam-macam mazhab dalam agama Yahudi. Sebagian besar di antaranya berpangkal pada mazhab Yahudi Rabani, yang meyakini bahwa Tuhan mewahyukan syariat dan titah-titah-Nya kepada Musa di Tur Sina dalam bentuk lisan maupun tulisan. Dari masa ke masa, ada saja golongan yang menyanggah seluruh atau sebagian dari keyakinan semacam ini, misalnya kaum Saduki dan kaum Yahudi Yunani pada zaman Haikal ke-2, kaum Yahudi Karayi dan kaum Yahudi Sabatayi pada awal dan akhir Abad Pertengahan, serta mazhab-mazhab Yahudi non-Ortodoks pada Zaman Modern. Mazhab-mazhab modern, semisal mazhab Yahudi Humanis, dapat saja tidak mementingkan keimanan kepada Tuhan. Mazhab-mazhab terbesar saat ini adalah Yahudi Ortodoks (Yahudi Haredi dan Yahudi Ortodoks Modern), Yahudi Konservatif, dan Yahudi Pembaharuan. Satu mazhab berbeda dengan mazhab lain dalam pendekatan terhadap syariat Yahudi, tradisi Rabani, dan arti penting negara Israel. Mazhab Yahudi Ortodoks berkeyakinan bahwa Taurat maupun syariat Yahudi berasal dari Tuhan, bersifat kekal dan ajek, sehingga wajib dipatuhi. Mazhab Yahudi Konservatif dan Yahudi Pembaharuan berpandangan lebih liberal. Dibanding mazhab Yahudi Pembaharuan, mazhab Yahudi Konservatif pada umumnya mengusung tafsir yang lebih tradisional atas syariat Yahudi. Mazhab Yahudi Pembaharuan lazimnya berpendirian bahwa syariat Yahudi harus dipandang sebagai seperangkat pedoman umum alih-alih sebagai seperangkat larangan dan perintah yang wajib dipatuhi segenap umat Yahudi. Di masa lampau ada mahkamah khusus bagi penegakan syariat Yahudi. Sekarang ini pun masih ada mahkamah-mahkamah syariat Yahudi, tetapi pengamalan syariat Yahudi kini lebih banyak bergantung pada kerelaan umat. Wibawa keilmuan di bidang teologi dan syariat tidak ditumpukan pada satu pribadi atau lembaga tertentu, melainkan pada Kitab Suci dan para mufasir, yakni rabi-rabi dan alim-ulama.Agama Yahudi terlembagakan di Timur Tengah pada Zaman Perunggu, bersumber dari kepercayaan yang dianut Bani Israel sekitar tahun 500 SM, dan dipandang sebagai salah satu kepercayaan paling tua kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sebutan "orang Ibrani" maupun "Bani Israel" sudah tergantikan dengan istilah "orang Yahudi" dalam kitab-kitab Tanak terkemudian, misalnya Kitab Ester. Di dalam kitab ini, istilah "orang Yahudi" digunakan sebagai ganti istilah "Bani Israel". Susastra, tradisi, dan nilai-nilai agama Yahudi berpengaruh besar terhadap agama-agama Abrahamik terkemudian, yakni agama Kristen, agama Islam, dan agama Baha'i. Ada banyak unsur agama Yahudi yang turut mempengaruhi falsafah budi pekerti dan hukum sipil di luar ranah agama di Dunia Barat, baik secara langsung maupun tidak langsung. Sebagaimana Yunanisme, Ibranisme juga merupakan salah satu faktor penting pembentuk peradaban Barat pada Abad Kuno, dan sebagai lingkungan yang melatarbelakangi kemunculan agama Kristen, agama Yahudi cukup banyak berjasa membentuk cita-cita mulia dan budi pekerti Dunia Barat sedari zaman Gereja Perdana.Umat Yahudi adalah kelompok etnoreligius yang beranggotakan orang-orang Yahudi sejak lahir maupun orang-orang yang baru memeluk agama Yahudi. Pada tahun 2015, jumlah umat Yahudi sedunia diperkirakan mencapai 14,3 juta jiwa, atau kurang lebih 0,2% dari populasi dunia. Dari jumlah keseluruhan ini, kira-kira 43% menetap di Israel, 43% lagi menetap di Amerika Serikat dan Kanada, sebagian besar dari sisanya menetap di Eropa, sementara selebihnya terserak di Amerika Latin, Asia, Afrika, dan Australia.

Anan Ben David

Anan Ben David adalah seorang yang dianggap sebagai pendiri utama dari gerakan Karaite Yudaisme. Pengikutnya disebut Ananites dan tidak percaya hukum lisan Yahudi rabinis, seperti Mishnah. Dalam paruh kedua abad ketujuh dan abad kedelapan mulai muncul sejumlah besar sekte agama, khususnya di Persia, Babilonia (Irak), dan Suriah. Tidak lama setelah sekte-sekte tersebut muncul, sekte baru juga muncul termasuk Isawites, Yudganites, Shadganites, Malakites, Mishawaites, dan lain-lain. Anan Ben David memiliki peranan besar dalam mengurangi hilangnya sekte-sekte ini. Ia mulai menonjol pada tahun 760, namun tidak lama setelah itu ia pun dipenjarakan oleh otoritas sipil karena ia mengaku telah membuat agama baru yang salah satu cirinya memiliki kesamaan dengan agama Islam. Pada tahun 770, ia membuat sebuah tulisan yang menyatakan penolakannya terhadap Talmud dan para pendeta Yahudi. Setelah kematian Anan, pengikutnya menetap di Yerusalem. Akhirnya sekte ini berkembang menjadi sebuah aliran yang dikenal dengan Karaisme, yang juga menolak otoritas Talmud.

Angkatan Udara Israel

Angkatan Udara Israel (Bahasa Inggris: Israeli Air Force, disingkat IAF; Bahasa Ibrani: זרוע האויר והחלל, Zroa HaAvir VeHahalal, "Senjata Udara dan Angkasa", umumnya disebut חיל האוויר Hel HaAvir, "Pasukan Udara") adalah angkatan udara Angkatan Pertahanan Israel. Kepala Komando Angkatan Udara Israel sekarang adalah Mayor Jendral Amir Eshel. Angkatan Udara Israel memiliki sekitar 1000 pesawat tempur.

[[Berkas:IAF Bases Map en.png|jmpl|Pangkalan udara [[Angkatan Udara] Israel]]]

[[Berkas:Israeli Air Force, UH-60 Black Hawk.jpg|jmpl|UH-60 Blackhawk mendarat di gurun pasir]]

Bendera Israel

Bendera Israel (bahasa Ibrani: דגל ישראל Degel Yisrael, bahasa Arab: علم إسرائيل 'Alam Isra'īl) diadopsi tanggal 28 Oktober 1948, lima bulan setelah pendirian negara Israel Modern. Bendera ini berlatar belakang putih dengan dua garis horisontal bewarna biru (dalam bahasa Ibrani: tekelet) di tepi atas dan bawah. Di tengah-tengah bendera ini terdapat gambar "Bintang Daud" bewarna biru (tekelet).

Pada tahun 2007, sebuah bendera Israel berukuran 660 x 100 meter dan beratnya 5,2 ton, dikibarkan dekat benteng kuno Yahudi di Masada, memecahkan rekor dunia sebagai bendera terbesar.

Bintang Maria

Bintang Maria yang bersudut enam adalah bintang bersudut banyak (poligon) yang diterima penggunaannya oleh umat Katolik Roma.

Daftar artefak terkait Alkitab

Berikut adalah daftar artefak yang berkaitan dengan Alkitab, yaitu barang-barang buatan manusia yang mempunyai arti penting dalam sejarah yang dicatat dalam Alkitab Ibrani maupun Alkitab Kristen.

Heksagram

Heksagram adalah bintang bersudut enam dan hasil penggabungan dua segitiga sama sisi. Simbol ini digunakan dalam konteks agama, sejarah dan budaya oleh Yahudi, Hindu, Okultisme dan Islam.

Hal ini juga percaya bahwa heksagram berarti persatuan pria dan wanita (dua segitiga ditumpangkan) segitiga menunjuk sudut bawah, mewakili prinsip perempuan (rahim), segitiga dengan sudut atas mewakili laki-laki ( lingga )

Dalam matematika, sistem akar G2 adalah dalam bentuk suatu heksagram. Heksagram, sebagai bentuk geometris sederhana, seperti misalnya segitiga, lingkaran, atau persegi, telah dibuat oleh orang yang berbeda tidak ada hubungannya dengan satu sama lain. Tapi ada keyakinan bahwa Raja Daud telah digunakan sebagai lambang suatu. Ada yang mengatakan bahwa Salomo di cincinnya juga.

Bagi kaum Yahudi, Heksagram dikenal sebagai Magen David atau dikenal sebagai Bintang Yahudi atau “Bintang Daud”. Magen David menjadi simbol Yudaisme dan identitas Yahudi yang diakui secara umum. Heksagram juga ditemukan dalam diagram kosmologis di agama Hindu, Budha dan Jaina. Bagi umat Kristiani, Heksagram disebut sebagai bintang penciptaan dan sering ditemukan di berbagai gereja. Sedangkan, umat Muslim mengenal Heksagram dalam kisah nabi Sulaiman. Bahkan, Heksagram banyak ditemukan di masjid dan artefak-artefak Islam dan arab.

Irena Sendler

Irena Stanisława Sendler atau Irena Sendlerowa (lahir 15 Februari 1910 di Otwock - 12 Mei 2008 di Warsawa) — seorang pekerja sosial Polandia. Pada saat Perang Dunia II dia menjadi akitivis dari gerakan bawah tanah Polandia dan grup anti-Holocaust Polandia di Warsawa, di mana dia menyelamatkan sekitar 2500 anak Yahudi dari Ghetto Warsawa dengan memberikan mereka dokumen palsu dan mencari tempat persembunyian di luar Ghetto.

Ketika Polandia diduduki Jerman selama Perang Dunia II, ia tinggal di Warsawa sementara bekerja di Departemen Kesejahteraan Sosial kota. Ia mulai menolong orang-orang Yahudi jauh sebelum Ghetto Warsawa dibentuk. Menolong orang Yahudi adalah tindakan yang sangat berisiko tinggi - di Polandia yang diduduki Jerman, semua anggota keluarga akan dihukum mati bila seorang Yahudi yang bersembunyi ditemukan di dalam rumah mereka. Ini adalah undang-undang yang paling keras di seluruh wilayah pendudukan Eropa. Pada Desember 1942, Zegota, sebuah dewan untuk menolong orang-orang Yahudi yang baru saja dibentuk, mengangkat Sendler untuk memimpin departemen anak-anaknya. Sebagai petugas di Departemen Kesejahteraan Sosial, ia mempunyai izin khusus untuk memasuki Ghetto Warsawa, di mana ia mengenakan sebuah Bintang Daud sebagai tanda solidaritasnya dengan orang-orang Yahudi dan agar orang tidak memperhatikannya.

Ia bekerja sama dengan Seksi Anak-anak dari Administrasi Munisipal, yang terkait dengan Dewan Kesejahteraan Sentral (RGO), sebuah Organisasi Bantuan Polandia yang tetap diawasi oleh Jerman. Ia mengorganisasi penyelundupan anak-anak Yahudi keluar dari Ghetto, membawa mereka keluar, dan menitipkan mereka pada keluarga-keluarga Polandia, rumah piatu Warsawa milik Biarawati KeluargaMaria, atau biara-biara Katolik seperti Sisters Little Servants of the Immaculate Conception of the Blessed Mary di Turkowice dan Chotomowo. Ia menyimpan daftar nama-nama anak-anak itu, yang disembunyikan dalam bejana-bejana, agar ia dapat melacak identitas asli dan baru mereka.

Karena tindakannya tersebut dia ditahan oleh Gestapo pada 1943, dia disiksa dan dijatuhi hukuman mati. Zegota menolongnya dengan menyuap penjaga Jerman pada saat dia akan dieksekusi. Resminya, dia terdaftar dalam papan buletin publik sebagai salah satu yang dieksekusi. Bahkan dalam tempat persembunyiannya, ia tetap bekerja untuk anak-anak Yahudi.

Pada 1965, ia diakui oleh Yad Vashem sebagai Orang yang benar di antara bangsa-bangsa, yang dikukuhkan pada 1983 oleh Mahkamah Agung Israel.

Pada 10 Oktober 2003, Sendlerowa menerima Bintang Elang Putih, bintang kehormatan tertinggi Polandia untuk warga sipil. Ia juga dianugerahi Salib Komando oleh Institut Israel.

Pada 14 Maret 2007, Sendlerowa mendapat penghargaan dari senat Polandia. Presiden Polandia Lech Kacyzinski mengatakan bahwa Sendlerowa layak mendapatkan Penghargaan Perdamaian Nobel. Ia terlalu lemah untuk meninggalkan rumah tempat perawatannya untuk menerima penghargaan itu, namun ia mengirimkan sebuah pernyataan melalui Elzbieta Ficowska, yang diselamatkan dari pembunuhan oleh Sendlerowa ketika ia masih bayi.

Kamp konsentrasi Auschwitz

Auschwitz adalah nama yang digunakan untuk mengidentifikasi tiga kamp konsentrasi Nazi Jerman utama dan 40-50 sub-kamp. Nama ini diambil dari versi Jerman nama kota Polandia di dekat sana, Oświęcim, terletak 60 km barat daya Krakow.

Pada tahun 1979, kamp ini masuk ke dalam salah satu daftar Situs Warisan Dunia oleh UNESCO, untuk menghormati para tawanan yang sudah meninggal dan bukti kematian akibat holokaus. Juga merupakan sebuah monumen peringatan semangat manusia yang dalam kondisi mengerikan kesulitan menolak upaya dari suatu rezim yang menekan kebebasan dan menghendaki lenyapnya keseluruhan suatu ras manusia.

Bangunan ini adalah tempat penting untuk dikenang seluruh umat manusia atas pembantaian karena kebijakan rasis, kegelapan dalam sejarah kemanusiaan, tanda peringatan dan konsekuensi tragis dari ideologi ekstrem dan penolakan martabat manusia.

Karabiner 98k

Karabiner 98k (biasa disingkat menjadi Kar98k atau K98k) adalah senapan bolt-action yang digunakan sebagai senapan standar infanteri oleh Wehrmacht Jerman mulai tahun 1935. Senapan ini merupakan hasil pengembangan dari serangkaian senapan yang dibuat oleh Mauser.

Khaled Abdelwahhab

Khaled Abdelwahhab (1911-1997) adalah seorang berkebangsaan Tunisia yang berjasa dalam menyelamatkan sejumlah orang Yahudi dari pencarian pasukan-pasukan Jerman Nazi pada Perang Dunia II, yang saat itu menduduki Tunisia.

Khaled Abdelwahhab dilahirkan dalam sebuah keluarga bangsawan Tunisia. Ketika tentara Jerman Nazi mendarat di Tunisia pada November 1942, di negara itu ada sekitar 100.000 orang Yahudi. Tentara pendudukan Jerman memberlakukan kebijakan-kebijakan anti-Semitik, antara lain mengenakan denda, memaksa orang-orang Yahudi mengenakan lambang bintang Daud dan menyita harta milik mereka. Lebih dari 5.000 orang Yahudi dikirim ke kamp-kamp kerja paksa, dan 46 orang di antaranya tewas karenanya. Sekitar 160 Yahudi-Tunisia di Prancis dikirim ke kamp-kamp maut di Eropa.

Abdelwahhab menjadi juru bicara antara penduduk kota pantai Mahdia dan pasukan-pasukan Jerman. Ketika ia mendengar bahwa pasukan-pasukan Jerman merencanakan pemerkosaan terhadap Odette Boukris, seorang perempuan Yahudi setempat, Abdelwahhab mengumpulkan keluarga Boukris dan beberapa keluarga Yahudi lainnya di Mahdia - semuanya sekitar 24 orang - dan membawa mereka ke tanah pertaniannya di luar kota. Di sana mereka disembunyikan selama empat bulan, hingga pendudukan berakhir.

Nama Abdelwahhab diajukan kepada Museum Peringatan Holocaust Yad Vashem sebagai orang Arab pertama yang digolongkan sebagai Orang yang benar di antara bangsa-bangsa, yaitu orang-orang non-Yahudi yang menyelamatkan orang-orang Yahudi dari pengejaran dan pembunuhan oleh Jerman Nazi. Sejak Perang Dunia II berakhir, Yad Vashem telah menganugerahi status ini kepada 21.700 orang, termasuk 60 orang Muslim dari daerah Balkan. Namun sejauh ini belum ada satupun orang Arab yang memperolehnya. Pencalonan Abdelwahhab membuka kembali bagian dari Holocaust di negara-negara Arab di Afrika Utara yang tidak banyak dikenal orang.

Magen David Adom

Magen David Adom (bahasa Ibrani: מגן דוד אדום, disingkat MDA, dibaca MAH-dah menurut akronim Ibrani-nya, מד"א) adalah pelayanan bank darah, ambulan, bencana, pengobatan darurat nasional di Israel. Nama tersebut artinya "Bintang Daud Merah" (secara literal artinya: "Tameng Daud Merah"). Sejak Juni 2006, Magen David Adom secara resmi disahkan oleh Komite Palang Merah Internasional (KPMI) sebagai perhimpunan bantuan nasional di negara Israel dibawah Konvensi Genewa, dan anggota Federasi Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional. MDA memiliki sebuah nomor telepon darurat pengobatan darurat terdedikasi di Israel, 101.

Negara Yudea

Negara Yudea (Ibrani: מְדִינַת יְהוּדָה, Medīnat Yəhuda) adalah sebuah negara halakha yang telah diusulkan pendiriannya oleh para pemukim Yahudi di Tepi Barat. Setelah Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) mendeklarasikan negara Palestina pada tahun 1988, beberapa pemukim (khususnya penganut Kahanisme) merasa khawatir bahwa tekanan internasional akan membuat Israel mundur dari Tepi Barat, sehingga mereka ingin mendirikan negara Yahudi Ortodoks di Tepi Barat jika hal ini terjadi. Pendirian negara ini diumumkan di sebuah hotel di Yerusalem pada tanggal 27 Desember 1988. Tokoh Kahanis veteran, Michael Ben-Horin, dinyatakan sebagai Presiden Negara Yudea. In January 1989 several hundred activists met and announced their intention to create such a state if Israel withdrew.Gagasan ini diangkat lagi setelah Israel menarik diri secara sepihak dari Gaza pada tahun 2005. Pada tahun 2007, Rabbi Shalom Dov Wolpo mengusulkan pendirian sebuah negara baru di Tepi Barat apabila Israel mundur.

Pompeii

Pompeii adalah sebuah kota zaman Romawi kuno yang telah menjadi puing dekat kota Napoli dan sekarang berada di wilayah Campania, Italia. Pompeii hancur oleh letusan gunung Vesuvius pada 79 M. Debu letusan gunung Vesuvius menimbun kota Pompeii dengan segala isinya sedalam beberapa kaki menyebabkan kota ini hilang selama 1.600 tahun sebelum ditemukan kembali dengan tidak sengaja. Semenjak itu penggalian kembali kota ini memberikan pemandangan yang luar biasa terinci mengenai kehidupan sebuah kota di puncak kejayaan Kekaisaran Romawi.

Saat ini kota Pompeii merupakan salah satu dari Situs Warisan Dunia UNESCO.

The Pianist (film)

The Pianist adalah film biografi drama tahun 2002 yang disutradarai oleh Roman Polanski dan diproduseri oleh Roman Polanski, Robert Benmussa dan Alain Sarde. Naskah film ini ditulis oleh Ronald Harwood berdasarkan buku The Pianist karya Władysław Szpilman. Film ini dibintangi oleh Adrien Brody dan Thomas Kretschmann.

Film The Pianist ditayangkan secara perdana di Festival Film Cannes pada tanggal 24 Mei 2002 dan dirilis di Polandia pada tanggal 6 September 2002 dan di Britania Raya pada tanggal 24 Januari 2003. Film ini dirilis di Amerika Serikat pada tanggal 25 Desember 2002 secara terbatas dan 28 Maret 2003 secara luas. Film ini mendapatkan review positif dari para kritikus.

The Zookeeper's Wife (film)

The Zookeeper's Wife adalah film biografi drama sejarah Amerika Serikat-Britania Raya tahun 2017 yang disutradarai oleh Niki Caro dan diproduseri oleh Jeff Abberley, Jamie Patricof, Diane Miller Levin, Kim Zubick dan Robbie Tollin. Naskah film ini ditulis oleh Angela Workman berdasarkan buku non-fiksi The Zookeeper's Wife karya Diane Ackerman. Film ini dibintangi oleh Jessica Chastain, Johan Heldenbergh, Michael McElhatton dan Daniel Brühl.

Film The Zookeeper's Wife ditayangkan secara perdana di kota Warsawa pada tanggal 8 Maret 2017. Film ini dirilis di Amerika Serikat pada tanggal 31 Maret 2017 secara terbatas dan 7 April 2017 secara luas. Film ini dirilis di Britania Raya pada tanggal 21 April 2017. Film ini mendapatkan review rerata dari para kritikus.

Urutan waktu Perang Dunia II (1939)

Berikut merupakan urutan waktu peristiwa yang terjadi selama Perang Dunia II. Untuk peristiwa sebelum 1 September 1939, lihat urutan waktu peristiwa sebelum Perang Dunia II.

Yad Vashem

Yad Vashem (יד ושם) adalah peringatan resmi Israel untuk orang-orang Yahudi korban Holocaust yang dibangun pada 1953 melalui Undang-undang Peringatan yang disahkan oleh Knesset, parlemen Israel.

Asal usul namanya dari sebuah ayat Alkitab dalam Kitab Yesaya:

"Kepada mereka akan Kuberikan dalam rumah-Ku dan di lingkungan tembok-tembok kediaman-Ku suatu tanda peringatan dan nama... suatu nama abadi yang tidak akan lenyap." (Yesaya 56:5)

Dalam bahasa Ibrani "suatu tanda peringatan dan nama" = yad vashem.

Peringatan yang berada di Yerusalem ini terdiri dari sebuah ruang peringatan, sebuah museum sejarah, sebuah Ruangan Nama, sebuah arsip, "Lembah dari Komunitas-komunitas yang Dihancurkan," dan sebuah pusat pendidikan. Selain itu, orang-orang non-Yahudi yang menyelamatkan orang-orang Yahudi pada masa Holocaust, seringkali dengan mempertaruhkan nyawanya sendiri, dihormati oleh Yad Vashem sebagai "Orang yang benar di antara bangsa-bangsa".

Bahasa lain

This page is based on a Wikipedia article written by authors (here).
Text is available under the CC BY-SA 3.0 license; additional terms may apply.
Images, videos and audio are available under their respective licenses.