Amazia

Amazia (bahasa Ibrani: אֲמַצְיָה, ʼĂmaṣyāhû; artinya "Yahweh Mahakuasa" atau "dikuatkan oleh Yahweh""; bahasa Inggris: Amaziah, Amasias, Amatzyah; bahasa Yunani: αμασιας; bahasa Latin: Amasias) adalah raja ke-9 kerajaan Yehuda.[1][2] Ia menggantikan ayahnya, Yoas, yang mati terbunuh.[2] Amazia berumur 25 tahun pada waktu ia menjadi raja dan 29 tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Ibunya bernama Yoadan (bahasa Ibrani: יהועדין atau bahasa Ibrani: יְהוֹעַדָּן; bahasa Latin: Joadan; bahasa Inggris: Jehoaddan) dari Yerusalem.[3]

Amazia
Raja Yehuda
Masa kekuasaanKerajaan Yehuda, 796-767 SM
PemakamanKota Daud (Yerusalem)
PendahuluYoas
PenggantiAzarya atau Uzia
PasanganYekolya
WangsaKeturunan Daud
AyahYoas
IbuYoadan dari Yerusalem
Amasias
Amazia pada "Promptuarii Iconum Insigniorum "

Pemerintahan

Ia berbuat tepat seperti yang diperbuat Yoas, ayahnya, yaitu mula-mula ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN, hanya tidak dengan segenap hati,[4] bukan seperti Daud, bapa leluhurnya,[5] dan kemudian ia pun menyeleweng.[1]

  • Segera sesudah kuasa kerajaan itu kokoh di tangannya, dibunuhnyalah Yozakar atau Zabad, anak Simeat perempuan Amon, dan Yozabad, anak Somer atau Simrit perempuan Moab, pegawai-pegawainya yang telah membunuh ayahnya.[6][7][8][9] Tetapi anak-anak mereka tidak dihukum mati olehnya, melainkan ia bertindak sesuai dengan apa yang tertulis dalam Taurat, yakni kitab Musa (Kitab Ulangan), di mana TUHAN telah memberi perintah: "Janganlah ayah mati karena anaknya, janganlah juga anak mati karena ayahnya, melainkan setiap orang harus mati karena dosanya sendiri"[10][11] (Ulangan 24:16[12]).

Perang dengan Edom

Amazia mengerahkan dan mengorganisir milisi Yehuda untuk merebut kembali Edom.[2] Ia mengumpulkan orang Yehuda dan menyuruh mereka, yakni seluruh orang Yehuda dan Benyamin, berdiri menurut puak-puaknya di bawah kepala-kepala pasukan seribu dan kepala-kepala pasukan seratus. Ketika ia menghitung mereka yang berumur 20 tahun ke atas, didapatinya 300.000 teruna yang sanggup keluar berperang dengan tombak dan perisai.[13]

  • Awalnya Amazia juga menyewa seratus ribu pahlawan yang gagah perkasa dari Israel dengan bayaran 100 talenta perak. Tetapi seorang abdi Allah datang kepadanya dan berkata: "Ya raja, janganlah tentara Israel dibiarkan bergabung kepada tuanku, karena TUHAN tidak menyertai Israel, yakni semua bani Efraim ini. Dan jikalau mereka bergabung juga, bagaimanapun juga perbuatan dan kekuatanmu di dalam perang, Allah akan menggelincirkan engkau di depan musuh, sebab Allah mempunyai kuasa untuk menolong dan menggelincirkan!" Lalu kata Amazia kepada abdi Allah itu: "Bagaimana dengan 100 talenta yang telah kuberikan kepada pasukan-pasukan Israel itu?" Jawab abdi Allah itu: "TUHAN dapat memberikan lebih daripada itu kepadamu!" Kemudian Amazia memisahkan pasukan yang datang bergabung kepadanya dari Efraim, supaya mereka kembali ke tempat tinggalnya. Maka sangat marahlah mereka terhadap Yehuda. Mereka kembali ke tempat tinggalnya dengan marah yang menyala-nyala.[14] Orang-orang dari pasukan yang dipulangkan Amazia, dan yang tidak diperbolehkan ikut berperang dengan dia, menyerbu kota-kota di Yehuda dari jurusan Samaria sampai ke Bet-Horon, dan menewaskan 3000 orang penduduknya dan merampas banyak jarahan.[15]

Amazia mendapat keberanian lalu memimpin rakyatnya ke Lembah Asin dan memukul kalah 10.000 orang dari bani Seir (=Edom). Selain itu 10.000 orang ditawan hidup-hidup oleh bani Yehuda dan dibawa ke suatu puncak bukit batu, lalu mereka dicampakkan dari puncak bukit batu itu, sehingga hancurlah mereka semua.[16] Demikianlah Amazia mengalahkan Edom di Lembah Asin, dan merebut Sela dalam peperangan itu, lalu dinamainyalah kota itu Yokteel (begitulah nama itu sampai hari ditulisnya Kitab 2 Raja-raja).[17]

Penyembahan berhala

Ketika Amazia kembali, setelah mengalahkan orang-orang Edom itu, ia mendirikan para allah bani Seir, yang dibawanya pulang, sebagai allahnya. Ia sujud menyembah kepada allah-allah itu dan membakar korban untuk mereka.[18] Maka bangkitlah murka TUHAN terhadap Amazia; Ia menyuruh seorang nabi kepadanya yang berkata: "Mengapa engkau mencari allah sesuatu bangsa yang tidak dapat melepaskan bangsanya sendiri dari tanganmu?" Waktu nabi sedang berbicara, berkatalah Amazia kepadanya: "Apakah kami telah mengangkat engkau menjadi penasihat raja? Diamlah! Apakah engkau mau dibunuh?" Lalu diamlah nabi itu setelah berkata: "Sekarang aku tahu, bahwa Allah telah menentukan akan membinasakan engkau, karena engkau telah berbuat hal ini, dan tidak mendengarkan nasihatku!"[19] Hal ini menimbulkan kehancuran bagi kerajaan Yehuda.[2]

Perang dengan Kerajaan Israel (Utara)

Kemudian Amazia, raja Yehuda, mengadakan perundingan, lalu menyuruh orang kepada Yoas bin Yoahas bin Yehu, raja Israel, mengatakan: "Mari kita mengadu tenaga!" Tetapi Yoas, raja Israel, menyuruh orang kepada Amazia, raja Yehuda, mengatakan: "Onak (= rumput duri; bahasa Ibrani: הַח֜וֹחַ, ha·ḥō·w·aḥ) yang di gunung Libanon mengirim pesan kepada pohon aras yang di gunung Libanon, bunyinya: Berikanlah anakmu perempuan kepada anakku laki-laki menjadi isterinya. Tetapi binatang-binatang hutan yang ada di gunung Libanon itu berjalan lewat dari sana, lalu menginjak onak (= rumput duri) itu. Pikirmu, engkau sudah mengalahkan Edom, sebab itu hatimu mengangkat-angkat dirimu untuk mendapat kehormatan. Sekarang, tinggal saja di rumah. Untuk apa engkau menantang malapetaka, sehingga engkau jatuh dan Yehuda bersama-sama engkau?"[20][21]

  • Tetapi Amazia tidak mau mendengarkan;[22] sebab hal itu telah ditetapkan Allah yang hendak menyerahkan mereka ke dalam tangan Yoas, karena mereka telah mencari allah orang Edom.[23]

Sebab itu majulah Yoas, raja Israel, lalu mengadu tenagalah mereka, ia dan Amazia, raja Yehuda, di Bet-Semes yang termasuk wilayah Yehuda. Yehuda terpukul kalah oleh Israel, sehingga masing-masing lari ke kemahnya. Yoas, raja Israel, menangkap Amazia, raja Yehuda, anak Yoas bin Yoahas (atau Ahazia), di Bet-Semes. Lalu Yoas membawa dia ke Yerusalem. Ia membongkar tembok Yerusalem dari Pintu Gerbang Efraim sampai ke Pintu Gerbang Sudut, 400 hasta panjangnya. Sesudah itu ia mengambil segala emas dan perak dan segala perkakas yang terdapat dalam rumah Allah dan yang berada di bawah pengawasan keluarga Obed-Edom, juga perbendaharaan istana raja dan orang-orang sandera, kemudian pulanglah ia ke Samaria.[24][25]

Kematian

Amazia bin Yoas, raja Yehuda, masih hidup 15 tahun lamanya sesudah Yoas bin Yoahas, raja Israel, mati.[26][27]
Kejahatan dan kebebalan Amazia ini, menyebabkan ia tidak disukai oleh rakyatnya.[2] Sejak Amazia menjauhi TUHAN, orang mengadakan persepakatan melawan dia di Yerusalem, sebab itu larilah ia ke Lakhis. Tetapi mereka menyuruh mengejar dia ke Lakhis, lalu dibunuhlah dia di sana.[28][29] Diangkutlah dia dengan kuda, lalu dikuburkan di Yerusalem di samping nenek moyangnya di kota Daud.[30][31] Segenap bangsa Yehuda mengambil Azarya atau Uzia, yang masih berumur 16 tahun dan mengangkat dia menjadi raja menggantikan ayahnya, Amazia.[32][33]

Perhitungan Waktu

  • Dalam tahun ke-2 zaman Yoas bin Yoahas, raja Israel, Amazia, anak Yoas raja Yehuda menjadi raja.[34]
  • Dalam tahun ke-15 zaman Amazia bin Yoas, raja Yehuda, Yerobeam, anak Yoas, raja Israel, menjadi raja di Samaria.[35]
  • Dalam tahun ke-27 zaman Yerobeam, raja Israel, Azarya, anak Amazia raja Yehuda menjadi raja.[36]

Edwin R. Thiele menghitung masa pemerintahan Amazia dari sekitar April-September 796 sampai April-September 767 SM, dimana Azarya atau Uzia, anaknya raja muda dan memerintah bersama dengannya setelah September 791 SM, kemudian memerintah sendirian menyusul kematian Amazia pada tahun 767 SM.[37][38]

Menurut tahun Kerajaan Yehuda

Menurut perhitungan waktu pemerintahan raja Asa, Yosafat dan seterusnya, maka tahun-tahun kehidupan Amazia dapat dihitung sejak berdirinya Kerajaan Yehuda (mulai dari pecahnya Kerajaan Israel).

  • Tahun ke-111 (tahun ke-21 Yehu; tahun ke-15 Yoas raja Yehuda) Amazia dilahirkan oleh Yoadan dari Yerusalem bagi Yoas raja Yehuda.[39] (821 SM)[38]
  • Tahun ke-118 (tahun ke-28 Yehu; tahun ke-22 Yoas raja Yehuda, Amazia 7 tahun) Yehu mati dan digantikan oleh putranya, Yoahas, menjadi raja atas Israel.[40]
  • Tahun ke-119 (tahun ke-29 Dinasti Yehu, tahun ke-23 Yoas, Amazia 8 tahun):
    • Pembaharuan rumah Tuhan oleh Yoas.[41]
    • Yoahas menjadi raja atas Israel selama 17 tahun di Samaria.[42]
  • Tahun ke-133 (tahun ke-43 Dinasti Yehu, tahun ke-17 Yoahas raja Israel; tahun ke-37 Yoas, Amazia 22 tahun): Yoas menjadi raja atas Israel menggantikan ayahnya, Yoahas dan memerintah selama 16 tahun.[43]
  • Tahun ke-136 (tahun ke-46 Dinasti Yehu, tahun ke-2 Yoas raja Israel; tahun ke-40 Yoas raja Yehuda): Yoas mati dibunuh; Amazia (25 tahun), putranya, menjadi raja atas Yehuda.[44]
  • Tahun ke-150 (tahun ke-60 Dinasti Yehu, tahun ke-16 Yoas raja Israel; tahun ke-15 Amazia): Yerobeam, anak Yoas, raja Israel, menjadi raja di Samaria.[35]
  • Tahun ke-160 (tahun ke-70 Dinasti Yehu, tahun ke-12 Yoas raja Israel; tahun ke-11 Amazia): Azarya dilahirkan oleh Yekholya, dari Yerusalem, bagi Amazia, raja Yehuda.[45]
  • Tahun ke-165 (tahun ke-75 Dinasti Yehu, tahun ke-15 Yerobeam; tahun ke-29 Amazia, Azarya 4 tahun): Amazia mati dibunuh.[3] (767 SM)[38]
  • Tahun ke-176 (tahun ke-86 Dinasti Yehu, tahun ke-27 Yerobeam): Azarya atau Uzia (16 tahun), putra Amazia, menjadi raja sendirian atas Yehuda.[3][46][47] [48]

Catatan Geografi

Kota Amatzia (bahasa Ibrani: אֲמַצְיָה), sekitar 8 km sebelah tenggara kota Lakhis di bagian selatan-tengah Israel, dinamai menurut raja Amazia yang dibunuh di daerah Lakhis.

Tradisi Kristen

Nama Amazia tidak dicatat dalam Silsilah Yesus yang ditulis dalam Injil Matius pasal 1.

Lihat pula

Amazia
Cabang kadet Suku Yehuda
memerintah sejaman dengan Raja Israel:Yoas, Yerobeam
Wafat: 767 SM
Gelar
Didahului oleh:
Yoas
Raja Yehuda
796-767 SM
Diteruskan oleh:
Azarya (Uzia)

Referensi

  1. ^ a b (Indonesia) I. Snoek. 1981. Sejarah Suci. Jakarta: BPK Gunung Mulia
  2. ^ a b c d e (Indonesia)J.D. Douglas, 1993. Ensiklopedi Alkitab Masa Kini Jilid I. Jakarta: Bina Kasih.
  3. ^ a b c 2 Raja-raja 14:2; 2 Tawarikh 25:1
  4. ^ 2 Tawarikh 25:2
  5. ^ 2 Raja-raja 14:3
  6. ^ 2 Raja-raja 12:21
  7. ^ 2 Tawarikh 24:26
  8. ^ 2 Raja-raja 14:5
  9. ^ 2 Tawarikh 25:3
  10. ^ 2 Raja-raja 14:6
  11. ^ 2 Tawarikh 25:4
  12. ^ Ulangan 24:16
  13. ^ 2 Tawarikh 25:5
  14. ^ 2 Tawarikh 25:6-10
  15. ^ 2 Tawarikh 25:13
  16. ^ 2 Tawarikh 25:11-12
  17. ^ 2 Raja-raja 14:7
  18. ^ 2 Tawarikh 25:14
  19. ^ 2 Tawarikh 25:15-16
  20. ^ 2 Tawarikh 25:17-19
  21. ^ 2 Raja-raja 14:8-10
  22. ^ 2 Raja-raja 14:11
  23. ^ 2 Tawarikh 25:20
  24. ^ 2 Raja-raja 14:11-14
  25. ^ 2 Tawarikh 25:21-24
  26. ^ 2 Raja-raja 14:17
  27. ^ 2 Tawarikh 25:25
  28. ^ 2 Raja-raja 14:19
  29. ^ 2 Tawarikh 25:27
  30. ^ 2 Raja-raja 14:20
  31. ^ 2 Tawarikh 25:28
  32. ^ 2 Raja-raja 14:21
  33. ^ 2 Tawarikh 26:1
  34. ^ 2 Raja Raja 14:1
  35. ^ a b 2 Raja Raja 14:23
  36. ^ 2 Raja-raja 15:1
  37. ^ Thiele, Edwin R., The Mysterious Numbers of the Hebrew Kings, (1st ed.; New York: Macmillan, 1951; 2d ed.; Grand Rapids: Eerdmans, 1965; 3rd ed.; Grand Rapids: Zondervan/Kregel, 1983). ISBN 0-8254-3825-X, 9780825438257
  38. ^ a b c McFall 1991, no. 36.
  39. ^ 2 Raja-raja 14:23; 2 Tawarikh 25:1
  40. ^ 2 Raja-raja 10:35-36
  41. ^ 2 Raja-raja 12:6
  42. ^ 2 Raja-raja 13:1
  43. ^ 2 Raja-raja 13:10
  44. ^ 2 Raja-raja 12:20-21; 2 Tawarikh 24:25,27
  45. ^ 2 Raja Raja 15:2
  46. ^ 2 Raja Raja 15:1-2
  47. ^ Edersheim, Alfred. Bible History of Old Testament. Hendrickson Publishers. 1994. ISBN 1-56563-832-8; ISBN 978-1-56563-832-7
  48. ^ McFall 1991, no. 38.

Pustaka

Pranala luar

2 Raja-raja 14

2 Raja-raja 14 (atau II Raja-raja 14, disingkat 2Raj 14) adalah pasal keempat belas Kitab 2 Raja-raja dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Dalam Alkitab Ibrani termasuk Nabi-nabi Awal atau Nevi'im Rishonim [נביאים ראשונים] dalam bagian Nevi'im (נביאים; Nabi-nabi). Pasal ini berisi riwayat pemerintahan Amazia (raja ke-9) dan Azarya (Uzia; raja ke-10) di Kerajaan Yehuda, yang sezaman dengan Yoas (raja ke-13) dan Yerobeam (raja ke-14) di Kerajaan Israel Utara.

2 Tawarikh 25

2 Tawarikh 25 (atau II Tawarikh 25, disingkat 2Taw 25) adalah pasal kedua puluh lima Kitab 2 Tawarikh dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Dalam Alkitab Ibrani termasuk dalam bagian Ketuvim (כְּתוּבִים, "tulisan"). Pasal ini berisi riwayat pemerintahan Amazia (raja ke-9) di Kerajaan Yehuda.

2 Tawarikh 26

2 Tawarikh 26 (atau II Tawarikh 26, disingkat 2Taw 26) adalah pasal kedua puluh enam Kitab 2 Tawarikh dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Dalam Alkitab Ibrani termasuk dalam bagian Ketuvim (כְּתוּבִים, "tulisan"). Pasal ini berisi riwayat pemerintahan Azarya atau Uzia (raja ke-10) di Kerajaan Yehuda.

Amazia (Kitab Amos)

Amazia (Kitab Amos) adalah nama salah seorang imam dari Betel. Ia merupakan lawan bicara Amos. Amazia hidup pada masa pemerintahan Yerobeam II. Ia merupakan imam yang bekerja untuk pemerintah.

Amos (ayah Yesaya)

Amos /ˈeɪmɒz/ (bahasa Ibrani: אָמוֹץ, Modern ʼAmōṣ Tiberias ʼĀmōṣ), juga dikenal sebagai Amotz, adalah ayah dari nabi Yesaya, yang disebutkan dalam Kitab Yesaya 1:1; 2:1 dan 13:1, dan dalam II Raja-Raja 19:2, 20; 20:1. Tak ada hal lain yang diketahui tentangnya.

Amos 7

Amos 7 (disingkat Am 7) adalah pasal ketujuh Kitab Amos dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Berisi Firman Allah yang disampaikan oleh nabi Amos orang Tekoa tentang bangsa Israel (Amos 1:1). Nabi ini hidup pada zaman tentang Israel pada zaman Uzia, raja Kerajaan Yehuda, dan dalam zaman Yerobeam, anak Yoas, raja dari Kerajaan Israel sekitar abad ke-8 SM.

Andrinof Chaniago

Drs. Andrinof Achir Chaniago, M.Si. (lahir di Padang, Sumatra Barat, 3 November 1962; umur 56 tahun) adalah seorang akademisi, peneliti, dan pengamat kebijakan publik asal Indonesia. Ia menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dalam Kabinet Kerja dari 27 Oktober 2014 hingga 12 Agustus 2015.Andrinof merupakan ketua umum Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia dan pendiri sekaligus direktur eksekutif Cirus Surveyors Group. Selain itu ia juga seorang penggagas Visi Indonesia 2033, yang menawarkan konsep pembangunan Indonesia menuju negara maju pada tahun 2033 mendatang. Ia juga seorang dosen ilmu politik FISIP Universitas Indonesia.

Daftar nama tokoh dalam Alkitab

Di dalam Alkitab terdapat lebih dari 3.000 nama tokoh yang disebutkan; banyak di antaranya yang hanya disebutkan di dalam genealogi. Berikut ini adalah daftar sekitar 300 nama tokoh-tokoh yang berperan besar yang disebut di dalam Alkitab (ejaan menurut versi LAI Terjemahan Baru). Tokoh yang relatif banyak disebut dicetak tebal.

Etan

Etan (bahasa Ibrani: אֵיתָן, Modern Eytan / Eitan Tiberias ʾÊṯān ; "teguh, kuat, kokoh"; bahasa Inggris: Ethan). Nama ini muncul 8 kali dalam Alkitab Ibrani (1 Raja-raja 4:31, Mazmur 89:1, 1 Tawarikh 2:6, 8, 1 Tawarikh 6:42, 44, 1 Tawarikh 15:17, 19).

Etan bin Kisi dari bani Merari, merupakan salah satu dari tiga orang Lewi yang ditugaskan oleh raja Daud untuk memimpin nyanyian di rumah TUHAN sejak tabut itu mendapat tempat perhentian (setelah dikembalikan oleh orang-orang Filistin dan diletakkan di rumah Abinadab selama hampir 100 tahun, melewati masa jabatan hakim Samuel, pemerintahan raja Saul dan Daud). Charles Spurgeon berpendapat bahwa Etan sama dengan Yedutun. Dua orang yang lain adalah Heman dan Asaf bin Berekhya. Mereka dan anak-anak mereka melayani sebagai penyanyi di hadapan Kemah Suci, yakni Kemah Pertemuan, sampai Salomo mendirikan rumah TUHAN di Yerusalem, sesuai dengan peraturannya.Silsilah lengkapnya:

Etan bin Kisi bin Abdi bin Malukh bin Hasabya bin Amazia bin Hilkia bin Amzi bin Bani bin Semer bin Mahli bin Musi bin Merari bin Lewi.

Etan bin Kusaya sama dengan Etan bin Kisi, di mana ada sedikit perbedaan nama ayahnya (tambahan "Ya" dari "Yah"/"Yahweh", yaitu nama TUHAN)

Etan, orang Ezrahi, penggubah Mazmur 89 dan salah satu orang bijak yang hampir setara dengan Salomo.

Kitab 2 Raja-Raja

Kitab 2 Raja-raja merupakan bagian dari kitab Perjanjian Lama dan Tanakh. Kitab ini merupakan bagian daripada kitab yang bernama Raja-Raja dalam Tanakh, dalam versi aslinya dalam bahasa Ibrani. Tetapi karena keputusan redaksional, kitab ini dibagi menjadi empat:

1 Samuel

2 Samuel

1 Raja-Raja

2 Raja-Raja

Kitab Amos

Kitab Amos di dalam Alkitab ditulis oleh nabi Amos. Amos adalah seorang peternak domba dari Tekoa Amos 1:1, suatu desa di pinggiran Yehuda, kira-kira 15 km di sebelah selatan Betlehem. Kitab Amos merupakan salah satu kitab dalam kumpulan kitab nabi-nabi ("Nevi'im") di Perjanjian Lama. Kitab ini juga termasuk dalam kumpulan kitab nabi-nabi kecil. Pelayanan Amos dilakukan pada masa pemerintahan Uzia di Yehuda dan Yerobeam bin Yoas di Israel.

Merari

Merari (bahasa Ibrani: מררי) adalah satu dari 3 putra Levi, menurut catatan Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama Alkitab Kristen. Namanya berarti "susah" atau "pahit". Merari lahir di tanah Kanaan, kemudian pindah ke Mesir bersama-sama seluruh keluarga Yakub, mati dan dikuburkan di tanah Mesir.

Keturunannya, kaum Merarit, ditugaskan untuk memelihara papan dinding Kemah Suci serta tiang-tiang dan peralatan lain yang berhubungan dengan itu.

Nevi'im

Nevi'im, juga ditulis Nebiim (bahasa Ibrani: נְבִיאִים Nəḇî'îm, "Nabi-nabi", "Para nabi"), merupakan bagian utama yang kedua dari Alkitab Ibrani (Tanakh), di antara Torah (pengajaran) dan Ketuvim (tulisan-tulisan).

Nevi'im dibagi menjadi dua bagian:

Para Nabi Awal (Nevi'im Rishonim נביאים ראשונים), yang berisi kitab Yosua hingga Raja-raja.

Para Nabi Akhir/Belakangan (Nevi'im Aharonim נביאים אחרונים), yang memuat nubuat-nubuat yang kebanyakan ditulis dalam bentuk puisi Alkitab.Para akademisi menduga banyak dari tulisan-tulisan Para Nabi Akhir yang lebih lama daripada kisah-kisah Para Nabi Awal, yang mana mendahuluinya dalam kanon, dan pengaruhnya sangat besar terhadap arah dan perkembangan agama Ibrani. Para Nabi Akhir juga memberikan pengaruh luas terhadap aktivitas sosial, politik, dan sastra dalam budaya-budaya di luar Yudaisme.

Ulangan 24

Ulangan 24 (disingkat Ul 24) adalah bagian dari Kitab Ulangan dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen yang merupakan kitab ke-5 dan terakhir dalam kumpulan kitab Taurat yang disusun oleh Musa.

Uzia

Uzia (bahasa Ibrani: עֻזִּיָּהוּ, "YHWH adalah kekuatanku"; bahasa Yunani: Οζίας; bahasa Latin: Ozias); bahasa Inggris: Uzziah), atau yang dikenal juga dengan nama Azarya (bahasa Ibrani: עֲזַרְיָה, "YHWH telah menolong"; bahasa Yunani: Αζαρις; bahasa Inggris: Azariah) adalah raja ke-10 kerajaan Yehuda (791 SM - 739 SM). Ayahnya adalah raja Amazia dan ibunya bernama Yekholya dari Yerusalem.

Yerobeam bin Yoas

Yerobeam bin Yoas (bahasa Ibrani: ירבעם השני or יָרָבְעָם; bahasa Yunani: Ιεροβοάμ; bahasa Latin: Jeroboam; oleh para sejarawan disebut Yeroboam II) adalah raja Kerajaan Israel (Samaria) yang ke-14 (793-753 SM) dan raja ke-4 dari dinasti Yehu (2 Raja-raja 14:23-29). Ayahnya adalah Yoas (raja Israel). Ia adalah seorang pemimpin yang cakap. Keruntuhan Damsyik dan Asyur digunakannya untuk mencari kesempatan menciptakan kembali luasnya kerajaan Utara seperti pada zaman Daud. Kericuhan kerajaan yang terjadi waktu itu dapatlah diselidiki dari ungkapan nabi Amos dan Hosea.

Yoas (raja Israel)

Yoas bin Yoahas adalah raja ke-13 Kerajaan Israel (Samaria) yang mengalahkan Benhadad, raja Aram. Ayahnya adalah raja Yoahas, yang menjadi raja atas Israel dari tahun 821 sampai 804 SM. Yoas berkuasa menjadi raja Israel menggantikan ayahnya dan memerintah selama 16 tahun sejak tahun 804 sampai 788 SM. Ia membangun kembali beberapa kota seperti yang telah diramalkan oleh nabi Elisa bin Safat. Hal ini dapat kita lihat di dalam kitab 2 Raja-raja. Yoas memang memiliki hubungan yang baik dengan Elisa. Hal ini dapat terlihat ketika Yoas mendengar kabar bahwa Elisa sedang sakit, ia langsung datang mengunjunginya. Suatu ketika Raja Amazia dari Kerajaan Yehuda menyerang Yoas tetapi dipukul kalah dekat Bet-Semes. Yoas memasuki Yerusalem dan menjarah kota itu. Namun, ada pula sumber yang mengatakan bahwa Yoas juga mengalahkan Amazia, raja Yehuda yang kisahnya dicatat dalam Kitab 2 Tawarikh pasal 25. Cerita tersebut adalah tentang Amazia yang dengan jahat telah main-main dengan ilah-ilah Edom.Yoas wafat dan diteruskan tahtanya oleh putranya, Yerobeam.

Yoas (raja Yehuda)

Yoas atau sering disebut Yoas bin Ahazia adalah raja ke-8 Kerajaan Yehuda yang memerintah selama 40 (empat puluh) tahun lamanya yaitu sekitar tahun 836 SM. Ia adalah anak dari Ahazia dan istrinya, Zibya dari Bersyeba. Pada zamannya Yehu, Yoahas, dan Yoas menjadi raja Israel; Hazael adalah raja Aram; Salmaneser III adalah raja Asyur. Yoas diberi penilaian bahwa ia melakukan apa yang benar di hadapan Tuhan. Ia dinobatkan menjadi raja ketika baru berumur 7 tahun, setelah selamat dari aksi pembunuhan terhadap seluruh keluarga keturunan Daud. Di bawah kepedulian Imam Besar Yoyada yang waspada, Yoas memperbarui perjanjian dengan Yahweh dan membasmi Baalisme. Ia dipaksa menyerahkan banyak perbendaharaan Bait Allah kepada penguasa Siria. Pada akhirnya ia dibunuh dalam persengkongkolan keluarga. Cerita ini kemudian ditinjau kembali oleh Kitab Tawarikh. Dikatakan bahwa Yoas melakukan hal-hal yang baik hanyalah selama Yoyada hidup saja dan begitu Yoyada meninggal murtadlah ia. Dengan demikian, datanglah penghukuman atas diri dan kerajaannya. Dalam Kitab 2 Tawarikh juga dijelaskan bahwa Yoas dibunuh karena Yoas secara kejam memerintahkan agar Zakharia dirajam. Kejahatan ini juga lah yang dirujuk dalam Lukas 11:51.

Israel Bersatu
Kerajaan Israel Utara
Kerajaan Israel Selatan
(Yehuda)
Dinasti Hashmonayim
Dinasti Herodes

Bahasa lain

This page is based on a Wikipedia article written by authors (here).
Text is available under the CC BY-SA 3.0 license; additional terms may apply.
Images, videos and audio are available under their respective licenses.