Aglomerasi perkotaan

Dalam ilmu tempat bermukim manusia atau human settlements, sebuah aglomerasi perkotaan adalah kota atau kabupaten yang telah diperpanjang yang terdiri dari pusat kota yang padat (umumnya kotamadya) dan kabupaten yang terhubung oleh daerah perkotaan yang berkesinambungan. INSEE, sebuah institut yang mempelajari ilmu statistik di Prancis, menggunakan istilah unité urbaine, yang berarti area yang terus menerus mengalami urbanisasi. Namun, karena perbedaan dalam definisi dari apa yang menjadikan sebuah daerah termasuk "aglomerasi", dan juga perbedaan dan batasan-batasan dalam metodologi statistikal dan geografikal, ini menjadi permasalahan sendiri dalam membandingkan aglomerasi-aglomerasi yang berbeda diseluruh dunia. Tidak ada satuan pasti, seperti, apakah sebuah daerah harus dikategorikan sebagai kota penyanggah/satelit dan merupakan bagian dari sebuah aglomerasi atau daerah tersebut sendiri adalah sebuah kesatuan yang berbeda dan berdiri sendiri.

Istilah aglomerasi juga di sangkut pautkan kedalam konurbasi, di mana ini adalah istilah yang lebih spesifik untuk kelompok-kelompok perkotaan besar di mana zona pusat pembangunan dari sebuah kota terhubung dengan kota-kota yang juga terus berkembang (contohnya EssenDortmund dan yang lainnya di distrik Rhine-Ruhr), bahkan di wilayah, negara bagian, atau negara yang berbeda

Sebuah contoh dari aglomerasi perkotaan 2 negara adalahTijuana-San Diego, menciptakan sebuah konurbasi antar negara antara Amerika Serikat bagian barat dan Mexico.

(contoh LilleKortrijk di Prancis dan Belgia).Tiap kota atau kabupaten dalam sebuah konurbasi boleh bagaimanapun juga terus bertindak sebagai pusat yang mandiri untuk sebuah daerah besar dari rayon itu sendiri.

Tokyo Raya, dearah aglomerasi perkotaan terbesar didunia, dengan jumlah penduduk 38,4 juta jiwa.

Referensi

Templat:Urban pop list

Daerah Istimewa Yogyakarta

Daerah Istimewa Yogyakarta (bahasa Jawa: ꦝꦲꦺꦫꦃ​ꦆꦱ꧀ꦠꦶꦩꦺꦮ​ꦔꦪꦺꦴꦒꦾꦏꦂꦠ, translit. Dhaérah Istiméwa Ngayogyakarta) adalah Daerah Istimewa setingkat provinsi di Indonesia yang merupakan peleburan Negara Kesultanan Yogyakarta dan Negara Kadipaten Paku Alaman. Daerah Istimewa Yogyakarta terletak di bagian selatan Pulau Jawa, dan berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah dan Samudera Hindia. Daerah Istimewa yang memiliki luas 3.185,80 km2 ini terdiri atas satu kotamadya, dan empat kabupaten, yang terbagi lagi menjadi 78 kecamatan, dan 438 desa/kelurahan. Menurut sensus penduduk 2010 memiliki populasi 3.452.390 jiwa dengan proporsi 1.705.404 laki-laki, dan 1.746.986 perempuan, serta memiliki kepadatan penduduk sebesar 1.084 jiwa per km2.

Penyebutan nomenklatur Daerah Istimewa Yogyakarta yang terlalu panjang menimbulkan penyingkatan nomenklatur menjadi DI Yogyakarta atau DIY. Daerah Istimewa Yogyakarta sering dihubungkan dengan Kota Yogyakarta sehingga secara kurang tepat sering disebut dengan Jogja, Yogya, Yogyakarta, Jogjakarta. Walau secara geografis merupakan daerah setingkat provinsi terkecil kedua setelah DKI Jakarta, Daerah Istimewa ini terkenal di tingkat nasional, dan internasional, terutama sebagai tempat tujuan wisata andalan setelah Provinsi Bali. Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami beberapa bencana alam besar termasuk bencana gempa bumi pada tanggal 27 Mei 2006, erupsi Gunung Merapi selama Oktober-November 2010, serta erupsi Gunung Kelud, Jawa Timur pada tanggal 13 Februari 2014.

Daftar kota di Israel

Daftar ini merupakan kota-kota di Israel dan pemukiman Israel dengan status kota di Tepi Barat. Daftar ini berdasarkan indeks dari Biro Pusat Statistik Israel (CBS). Dalam sistem pemerintahan daerah di Israel, sebuah wilayah perkotaan dapat diberikan seorang dewan kota oleh Kementerian Dalam Negeri Israel ketika jumlah penduduknya melebihi 20,000. Istilah "kota" umumnya tidaklah merujuk kepada dewan lokal atau aglomerasi perkotaan, meskipun wilayah yang disebut kota sering hanya sebagian kecil dari sebuah wilayah perkotaan atau jumlah penduduk wilayah metropolitan.

Delhi

Delhi (/ˈdɛli/, pengucapan bahasa Hindustani: [d̪ɪlliː] Dilli), dengan nama resmi National Capital Territory of Delhi, adalah wilayah Ibukota di India. Selama masa Kemaharajaan Britania, Delhi merupakan bagian dari provinsi Punjab dan secara historis dan budaya berhubungan dengan daerah Punjab. Populasinya sekitar 16,3 juta sehingga menjadikannya kota terpadat kedua dan aglomerasi perkotaan terpadat kedua di India.

Guntur, India

Guntur, India adalah sebuah kota di negara bagian Andhra Pradesh di India. Kota ini terletak 64 km sebelah baratdaya Teluk Benggala. Kota Guntur terletak 1.600 km di sebelah selatan ibu kota New Delhi .Guntur adalah kota terbesar keempat di Andhra Pradesh. Kota ini memiliki perkiraan populasi 818.330 (514.707 per sensus 2001) dengan Aglomerasi Perkotaan sekitar 13.028.667.

Kota ini juga merupakan pusat bisnis, industri pertanian, dan. Wilayah ini diidentifikasi sebagai transportasi utama dan pusat tekstil di India. Selain itu, perekonomian daerah Guntur memiliki komponen pertanian yang secara internasional dikenal untuk ekspor cabai, kapas, dan tembakau . Tagline kota ini adalah City of chillies, City of Spices.

Istanbul

Istanbul (/ˌɪstænˈbuːl/ atau /ˌiːstɑːnˈbuːl/; bahasa Turki: İstanbul [isˈtanbuɫ] ( simak)), yang dalam sejarah juga dikenal sebagai Konstantinopel dan Bizantium, adalah kota terpadat di Turki yang menjadi pusat perekonomian, budaya, dan sejarah negara tersebut. Istanbul merupakan kota lintas benua di Eurasia yang membentang melintasi Selat Bosporus di antara Laut Marmara dan Laut Hitam. Pusat perdagangan dan sejarahnya terletak di sisi Eropa, sementara sekitar sepertiga penduduknya tinggal di sisi Asia. Kota ini merupakan pusat pemerintahan dari Munisipalitas Metropolitan Istanbul (berbatasan dengan Provinsi Istanbul); keduanya memiliki keseluruhan populasi sekitar 14 juta penduduk. Istanbul merupakan salah satu kota yang paling padat penduduknya di dunia, menempati peringkat 6 terbesar di dunia menurut populasi dalam batas kota, dan merupakan kota terbesar di Eropa.

Didirikan dengan nama Bizantium sekitar tahun 660 SM di sebuah tanjung kecil bernama Sarayburnu, kota ini berkembang sehingga menjadi salah satu kota terpenting dalam sejarah. Setelah pendiriannya kembali dengan nama Konstantinopel pada tahun 330 M, kota ini berfungsi sebagai ibu kota kekaisaran selama hampir 16 abad, yaitu selama Kekaisaran Romawi dan Bizantium atau Romawi Timur (330–1204 dan 1261–1453), Latin (1204–1261), dan Utsmaniyah atau Ottoman (1453–1922). Kota ini berperan penting dalam perkembangan Kekristenan selama zaman Kekaisaran Romawi dan Bizantium sebelum Utsmaniyah menaklukkannya pada tahun 1453 dan mengubahnya menjadi kubu pertahanan Islam serta tempat kedudukan Kesultanan Utsmaniyah.Posisi strategis Istanbul di Jalur Sutera yang bersejarah, jaringan-jaringan kereta menuju Eropa dan Timur Tengah, dan satu-satunya jalur laut antara Laut Hitam dan Mediterania, telah menghasilkan suatu populasi kosmopolitan meskipun agak berkurang sejak didirikannya Republik Turki pada tahun 1923. Setelah terabaikan karena adanya ibu kota baru selama periode antarperang, kota ini memperoleh kembali posisi pentingnya. Populasi kota bertambah sepuluh kali lipat sejak tahun 1950-an setelah para migran dari seluruh Anatolia pindah ke kota ini dan batas-batas kota diperluas demi menampung mereka. Berbagai festival budaya, film, musik, dan seni diadakan pada akhir abad ke-20 dan tetap diselenggarakan oleh kota ini sampai sekarang, sementara perbaikan infrastruktur telah menghasilkan suatu jaringan transportasi yang kompleks.

Sekitar 12,56 juta turis asing berkunjung ke Istanbul pada tahun 2015, lima tahun setelah penetapannya sebagai suatu Ibukota Kebudayaan Eropa, yang menjadikan kota ini sebagai tujuan wisata paling populer kelima di dunia. Atraksi utama kota ini adalah pusat sejarahnya, yang sebagian di antaranya terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO; pusat hiburan dan budayanya berada di sepanjang pelabuhan alami kota ini, yaitu Tanduk Emas, di Distrik Beyoğlu. Dipandang sebagai suatu kota global, Istanbul memiliki salah satu perekonomian metropolitan dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Kota ini menjadi tempat berdirinya kantor pusat dari banyak perusahaan dan media massa Turki serta menyumbang lebih dari seperempat produk domestik bruto negara tersebut. Untuk memanfaatkan revitalisasi dan ekspansinya yang cepat, Istanbul mengajukan diri sebagai penyelenggara Olimpiade Musim Panas sebanyak lima kali dalam waktu dua puluh tahun.

Jajanan jalanan di Indonesia

Jajanan jalanan di Indonesia adalah sekumpulan jajanan jalanan, makanan ringan, dan kudapan siap santap yang dijual oleh penjaja jalanan dengan menggunakan gerobak, pikulan, warung, atau kedai kecil. Jajanan jalanan di Indonesia merupakan perpaduan yang kaya yang mencakup masakan lokal, serta pengaruh Tionghoa dan Belanda. Jajanan jalanan di Indonesia biasanya murah, menawarkan berbagai macam makanan dengan selera yang berbeda, serta dapat ditemukan di setiap sudut kota.Kebanyakan jajanan jalanan di Indonesia dijual dengan harga terjangkau, dengan rentang harga biasanya tidak lebih dari satu dollar AS (sekitar 13.150,80 rupiah). Akan tetapi, terdapat beberapa jajanan jalanan yang dijual dengan harga melebihi 20.000 rupiah (1,52 dollar AS). Jajanan jalanan Indonesia secara umum juga disebut sebagai "jajanan kaki lima", yang mengacu kepada lebar trotoar selebar lima kaki, yang sering diduduki oleh pedagang kaki lima yang menjajakan jajanan dagangannya.Pada 2015, Badan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah mencatat bahwa di Jakarta terdapat sekitar 56.000 penjaja jalanan, sementara lokasi yang tersedia hanya dapat menampung sekitar 18.000 pedagang. Sisanya menduduki trotoar kaki lima dan menggangu kenyamanan pejalan kaki. Badan ini menduga bahwa angka sebenarnya mungkin jauh lebih besar.Jajanan jalanan Indonesia biasanya bercita rasa kuat dan sering kali pedas. Banyak jajanan jalanan Indonesia yang digoreng, seperti gorengan, juga nasi goreng, mie goreng, dan ayam goreng, sementara bakso, soto berkuah dan rujak buah juga populer. Kebanyakan jajanan Indonesia disajikan dengan bumbu kacang; seperti siomay, sate ayam, asinan, ketoprak, dan gado-gado.

Kepulauan Magdalen

Kepulauan Magdalen (bahasa Prancis: les Îles de la Madeleine [lez‿il də la madˈlɛn]) adalah kepulauan kecil yang terletak di Teluk Saint Lawrence dengan luas daratan sebesar 205,53 km2. Walaupun terletak lebih dekat dengan Pulau Pangeran Edward dan Nova Scotia, kepulauan ini merupakan bagian dari provinsi Quebec.

Kepulauan ini dianggap sebagai teritori yang setara dengan munisipalitas kabupaten regional (TE) dan divisi sensus (CD) Les Îles-de-la-Madeleine. Kode geografisnya adalah 01. Kepulauan ini juga merupakan bagian dari aglomerasi perkotaan Les Îles-de-la-Madeleine yang terbagi menjadi dua munisipalitas, yaitu Les Îles-de-la-Madeleine (populasi 12.291 menurut sensus tahun 2011) dan Grosse-Île (populasi 490).

Secara geografis, terdapat delapan pulau besar di kepulauan ini, yaitu: Amherst, Grande Entrée, Grindstone, Grosse-Île, House Harbour, Pointe-Aux-Loups, Entry Island dan Brion. Semua pulau ini (kecuali Brion) merupakan pulau yang berpenghuni. Terdapat pula beberapa pulau kecil, seperti Rocher aux Oiseaux, Île aux Loups-marins, Île Paquet dan Rocher du Corps Mort.

Panggungharjo, Sewon, Bantul

Panggungharjo merupakan satu dari empat desa di kecamatan Sewon, Bantul, DIY, Indonesia.

Desa Panggungharjo pada tahun 2017 berpenduduk 28.515 jiwa dengan luas wilayah 560,966,5 Ha. Desa ini secara administrasi berbatasan dengan Kota Yogyakarta di sebelah Utara, Timur berbatasan Kelurahan Bangunharjo. Selatan berbatasan dengan Desa Timbulharjo dan Pendowoharjo, serta Barat berbatasan dengan Desa Tirtonirmolo Kecamatan Kasihan.

Terdapat dua jalan provinsi menuju pusat pemerintahan kabupaten Bantul, yaitu jalan Bantul yang melewati pedukuhan Dongkelan dan Kweni, dan jalan Parangtritis yang melewati pedukuhan Pandes, Glondong, Ngireng-Ireng dan Cabeyan.

Rajahmundry

Rajahmundry adalah salah satu kota utama di negara bagian India Andhra Pradesh. Kota tersebut terletak di tepi Sungai Godavari, di distrik Godavari Timur di negara bagian tersebut. Kota tersebut adalah markas besar mandal untuk mandal Rajahmundry (pedesaan) dan Rajahmundry (perkotaan). Kota tersebut juga merupakan markas besar divisional dari divisi revenue Rajahmundry dan salah satu dari dua korporasi munisipal di distrik tersebut, bersama dengan Kakinada. Menurut sensus 2011, kota tersebut merupakan kota paling berpenduduk keenam di Andhra Pradesh, dengan penduduk sejumlah 343,903 dan 419,818 setelah penggabungan 21 gram panchayat, pemukiman aglomerasi perkotaan paling berpenduduk kelima, dengan penduduk sejumlah 478,199.Pada hari-hari awalnya, kota tersebut disebut Rajamahendravaram. Kota tersebut paling terkenal karena sejarah agribudaya-nya, ekonomi-nya dan latar belakang budaya-nya. Karena itu, kota tersebut juga dikenal sebagai Ibu kota Kebudayaan Andhra Pradesh. Salah satu jembatan rel kereta api rangka baja terbesar berada di atas Sungai Godavari, menghubungkan Kovvur dan Rajahmundry.

Tokyo

Tokyo (東京, Tōkyō, English /ˈtoʊkioʊ/, bahasa Jepang: [toːkʲoː] ( simak); lit. "Ibu kota Timur"), nama resminya Metropolis Tokyo (東京都, Tōkyō-to), adalah salah satu dari 47 prefektur Jepang yang menjadi ibu kota Jepang sejak 1869. Hingga 2018, Tokyo Raya menempati peringkat pertama sebagai wilayah metropolitan terpadat di dunia. Tokyo menjadi tempat bertahtanya Kaisar Jepang, pemerintah Jepang, dan Parlemen Jepang. Tokyo mencakup sebagian dari wilayah Kanto, Kepulauan Izu, dan Kepulauan Ogasawara. Tokyo dulunya bernama Edo ketika Shōgun Tokugawa Ieyasu menjadikan kota ini sebagai markas besarnya pada 1603. Kota ini berganti nama menjadi Tokyo setelah Kaisar Meiji menjadikannya sebagai ibu kota dan memindahkan tahtanya dari Kyoto pada tahun 1868. Metropolis Tokyo dibentuk pada tahun 1943 dari penggabungan bekas Prefektur Tokyo (東京府, Tōkyō-fu) dan Kota Tokyo (東京市, Tōkyō-shi). Tokyo seringkali disebut sebagai sebuah kota, padahal secara resmi Tokyo merupakan sebuah "prefektur metropolitan" yang sangat berbeda dari kota biasa dan menggabungkan unsur-unsur kota dan prefektur.

Dua puluh tiga Distrik Kota Khusus Tokyo (selanjutnya disebut DKK Tokyo atau DKK saja) dulunya adalah bagian dari Kota Tokyo. Pada 1 Juli 1943, kota Tokyo bergabung dengan Prefektur Tokyo dan menjadi Metropolis Tokyo dengan 26 kotamadya tambahan di bagian barat prefektur; kepulauan Izu serta kepulauan Ogasawara di selatan-tenggara Tokyo. Pada 1 Oktober 2015, populasi Tokyo diperkirakan lebih dari 13,4 juta, atau sekitar 11% dari total populasi Jepang. Perkiraan terbaru pada 2019 menunjukkan pertumbuhan populasi Tokyo mencapai 13,9 juta orang, dengan DKK sebanyak 9,6 juta jiwa, wilayah Tama 4,2 juta jiwa, dan Kepulauan 25.147 jiwa. Prefektur ini adalah bagian dari wilayah metropolitan terpadat di dunia dan ekonomi aglomerasi perkotaan terbesar di dunia yang disebut Tokyo Raya dengan populasi lebih dari 38 juta jiwa. Hingga 2011, Tokyo menjadi rumah bagi 51 perusahaan Fortune Global 500, jumlah tertinggi dari kota mana pun di dunia pada waktu itu. Tokyo dua kali berada di peringkat ketiga dalam Indeks Pengembangan Pusat Keuangan Internasional. Kota ini adalah rumah bagi berbagai jaringan televisi seperti Fuji TV, Tokyo MX, TV Tokyo, TV Asahi, Nippon Television, NHK, dan Tokyo Broadcasting System.

Tokyo menempati urutan pertama dalam Indeks Kekuatan Ekonomi Global dan ketiga dalam Indeks Kota Global. Inventaris GaWC tahun 2018 mengklasifikasikan Tokyo sebagai kota dunia alpha+ – dan hingga 2014 Survei Kota Dunia TripAdvisor menempatkan Tokyo sebagai yang pertama dalam kategori "Pengalaman Keseluruhan Terbaik" (kota ini juga menempati peringkat pertama dalam kategori berikut: "menolong penduduk setempat", "kehidupan malam", "belanja", "transportasi umum lokal", dan "kebersihan jalan-jalan"). Hingga 2018, Tokyo dinilai sebagai kota termahal kedua di dunia bagi ekspatriat menurut perusahaan konsultan Mercer dan juga kota termahal ke-11 di dunia menurut survei Economist Intelligence Unit. Pada 2015, Tokyo dinobatkan sebagai Kota Paling Layak Huni di dunia oleh majalah Monocle. Panduan Michelin sejauh ini telah memberi Tokyo bintang Michelin terbanyak di dunia. Tokyo menduduki peringkat pertama dari enam puluh kota dalam Indeks Kota Aman 2017. QS Best Student Cities menempatkan Tokyo sebagai kota terbaik ke-3 di dunia untuk menjadi mahasiswa di tahun 2016 dan ke-2 di tahun 2018.Tokyo menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas 1964, KTT G-7 1979, KTT G-7 1986, dan KTT G-7 1993, serta akan menjadi tuan rumah Piala Dunia Rugbi 2019, Olimpiade Musim Panas 2020, dan Paralimpiade Musim Panas 2020.

Urbanisasi

Urbanisasi mengacu pada pergeseran populasi dari daerah pedesaan ke perkotaan, "peningkatan bertahap jumlah orang yang tinggal di daerah perkotaan", dan cara-cara di mana setiap masyarakat menyesuaikan diri dengan perubahan ini. Hal ini secara khusus merujuk kepada proses di mana kota-kota yang terbentuk menjadi lebih besar karena lebih banyak orang mulai tinggal dan bekerja di daerah tersebut. Perserikatan Bangsa-Bangsa memproyeksikan bahwa setengah dari populasi dunia akan tinggal di daerah perkotaan pada akhir tahun 2008. Diperkirakan pada tahun 2050, sekitar 64% negara berkembang dan 86% negara maju akan mengalami urbanisasi. Itu setara dengan sekitar 3 miliar warga kota pada 2050, yang sebagian besar akan terjadi di Afrika dan Asia. Khususnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa juga baru-baru ini memproyeksikan bahwa hampir semua pertumbuhan populasi global dari tahun 2017 sampai 2030 akan diserap oleh kota-kota, sekitar 1,1 miliar orang baru perkotaan selama 13 tahun ke depan.Urbanisasi relevan dengan berbagai disiplin ilmu, termasuk geografi, sosiologi, ekonomi, perencanaan kota, dan kesehatan masyarakat. Fenomena ini terkait erat dengan modernisasi, industrialisasi, dan proses sosiologi seperti rasionalisasi. Urbanisasi dapat dilihat sebagai kondisi khusus pada waktu yang ditentukan (misalnya proporsi total populasi atau wilayah di kota) atau sebagai peningkatan kondisi tersebut dari waktu ke waktu. Jadi urbanisasi dapat diukur baik dalam hal tingkat perkembangan perkotaan relatif terhadap keseluruhan populasi, atau sebagai tingkat ​​di mana proporsi penduduk perkotaan meningkat. Urbanisasi menciptakan perubahan sosial, ekonomi dan lingkungan yang sangat besar, yang memberi kesempatan keberlanjutan dengan "potensi untuk menggunakan sumber daya secara lebih efisien, menciptakan lahan yang lebih lestari dan melindungi keanekaragaman hayati ekosistem alami".Urbanisasi bukan hanya fenomena modern, tetapi juga transformasi historis akar sosial manusia yang cepat dan bersejarah dalam skala global, dimana budaya pedesaan berkembang dengan cepat digantikan oleh budaya perkotaan yang lebih dominan. Perubahan besar pertama dalam pola pemukiman adalah akumulasi pemburu-pengumpul ke wilayah pedesaan ribuan tahun yang lalu. Budaya desa ditandai oleh garis keturunan yang umum, hubungan erat, dan perilaku komunal, sedangkan budaya perkotaan ditandai oleh garis keturunan yang jauh, hubungan yang tidak biasa, dan perilaku kompetitif. Pergerakan manusia yang belum pernah terjadi sebelumnya diperkirakan akan terus berlanjut dan meningkat dalam beberapa dekade ke depan, meningkatnya luas wilayah kota ke ukuran yang tak terpikirkan pada satu abad sebelumnya. Akibatnya, kurva pertumbuhan populasi perkotaan dunia sampai saat ini mengikuti pola kuadratik hiperbolik.Saat ini, di Asia, aglomerasi perkotaan di Osaka, Karachi, Jakarta, Mumbai, Shanghai, Manila, Seoul dan Beijing masing-masing telah menjadi rumah bagi lebih dari 20 juta orang, sementara Delhi dan Tokyo diperkirakan mendekati atau melampaui 40 juta orang dalam waktu satu dekade mendatang. Di luar Asia, Mexico City, São Paulo, London, New York City, Istanbul, Lagos dan Kairo, telah atau akan segera menjadi rumah bagi lebih dari 10 juta orang.

Bahasa lain

This page is based on a Wikipedia article written by authors (here).
Text is available under the CC BY-SA 3.0 license; additional terms may apply.
Images, videos and audio are available under their respective licenses.