Abad ke-3 SM

Lihat pula

Milenium: Milenium ke-2 SM - Milenium ke-1 SM - Milenium ke-1
Abad: Abad ke-4 SMAbad ke-3 SMAbad ke-2 SM
Dasawarsa: 320-an SM • 310-an SM • 300-an SM  – 290-an SM –  280-an SM  • 270-an SM  • 260-an SM

Abad ke-3 SM adalah abad pada milenium ke-1 SM dalam kalender Gregorian.

Berikut adalah daftar tahun pada Abad ke-3 SM :

Dasawarsa ke 10: 200-an SM 209 SM208 SM207 SM206 SM205 SM204 SM203 SM202 SM201 SM200 SM
Dasawarsa ke 9: 210-an SM 219 SM218 SM217 SM216 SM215 SM214 SM213 SM212 SM211 SM210 SM
Dasawarsa ke 8: 220-an SM 229 SM228 SM227 SM226 SM225 SM224 SM223 SM222 SM221 SM220 SM
Dasawarsa ke 7: 230-an SM 239 SM238 SM237 SM236 SM235 SM234 SM233 SM232 SM231 SM230 SM
Dasawarsa ke-6: 240-an SM 249 SM248 SM247 SM246 SM245 SM244 SM243 SM242 SM241 SM240 SM
Dasawarsa ke-5: 250-an SM 259 SM258 SM257 SM256 SM255 SM254 SM253 SM252 SM251 SM250 SM
Dasawarsa ke-4: 260-an SM 269 SM268 SM267 SM266 SM265 SM264 SM263 SM262 SM261 SM260 SM
Dasawarsa ke-3: 270-an SM 279 SM278 SM277 SM276 SM275 SM274 SM273 SM272 SM271 SM270 SM
Dasawarsa ke-2: 280-an SM 289 SM288 SM287 SM286 SM285 SM284 SM283 SM282 SM281 SM280 SM
Dasawarsa ke-1: 290-an SM 299 SM298 SM297 SM296 SM295 SM294 SM293 SM292 SM291 SM290 SM
Aksara Maya

Aksara Maya, juga dikenal dengan nama glif Maya atau hieroglif Maya, adalah sistem penulisan yang dikembangkan oleh peradaban Maya di Mesoamerika dan merupakan satu-satunya sistem penulisan di Mesoamerika yang berhasil diuraikan. Penulisan aksara Maya yang paling awal berasal dari abad ke-3 SM dan ditemukan di San Bartolo, Guatemala. Tradisi penulisan masih berlanjut hingga kedatangan conquistador pada abad ke-16.

Sistem penulisan Maya menggunakan logogram yang didukung oleh glif silabis yang fungsinya mirip dengan sistem penulisan Jepang modern. Pengelana Eropa dari abad ke-18 dan 19 menyebut sistem penulisan Maya sebagai hieroglif karena kemiripannya dengan hieroglif Mesir, yang sebenarnya sama sekali tidak ada hubungannya dengan sistem penulisan Maya.

Meskipun sebagian besar bahasa-bahasa Maya kini menggunakan abjad Latin, sistem penulisan Maya didukung oleh pemerintah Meksiko dan saat ini diajarkan di universitas dan sekolah di wilayah yang berbahasa Maya.

Antigonos III Doson

Antigonos III Doson (bahasa Yunani: Ἀντίγονος Γ΄ Δώσων, 263 SM – 221 SM) adalah raja Makedonia sejak tahun 229 SM hingga 221 SM. Dia termasuk dalam dinasti Antigonid. Sebagai raja Makedonia, Antigonos III terbukti sebagai ahli diplomasi taktis selain juga strategi militer. Dalam waktu kurang dari sepuluh tahun, dia berhasil mengamankan perbatasan negaranya sekaligus mengukuhkan kembali kerajaannya sebagai kekuatan dominan di daerahnya.

Antigonos II Gonatas

Antigonus II Gonatas (Yunani: Ἀντίγονος B΄ Γονατᾶς) (skt. 319–239 SM) merupakan seorang penguasa yang kuat yang memperkokoh posisi Dinasti Antigonid di Makedonia setelah jangka waktu yang panjang yang didefinisikan oleh anarki dan kekacauan dan memperoleh ketenaran untuk kemenangannya atas Galia yang menyerang Balkan.

Apollonios dari Rodos

Apollonios Rodios, juga dikenal sebagai Apollonios dari Rodos (Ἀπολλώνιος Ῥόδιος Apollṓnios Rhódios), awal abad ke-3 SM - setelah 246 SM, adalah seorang penyair dan pustakawan di Perpustakaan Iskandariyah. Dia terkenal atas wiracaritanya yang berjudul Argonautika, yang menceritakan kisah Iason dan para Argonaut, yang berpetualang untuk mencari Bulu Domba Emas. Karya itu merupakan salah satu karya terbaik dalam sejarah wiracarita.

Dia sebenarnya tidak berasal dari Rodos, melainkan orang Mesir Hellenistik. Dia tinggal lama di Rodos dan ketika tinggal di Rodos dia menambahkan nama "dari Rodos" sebagai nama belakangnya.

Cursus honorum

Cursus honorum adalah jenjang jabatan publik yang tersedia bagi para politikus Romawi Kuno yang ingin memajukan kariernya. Pada dasarnya semenjak abad ke-3 SM karier para senator di Romawi mengikuti jenjang karier yang sama. Pada mulanya seseorang harus menyelesaikan wajib militernya terlebih dahulu. Setelah itu ia bisa menjadi quaestor, aedile, praetor, hingga akhirnya menjadi konsul. Cursus honorum kemudian diatur oleh Lex Villia Annalis (180).

Karnataka

Karnataka adalah nama sebuah negara bagian India yang terletak di bagian barat daya. Pusat pemerintahan berada di Bengaluru, kota yang dikenal sebagai pusat teknologi informasi India, sekaligus kota terbesar. Kota-kota besar lainnya adalah Mysuru (Mysore), Mangaluru (Mangalore), dan Hubballi. Beberapa kota/tempat penting lainnya adalah Hampi, Vijayapura (Bijapur), Ballari, Shravanabelagola, Belagavi (Belgaum), Tumakuru (Tumkur), Chikkamagaluru (Chikmagalur), Kalaburagi (Gulbarga), Hosapete (Hospet) dan, Shivamogga (Shimoga).

Sebagian besar penduduk Karnataka berbahasa Kannada, meskipun bahasa Inggris, bahasa Konkani, bahasa Bealy, dan beberapa bahasa Dravidia lain.

Karnataka dibatasi oleh Laut Arab di barat, Goa di barat laut, Maharashtra di utara, Andhra Pradesh di timur, Tamil Nadu di selatan dan Kerala di barat daya. Secara topografi, Karnataka terdiri atas pesisir Laut Arab, Pegunungan Ghats Barat, Dataran Tinggi Dekkan, dan Pegunungan Ghat Timur

Sejarah Karnataka dapat diurut pada abad ke-3 SM. Suksesi administrator dari penguasa Hoysalas, Chalukyas,dan Vijayanagara yang berkuasa, sampai kedatangan bangsa Mughal pada abad ke-17 dan Britania pada abad ke-18 telah menyumbang campuran budaya dan peninggalan yang kaya.

Kassandros

Kassandros (Yunani: Κάσσανδρος Ἀντιπάτρου, Kassandros Antipatrou; "putra Antipatros": skt. 350 SM – 297 SM), merupakan seorang raja Yunani Kuno, Makedonia dari tahun 305 SM sampai 297 SM, dan penguasa de facto Yunani dari tahun 317 SM sampai kematiannya.Ia adalah putra sulung Antipatros dan kontemporer Aleksander Agung, Kassandros adalah salah satu Diadokhoi yang berperang melawan kekaisaran Aleksander setelah kematiannya yang terakhir pada tahun 323 SM. Dalam memerintah Makedonia dari tahun 317 SM sampai 297 SM, Kassandros memulihkan kedamaian dan kemakmuran kerajaan, saat mendirikan atau memulihkan banyak kota di Yunani (termasuk Thessaloniki, Kassandreia, dan Thiva); namun kekejamannya dalam berurusan dengan musuh politik mempersulit penilaian pemerintahannya.

Lysimakhos

Lysimakhos (Bahasa Yunani: Λυσίμαχος, Lysimakhos; skt. 360 SM – 281 SM) merupakan seorang perwira Makedonia dan diadochus (yaitu "penerus") Aleksander Agung, yang menjadi Basileus ("Raja") pada tahun 306 SM, yang memerintah Trakia, Anatolia dan Makedonia.

Manetho

Manetho, juga dikenal sebagai Manethon dari Sebennytos, adalah seorang sejarawan Mesir dan pemuka agama dari Sebennytos (Mesir Kuno: Tjebnutjer) yang hidup semasa Dinasti Ptolemaik, sekitar abad ke-3 SM. Manetho mencatat Aegyptiaca (Sejarah Mesir). Hasil karyanya merupakan hal yang menarik bagi para Egyptologis, dan sering digunakan sebagai bukti kronologis pemerintahan firaun.

Mithridates II dari Pontos

Mithridates II (dalam bahasa Yunani Mιθριδάτης; hidup pada abad ke-3 SM), merupakan raja ketiga Pontos dan putra Ariobarzanes, yang ia gantikan di atas takhta.

Mithridates I dari Pontos

Mithridates I Ctistes (dalam bahasa Yunani Mιθριδάτης Kτίστης; bertakhta 281–266 SM), juga dikenal sebagai Mithridates III dari Cius, merupakan seorang bangsawan Persia dan pendiri (arti dari kata Ctistes, secara harfiah Pembangun) dari Kerajaan Pontos di Anatolia.

Nikomedes I dari Bitinia

Nikomedes I (bahasa Yunani: Nικoμήδης; hidup skt. 300 SM– skt. 255 SM, bertakhta 278 SM – skt. 255 SM), merupakan raja Bitinia kedua, ia adalah putra sulung Zipoites I, yang ia gantikan pada tahun 278 SM.

Perang Makedonia Pertama

Perang Makedonia Pertama (214–205 SM) adalah perang yang terjadi antara Roma, bersekutu (setelah tahun 211 SM) dengan Liga Aitolia dan Attalus I dari Pergamon, melawan Filipus V dari Makedonia, yang terjadi pada waktu bersamaan dengan Perang Punisia Kedua (218–201 SM) melawan Kartago. Tidak ada pertempuran yang menentukan, dan perang berakhir dalam kebuntuan.

Selama perang, Makedonia mencoba untuk menguasai daerah dari Iliria dan Yunani, tetapi tidak berhasil. Umumnya berpendapat bahwa pertempuran-pertempuran kecil di timur ini mencegah Makedonia untuk membantu jenderal Kartaginia Hannibal dalam perang dengan Roma. "Perdamaian Phoenice", sebuah traktat yang dibuat di Phoenice, pada tahun 205 SM, secara resmi mengakhiri perang ini.

Philetairos

Philetairos (/ˌfɪlᵻˈtiːrəs/; bahasa Yunani Kuno: Φιλέταιρος, Philetairos, skt. 343 –263 SM) merupakan seorang pendiri Dinasti Attalid Pergamum di Anatolia.La lahir di Tium (Bahasa Yunani: Tieion), sebuah kota kecil yang terletak di wilayah geografis Pontus Euxinus di pantai Laut Hitam Anatolia antara Bithynia ke barat dan Paflagonya ke timur. Ayahandanya Attalus (Bahasa Yunani: Attalos) adalah orang Yunani (mungkin dari Makedonia) dan ibundanya Boa berasal dari Paflagonya.Philetairos tidak pernah menikah dan, karena ia seorang kasim, tidak memiliki keturunan. Ia mengadopsi keponakannya Eumenes I (putra saudara Philetairos yang juga bernama Eumenes), yang menggantikannya sebagai penguasa Pergamon, pada saat kematiannya pada tahun 263 SM.

Kecuali Eumenes II, semua penguasa yang berlaku di masa depan menggambarkan patung Philetairos di koin mereka, memberikan penghormatan kepada pendiri dinasti mereka.

Ptolemaios III Euergetes

Ptolemaios III Euergetes, (bahasa Yunani: Πτολεμαῖος Εὐεργέτης, Ptolemaĩos Euergétēs, berkuasa 246 SM – 222 SM) adalah raja ketiga dari Dinasti Ptolemaik di Kerajaan Ptolemaik di Mesir.

Ptolemaios V Epifanis

Ptolemaios V Epifanis (bahasa Yunani: Πτολεμαῖος Ἐπιφανής, Ptolemaĩos Epiphanḗs, berkuasa 204 SM–181 SM), putra Ptolemaios IV Philopator dan Arsinoe III dari Mesir, adalah raja kelima dari Dinasti Ptolemaik di Kerajaan Ptolemaik. Dia naik tahta pada usia 5 tahun dan memerintah di bawah beberapa wali.

Qin (negara)

Qin (Hanzi: 秦; Tionghoa Lama: *[dz]i[n]; Wade-Giles: Ch'in) adalah sebuah negara Tiongkok kuno pada zaman dinasti Zhou. Negara tersebut bermula dari penaklukan kembali lahan-lahan barat yang sebelumnya direbut Rong. Pada abad ke-3 SM, Qin menjadi salah satu kekuatan dominan dari Tujuh Negara Berperang dan, di bawah kepemimpinan Shi Huangdi, menyatukan China pada 221 SM. Kekaisaran tersebut berdiri dalam jangka pendek namun memiliki pengaruh yang besar dalam sejarah Tiongkok.

Qín Shǐ Huáng

Qin Shi Huang (Hanzi: 秦始皇) (November atau Desember 260 SM - 10 September 210 SM), dilahirkan dengan nama Ying Zheng (贏政), juga dipanggil Shi Huang Di yang artinya adalah Kaisar Pertama, adalah raja dari Negara Qin dari 247 SM sampai 221 SM, setelah mempersatukan Tiongkok dengan menaklukkan 6 negara lainnya, ia kemudian mendirikan Dinasti Qin dan mengangkat diri menjadi kaisar dari Tiongkok yang bersatu - dari 221 SM hingga 210 SM - bertakhta dengan sebutan Kaisar Pertama. Gelaar kaisar (huangdi) dilanjutkan oleh penguasa penguasa Cina selama dua milenium berikutnya.

Selama pemerintahannya, para jenderal yang ia miliki memperluas wilayah Cina:

Setelah menyatukan Tiongkok, dia dan perdana menterinya Li Si menciptakan berbagai perubahan yang ditujukan untuk memperkuat persatuan, dan mereka menjalankan banyak reformasi dalam pemerintahan, menyatukan tulisan baku, alat ukur standar dan juga meneruskan pembangunan Tembok Besar yang sudah ada sejak Zaman Negara-negara Berperang. Walaupun dengan kekuasaan tangan besi (seperti dilancarkannya pembakaran buku dan penguburan ahli), Qin Shi Huang masih dianggap oleh sejarah Tiongkok hingga sekarang sebagai pendiri Tiongkok masa lalu. Persatuan bangsa Tiongkok telah berlangsung lebih dari dua ribu tahun.

Seleukos III Soter

Seleukos III Soter, (Seleucus III Soter, dengan nama panggilan yang disebut Seleukos Keraunos atau Seleucus Ceraunus; Yunani: Σέλευκος Γ΄ ὁ Σωτήρ, ὁ Κεραυνός; ~ 243 SM – April/Juni 223 SM, memerintah Desember 225 – April/Juni 223 SM), adalah seorang penguasa Kekaisaran Seleukia Helenistik, anak tertua dari Seleukos II Callinicus dan Laodike II.

Bahasa lain

This page is based on a Wikipedia article written by authors (here).
Text is available under the CC BY-SA 3.0 license; additional terms may apply.
Images, videos and audio are available under their respective licenses.